Daerah

57 Bhikkhu ASEAN Tiba di Jombang, Bawa Pesan Perdamaian dan Toleransi

×

57 Bhikkhu ASEAN Tiba di Jombang, Bawa Pesan Perdamaian dan Toleransi

Sebarkan artikel ini
FOTO : Rombongan Indonesia Walk for Peace 2026 yang diikuti 57 Bhikkhu dari sejumlah negara Asia Tenggara disambut hangat di Pendopo Kabupaten Jombang, pada Selasa (19/5/2026).
Peserta-Indonesia-Walk-for-Peace-2026-disambut-hangat-di-Jombang (2)
Peserta-Indonesia-Walk-for-Peace-2026-disambut-hangat-di-Jombang (5)
Peserta-Indonesia-Walk-for-Peace-2026-disambut-hangat-di-Jombang (4)
Peserta-Indonesia-Walk-for-Peace-2026-disambut-hangat-di-Jombang (3)

Kehadiran para peserta disambut hangat pemerintah daerah, tokoh lintas agama, serta masyarakat sebagai simbol kuatnya toleransi beragama dan persaudaraan di Kota Santri.

JOMBANG,NusantaraPosOnline.Com-Rombongan Indonesia Walk for Peace 2026 yang diikuti 57 orang bhikkhu dari sejumlah negara Asia Tenggara tiba di Kabupaten Jombang, pada Senin (18/5/2026).

Kehadiran para peserta disambut hangat pemerintah daerah, tokoh lintas agama, serta masyarakat sebagai simbol kuatnya toleransi beragama dan persaudaraan di Kota Santri.

57 bhikkhu ini berasal dari berbagai negara Asia Tengara, diantaranya dari Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Laos, mereka berjalan kaki dari Mojokerto menuju Jombang sejak pagi hari.  Mereka melintasi sejumlah titik mulai perbatasan Jombang-Mojokerto, Pasar Mojoagung, Flyover Peterongan, hingga kawasan Ringin Contong sebelum beristirahat di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hok Liong Kiong, Jalan RE Martadinata, Jombang.

Pada Selasa (19/5/2026), rombongan dijadwalkan mengikuti penyambutan resmi dan sarapan bersama di Pendopo Kabupaten Jombang. Setelah itu, para bhikkhu melanjutkan perjalanan menuju Pondok Pesantren Tebuireng untuk berziarah ke makam Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), tokoh nasional yang dikenal menjunjung tinggi pluralisme dan perdamaian.

Bupati Jombang Warsubi menyampaikan apresiasi atas kehadiran para bhikkhu yang membawa pesan persaudaraan dan kemanusiaan melalui perjalanan spiritual tersebut.

“Setiap langkah kaki beliau merupakan simbol keteguhan, cinta kasih, dan persaudaraan kemanusiaan. Sebuah kehormatan bagi kami dapat menyambut langsung para Bhante yang sedang mengemban misi perdamaian ini,” ujar Warsubi.

Menurutnya, Jombang sebagai Kota Santri memiliki kehidupan masyarakat yang penuh keberagaman, baik suku, budaya, maupun agama. Namun perbedaan tersebut justru menjadi kekuatan untuk menjaga kerukunan dan persatuan.

“Kehadiran para Bhikkhu di Jombang menjadi bukti bahwa semangat toleransi dan persaudaraan lintas iman di daerah ini tetap terjaga dengan baik,” tambahnya.

Warsubi juga berharap perjalanan para peserta Walk for Peace 2026 dari Bali menuju Candi Borobudur dapat berjalan lancar hingga puncak perayaan Waisak Nasional pada 28 Mei 2026 mendatang.

Bupati Jombang juga menyampaikan seluruh rangkaian kegiatan di Jombang berlangsung aman dan tertib berkat dukungan masyarakat, aparat keamanan, serta relawan yang ikut mengawal perjalanan rombongan.

“Selain singgah di Tebuireng, rombongan juga dijadwalkan menuju wilayah selatan Jombang dan bermalam di Klenteng Gudo sebelum melanjutkan perjalanan ke Jawa Tengah melalui Kabupaten Nganjuk.” Ungkapnya.

Penyambutan para bhikkhu turut dihadiri jajaran Forkopimda Jombang, Wakil Bupati Salmanudin, Sekdakab Agus Purnomo, serta tokoh organisasi keagamaan lintas agama di Kabupaten Jombang.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap pesan damai, toleransi, dan kebajikan yang dibawa rombongan Indonesia Walk for Peace 2026 dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga persatuan dalam keberagaman.***

Pewarta : WAHYU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!