godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Rabu , Januari 20 2021
Home / Investigasi / Kades Kedunglumpang Bantah Tudingan Penyimpangan Proyek Jalan Rabad Beton
Proyek jalan rabad beton di Dusun Kedunglumpang, yang sudah selesai dikerjakan. Yang dibiayai DD 2019. Senin (14/12/2020)

Kades Kedunglumpang Bantah Tudingan Penyimpangan Proyek Jalan Rabad Beton

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Kepala Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Jawa timur, Jupri anto membantah adanya penyimpangan pada pelaksanaan proyek jalan rabad beton di Dusun Kedunglumpang, yang dibiayai dari Dana Desa tahun 2019. Seperti yang diberitakan NusantaraPosOnline.Com, dengan judul “Anggaran Dan Volume Dikurangi, Proyek Jalan Rabat Beton Di Jombang Serat Korupsi ?” yang ditayangkan pada hari Minggu 13 Desember 2020.

Kades Kedunglumpang, Jupri anto, mengatakan, dalam pemberitaan tersebut, menyebutkan adanya tudingan atau dugaan bahwa anggaran proyek jalan rabad beton didusun Kedunglumpang, yang dibiayai dari DD tahun 2019 terjadi pemotongan atau pengurangan anggaran dari Rp 300 juta, dikurangi menjadi Rp 230.899.000. Jadi anggaran tersebut berkurang sebesar Rp 69.101.000. Dan hasil pemotongan anggaran sebesar Rp 69.101.000 diduga diselewengkan.

Proyek jalan paving di Dusun Binorong, yang sudah hampir selesai. Yang dibiayai DD 2019. Senin (14/12/2020)

“Tudingan tersebut sama sekali tidak benar, karena pengurangan anggaran proyek jalan tersebut tidak diselewengkan, dan sudah melalui musyawarah bersama Kepala Dusun, BPD, dan RT, RW .” Kata Jupri anto. Senin (14/12/2020).

Jupri anto, menjelaskan memang benar pada DD tahun 2019 lalu telah dianggarkan untuk pembangunan jalan rabad beton di Dusun Kedunglumpang Sebesar Rp 300 juta, dengan volume pekerjaan 3,40M x 340M x 0,20 CM. Namun pada tahun 2019 proyek tidak dilaksanakan, dan anggaran dikembalikan ke Kas Desa, dimasukan dalam SILPA.

“Waktu itu saya belum menjabat Kades. Pada 4 November 2019 lalu ada Pilkades serentak di Kabupaten Jombang, saya ikut mencalonkan diri Sebagai Kades, dan hasilnya saya menang. Saya baru dilantik menjadi Kades Kedunglumpang pada 5 Desember 2019 lalu. Pada Februari 2020 RAB proyek jalan ranad beton, tersebut dirubah, hasil perubahan tersebut memang betul dana anggaran proyek dikurangi dari Rp 300 juta, dikurangi menjadi Rp 230.899.00. Pengurangan tersebut sudah melalui musyawarah, bukan dikurangi sendiri oleh saya selaku Kades.” Kata Jupri anto. Sembari menunjukan berita acara musyawarah atau rapat.

Jadi hasil pemotongan atau pengurangan anggaran tersebut sebesar Rp 69.101.000, sesuai kesepakatan dalam rapat, uang tersebut dialokasikan untuk pembangunan jalan paving  di dua titik didusun Binorong, yaitu satu titik di RT 02, RW 05, dan yang satunya lagi di RT 01, RW 06. Pada saat proyek jalan rabad beton didusun Kedunglumpang, jalan paving didusun Binorong, akan dilaksanakan terbentur masa pandemi COVID-19. “Saat awal tahun 2020 masa pandemi COVID-19 kegiatan Pemdes, memprioritaskan kepada penanganan  COVID-19. Jadi proyek jalan rabad beton dan paving belum kami laksanakan. Baru pada November 2020 jalan Rabad beton di dusun Kedunglumpang dilaksanakan, dan pada akhir Nopember 2020 bangunan sudah selesai 100 persen, dan sudah bisa digunakan warga.” Terang Kades.

Proyek jalan paving di Dusun Binorong, yang sudah hampir selesai. Yang dibiayai DD 2019. Senin (14/12/2020)

Sedangkan bangunan jalan paving sebanyak dua titik, didusun Binorong, sekarang sedang dalam tahap pengerjaan. Progres pekerjaan sudah mencapai sekitar 75 persen. 

“Jadi perlu saya tegaskan bahwa memang benar ada pengurangan anggaran Proyek jalan rabad beton didusun  Kedunglumpang sebesar Rp 69.101.000. Anggaran Rp 69.101.000 dialihkan untuk pembangunan, Jalan paving dua titik di Dusun Binorong. Jadi uang Rp 69.101.000 tidak diselewengkan. Untuk masalah kualitas atau mutu hasil pekerjaan tidak perlu saya jelaskan, masyarakat bisa melihat sendiri dilapangan, Insya Allah kulitas bangunan sangat baik. Tapi jika masyarakat yang ingin tahu RAB dan gambar detail proyek bisa datang ke Kantor desa, atau tanya ke Tim pengelola kegitan (TPK) desa. Kami pemerintah desa sangat terbuka. Agar tidak timbul fitnah.” Kata Juprianto, menegaskan. Sembari menujukan RAB proyek dan gambar detail bangunan, kepada NusantaraPosOnline.com.

Hal yang hampir senada, dijelaskan oleh ketua TPK desa Kedunglumpang, Amrih SPd,  ia mengatakan memang proyek jalan rabad beton didusun Kedunglumpang dianggarkan pada DD 2019 sebesar Rp 300 juta, namun tahun 2019 lalu proyek belum dikerjakan, lalu anggaran dikembalikan ke Kas desa. Kemudian Februari 2020 dibuat perencanaan baru dan RAB juga baru. Anggaranya dikurangi dari Rp 300 juta, menjadi Rp 230 juta. “Jadi proyek jalan rabat  beton tersebut ada pengurangan anggaran sekitar Rp 69 juta. Anggaran Rp 69 juta tersebut, tidak disimpangkan atau tidak dikorupsi, tapi dialihkan atau digunakan untuk pembangunan jalan paving sebanyak dua titik di Dusun Binorong. Karena terkendala masa Corona, proyek jalan tersebut baru dikerjakan November 2020.” Kata  Amrih Senin (14/12/2020).

Untuk bangunan jalan rabad beton pada akhir November 2020 bangunan sudah selesai 100 persen. Sedangkan jalan paving  masih dalam masa pengerjaan, saat ini progresnya sudah sekitar 75 persen selesai. “Pembangunan ini sudah melalui musyawarah desa, tidak diputuskan sendiri oleh Kades Jupri anto. Untuk mutu bangunan sangat bagus, dan monggo bisa dilihat sendiri dilapangan, dan untuk RAB dan gambar proyek silakan anda lihat, ini saya tunjukan. Biar semuanya jelas dan terang benderang. Jadi proyek sudah kita laksanakan sesuai RAB dan aturan yang ada.” Ujarnya. (Ris/Snt)

Check Also

Proyek Gedung MAN 4 Denanyar Rp 5,5 M, Dikerjakan PT Cipta Prima Selaras Tanpa Papan Nama

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Proyek Pembangunan Gedung Pusat Layanan Keagamaan Terpadu MAN 4 Jombang, yang berada Jl. KH. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!