godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Kamis , Januari 21 2021
Home / Pemerintah / Untuk Atasi Kekurangan Air, Pemdes Pesantren Bangun Saluran Irigasi
Suasana kekompakan pemerintah desa Pesantren. Kades Pesantren, Ahmad Wahyudi (Paling tengah) berpose bersama perangkat desa, dikantor desa setempat.

Untuk Atasi Kekurangan Air, Pemdes Pesantren Bangun Saluran Irigasi

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Pemerintah Desa Pesantren Kecamatan Tembelang, Jombang, Jawa timur, membangun jaringan irigasi tersier, yang dibiayai dari Program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI) tahun 2020.

Kepala Desa Pesantren, Ahmad Wahyudi, mengatakan tahun ini desa Pesantren mendapatkan bantuan P3-TGAI dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementrian PUPR)  yang bersumber dari APBN 2020.

Program P3-TGAI ini adalah program padat karya, dalam rangka mendukung program kedaulatan pangan dan upaya peningkatan kemampuan ekonomi. Serta kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat petani dalam perbaikan, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi secara partisipatif.

Bangunan saluran irigasi, di Desa Pesantren, yang dibiayai dari P3-TGAI 2020.

“Besarnya bantuan yang diterima desa Pesanren sebesar Rp 195 juta. Dana tesebut kita gunakan untuk pembangunan saluran irigasi sepanjang 235 meter kanan kiri (235 meter x 2 = 470 meter). Bangunan berlokasi didusun Ngrawan daerah saluran irigasi Pesantren. Pelaksanaan pembangunan oleh Himpunan petani pemakai air (HIPPA) desa Pesantren.” Kata Ahmad Wahyudi. Kamis (5/11/2020).

Lebih lanjut ia menjelaskan, pengerjaan proyek dimulai pada awal Oktober 2020, dan saat ini bangunan sudah selesai 100 persen. Pembangunan menelan biaya Rp 195 juta, pengerjaan dari awal hingga selesai, berjalan lancar, berkat dukungan dari dinas terkait, dan masyarakat setempat.

“Dengan adanya pembangunan saluran irigasi tersebut diharapkan seluruh lahan pertanian tidak akan lagi kekurangan air saat musim kemarau melanda. Sehingga masyarakat petani dapat dengan baik dan maksimal dalam mengelola lahannya, karena kebutuhan air selama ini sering menjadi kendala.” Ujarnya.

Program ini sangat baik, dalam rangka untuk kesejahteraan petani, saya berharap tahun depan desa kami mendapatkan bantuan kembali program P3-TGAI ini atau program sejenis.

“Mewakili pemerintah desa dan petani desa Pesantren, saya mengucapkan terima kasih kepada Kementrian PUPR, Dirjen SDA Balai besar wilayah sungai Brantas (BBWS Brantas), Pemkab Jombang, dan dinas terkait yang telah memberikan bantuan P3-TGAI kedesa kami. Saya juga mengucapkan terima kasih anggota Komisi V DPR RI Hj Sadarestuwati, yang telah mengupayakan agar desa kami dapat bantuan P3-TGAI.” Kata Kades Pesantren.

Bangunan saluran irigasi, di Desa Pesantren, yang dibiayai dari P3-TGAI 2020.

Ia menambahkan, semoga bangunan ini membawa manfaat yang maksimal dan dapat mensejahterakan warga, khususnya para petani di Desa Pesantren.

Sementara itu ketua HIPPA desa Pesanten, Mujiono, ia mengatakan bahwa HIPPA selaku pelaksana kegiatan sudah berusaha semaksimal mungkin dalam melaksanakan pekerjaan pembangunan saluran irigasi tersebut.

“Dalam pengerjaan kami mengutamakan kwalitas hasil pekerjaan, agar masa pengunaan bangunan bisa bertahan lama. Hal ini sebagai wujud tanggung jawab, kami selaku pelaksana proyek. Disamping itu bangunan ini yang menikmati kami para petani, oleh karena itulah bangunan kita kerjakan sebaik mungkin.” Ucap Mujiono.

Mujiono, menjelaskan, untuk tenaga kerja (Tukang) yang mengerjakan bangunan, diambilkan dari warga setempat, sebagai wujud pemberdayaan bagi masyarakat kurang mampu. “Jadi alokasi anggaran untuk ongkos tukang / upah pekerja, bisa dinikmati warga setempat. Saat ini progres bangunan tersebut selesai 100 persen.” Ujar Mujiono. (Ris/Snt)

Check Also

Perkuat Jalan Desa, Pemdes Kepuhdoko Jombang Bangun TPT

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Pemerintah Desa (Pemdes) Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang, Jombang, Jawa timur, bangun Tembok Penahan Tanah (TPT) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!