Habiskan DBHCHT Rp 134 Juta, Baru 2 Bulan Jalan Rabat Beton di Jombang Sudah Hancur

Jalan Rabat Beton di Desa Sumbergondang. Dibiayai dari DBHCHT 2023, selesai dikerjakan akhir November 2023. Januari 2024 sudah hancur. Kamis (25/1/2024). (FOTO : Dok Koran Nusantara Pos / Wahyu).

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Baru sekitar dua bulan selesai dibangun jalan Rabat Beton, yang berlokasi dikawasan lahan pertanian di Desa Sumbergondang Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, sudah hancur.

Proyek Rabat Beton hancur tersebut, adalah milik Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, dibiayai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2023 sebesar Rp 134.704.240.

Proyek ini dikerjakan oleh CV PRADANA berkantor di Dusun Sentulan No 9, RT 01 RW 03 Desa Bongkot, Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang. Dengan cara penunjukan langsung. Sedangkan konsultanya pengawasnya yakni CV MEDIA PRIMA.

Kondisi jalan Rabat Beton di Desa Sumbergondang. Dibiayai dari DBHCHT 2023, yang sudah hancur. Kamis (25/1/2024). (FOTO : Dok Koran Nusantara Pos/Wahyu)

Menurut YN (45 tahun) warga setempat mengatakan, bahwa pembangunan jalan tersebut baru selesai dikerjakan pada akhir bulan November 2023.

“Jalan baru berumur dua bulan, sudah hancur. Padahal jalan Rabat Beton ini, belum pernah dilewati kendaraan roda empat (Mobil), karena sekarang belum musim panen.” Kata YN dilokasi. Kamis (25/1/2024).

BACA JUGA :

Dia menyebutkan, bahwa jalan Rabat Beton yang dibiayai dari DBHCHT ini, sudah hancur. Bangunan jalan sudah berantakan, sudah mengalami pecah memanjang, dan juga ambrol. Permukaan jalan sudah terkelupas sangat parah. Sambungnya.

Kondisi jalan Rabat Beton di Desa Sumbergondang. Dibiayai dari DBHCHT 2023, yang sudah hancur. Kamis (25/1/2024). (FOTO : Dok Koran Nusantara Pos/Wahyu).

“Yang mengerjakan proyek ini kontraktor bernama Soni (40 tahun) warga Kecamatan Mojowarno. Pembangunan ini mengunakan uang negara, awalnya warga setempat banyak yang senang ada pembangunan jalan ini. Seharusnya warga bisa menikmati jalan mulus selama puluhan tahun. Namun hanya karena oknum kontraktor nakal jalan tersebut, malah menyengsarakan masyarakat karena cuma hitungan bulan jalan sudah hancur.” Ucap YN.

Ia pun berharap, agar Disperta Jombang mengambil tindakan tegas terhadap kontraktor pelaksana dan pengawas.

“Saya berharap penegak hukum yakni Kejaksaan, atau Polres Jombang,  segera mengusut kasus ini.” Tegasnya.

Sementara itu, Kades Sumbergondang Sunarto, membenarkan, proyek jalan Rabad Beton tersebut bantuan dari Disperta Jombang.

Kondisi jalan Rabat Beton di Desa Sumbergondang. Dibiayai dari DBHCHT 2023, yang sudah hancur. Kamis (25/1/2024). (FOTO : Dok Koran Nusantara Pos/Wahyu).

“Yang mengerjakan proyek adalah kontraktor yang ditunjuk oleh dinas (Disperta Jombang-Red). Memang hasil pembangunanya seperti itu, saudara lihat sendiri di lokasi, kondisinya memprihatinkan. Jadi wajar kalau warga kami mengeluhkan proyek ini.” Kata Sunarto. Kamis (25/1/2024).

Ia menambahkan, untuk masalah ini, kewenangannya ada pada Disperta. Jadi biar Dinas yang menyelesaikan. Imbuhnya.

Terkait hal ini, Kepala Disperta Jombang, M Rony, mengatakan “Trimksh infonya Pak….Segera kami turunkan tim kelapangan.” Singkat Rony, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp. Pada Kamis (25/1/2024).***

Pewarta : WAHYU

Editor : RURIN

Simak Video : Baru 2 Bulan Jalan Rabat Beton Disperta Jombang Sudah Hancur

Proyek jalan Rabat Beton, milik Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Jombang. Berlokasi di Desa Sumbergondang Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang. Selesai dibangun akhir November 2023. sekarang sudah hancur.

Dibiayai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2023 sebesar Rp 134.704.240. Dikerjakan CV PRADANA, dan konsultanya pengawasnya yakni CV MEDIA PRIMA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!