Hukrim  

Cewek SMP Di Jombang Dsetubuhi Cowok Yang Baru Ia Kenal Dari Medsos

RA pelaku yang menyetubuhi siswi SMP berumur 19 tahun, setelah diringkus polisi.

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Seorang pria RA (19 tahun) warga Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa timur, diringkus polisi. Ia ditangkap karena telah menyetubuhi siswi SMP berusia 14 tahun, yang baru dikenalnya melalui media sosial (Medsos).

Dalam aksinya, RA merayu korban dengan berjanji akan menikahinya, supaya korban mau diajak besetubuh.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Sukaca mengatakan, gadis berusia 14 tahun itu awalnya berkenalan dengan pelaku RA (19 tahun), melalui media sosial. Hubungan keduanya hanya terjalin melalui komunikasi WhatsApp (WA).

Hingga pada Jumat (18/8/2023), pelaku meminta korban main ke rumah pelaku, di Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang. Di rumahnya tersebut, pelaku merayu korban untuk menjadi pacarnya dan meminta korban melakukan hubungan badan.

“Korban disetubuhi oleh pelaku di kamarnya,” Ujarnya, Kamis (09/11/2023).

Tidak berhenti di situ, pelaku kembali menyetubuhi korban tiga hari berikutnya atau pada Senin (21/08/2023). Pelaku, merayu korban dengan berjanji akan menikahinya supaya bisa melancarkan aksi bejatnya, dan perbuatan bejat itu juga dilakukan di kamar tidur di rumah pelaku.

“Pelaku melakukan persetubuhan terhadap korban dengan bujuk rayu bahwa pelaku memberikan janji kepada korban untuk dinikahi jika terjadi apa-apa,” Terang Sukaca.

Perbuatan bejat pelaku akhirnya diketahui oleh orang tua korban. Hingga akhirnya, orang tua korban, melaporkan pelaku RA, ke Polres Jombang. Berdasarkan laporan itu, polisi langsung meringkus pelaku di kediamannya pada Rabu (8/11/2023).

Saat ini pelaku telah meringkuk di sel tahanan Mapolres Jombang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Pelaku kita jerat Pasal 81 UURI No.17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak,” ujarnya.

Atas kejadian ini, Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi mengimbau agar masyarakat bisa terus mengawasi putra-putrinya supaya terhindar dari tindak pidana kejahatan. Terlebih lagi terhadap pergaulan anak-anak muda saat ini.

“Warga Jombang yang mengetahui adanya kejadian tindak pidana maupun gangguan kamtibmas lainnya serta pengaduan/keluhan tentang layanan Kepolisian bisa melaporkan melalui call center 110. Atau bisa menghubungi nomor call center Kandani 081-323-332-022,” Tandanya.***

Pewarta : WAHYU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!