Proyek Pengendalian Banjir Rp 2,796 Milyar Dinas PUPR Muara Enim, Resahkan Warga

Proyek Pengendalian Banjir Dinas PUPR Muara Eni Resahkan Warga
Proyek pembangunan sarana pengendali banjir dalam Kota Muara Enim, dibiayai APBD tahun 2021 Rp 2,796 milyar, milik Dinas PUPR Kab Muara Enim, di Simpang 4 Kelurahan Muara Enim, yang resahkan warga.

MUARA ENIM, NusantaraPosOnline.Com-Proyek pembangunan sarana pengendali banjir dalam Kota Muara Enim, yang dibiayai dari APBD tahun 2021 Rp 2,796 milyar, milik Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat, yang berlokasi di Simpang 4 Kelurahan Muara Enim, membuat resah pengguna jalan dan warga sekitar proyek.

Pasalnya proyek yang dikerjakan CV Gada Arta Bahana (CV GAB) kantor di Kota Palembang, dikerjakan tidak profesional oleh PT GAB, yang telah menganggu akses jalan pengendara, dan telah menyebabkan kerusakan jaringan air bersih PDAM yang untuk mengalir ke rumah-rumah warga.

Pantauan dilapangan, Sabtu (4/12/2021),para pengendara mengaku sangat terganggu saat melintasi lokasi proyek, karena tanah bekas galian alat berat yang berserakan, terlebih saat hujan, bekas galian tanah menjadi lumpur.

Ketua RW 01 Kelurahan Muaraenim Welki, mengatakan, kami sangat menyayangkan karena sebelumnya pihak pelaksana CV GAB maupun pihak Dinas PUPR, tidak ada sosialisasi atau koordinasi sama sekali mengenai pengerukan ini.

“Kontraktor yakni CV GAB masuk kampung orang tanpa permisi, langsung main nyelonong saja, langsung main keruk saja. Akibat pengerjaan proyek itu, banyak warga yang terpaksa berputar melewati RW 7 untuk keluar. Hal ini membuat keresahan warga.” Kata Welki.

Welki menyebutkan, proses pengerjaan proyek ini sangat tidak profesional, seharusnya  teknis pengerjaan galian ini dilakukan sebagian dulu agar tidak mengganggu aktifitas warga dan pengguna jalan.

Ia menambahkan, akibat proyek ini bahkan ada salah satu pengendara sepeda  terpeleset dan terjatuh ketika melintasi sekitar lokasi proyek.

“Warga berharap jalan ini segera diperbaiki agar tidak menyusahkan warga dan menganggu pengguna jalan melintas, dan tidak mengganggu aktifitas perekonomian warga.” Tegasnya.

Ditempat terpisah, Kabag Humas PDAM Lematang Enim Jhon R, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan pendistribusian air PDAM ke rumah pelanggan. Karena, telah terjadi kerusakan pipa 6 inci, akibatkan tersenggol alat berat CV GAB pada Rabu 24 Nopember 2021, sekitar pukul 23.30 WIB.

“Hal ini mengakibatkan pendistribusian air PDAM ke rumah pelanggan terganggu. Dan kami sedang melakukan pengerjaan perbaikan agar distribusi air PDAM kembali normal sediakala.” jelas Jhon.

Jhon, merincikan wilayah yang mengalami gangguan pendistribusian air PDAM, yakni : Kelurahan Muaraenim KP II hingga KP VIII, Kemayoran, Jalan Jend Sudirman seberang (belakang terminal regional) dan Jalan A Yani.

“Wilayah tersebut mengalami gangguan saluran air PDAM, akibat kerusakan pipa yang disebabkan pengerjaan proyek oleh CV Gada Arta Bahana (CV GAB).” Pungkasnya. (Jun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!