Peristiwa

Penemuan Mayat Membusuk di Sawah Kepuhkembeng Jombang Gegerkan Warga, Diduga Warga Klagen yang Hilang

×

Penemuan Mayat Membusuk di Sawah Kepuhkembeng Jombang Gegerkan Warga, Diduga Warga Klagen yang Hilang

Sebarkan artikel ini
FOTO: Tampak para warga mendatangi lokasi penemuan mayat di area persawahan tanah bengkok, di Dusun Kandangan, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Jombang. Senin (12/10/2026).

JOMBANG,NusantaraPosOnline.Com-Warga Dusun Kandangan, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi membusuk di area persawahan tanah bengkok, Senin (12/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Jenazah tersebut ditemukan tepat di belakang lapangan voli Dusun Kandangan. Melihat kondisi tubuh yang sudah mengalami pembusukan, korban diduga telah meninggal dunia sekitar satu pekan sebelum ditemukan.

Penemuan mayat bermula ketika seorang warga tengah mencari rumput di kawasan persawahan tersebut. Saat beraktivitas, warga itu mendapati sesosok tubuh manusia yang sudah tidak bernyawa.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dusun Kandangan, Anang Khoirudin. Mendapat laporan dari warga, Anang segera berkoordinasi dengan kepala desa untuk memastikan kondisi di lokasi.

“Sekitar pukul 14.00 WIB, warga Dusun Kandangan yang sedang mencari rumput menemukan mayat pria yang sudah membusuk di sawah tanah bengkok Kasun Kandangan. Setelah itu, dia melaporkan kepada saya, kemudian saya menghubungi kepala desa untuk mengecek jenazah tersebut,” ungkap Anang.

Berdasarkan informasi sementara, jenazah tersebut diduga merupakan warga Dusun Kalangan, Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sekitar satu pekan lalu.

Dugaan tersebut semakin menguat setelah istri pria yang dilaporkan hilang mendatangi lokasi penemuan untuk melihat langsung kondisi jenazah.

Meski demikian, identitas korban belum dapat dipastikan sepenuhnya lantaran kondisi wajah yang sudah sulit dikenali akibat proses pembusukan.

“Indikasinya warga Dusun Kalangan, Desa Keplaksari, tetangga desa. Sekitar satu minggu lalu, keluarganya sudah melaporkan kehilangan ke Polsek. Tadi istrinya juga datang mengecek dan InsyaAllah tujuh puluh persen identik,” jelas Anang.

Menurut Anang, dugaan kecocokan identitas sementara didasarkan pada pakaian yang masih melekat di tubuh korban.

Dari informasi yang dihimpun, pria tersebut diketahui sehari-hari bekerja sebagai pencari rumput untuk orang lain. Sebelum penemuan jenazah, korban dikabarkan tidak kunjung pulang ke rumah hingga akhirnya pihak keluarga melaporkan kehilangan kepada kepolisian.

Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), jenazah ditemukan dalam posisi terlentang dengan kedua tangan terbentang. Korban juga diketahui mengenakan pakaian menyerupai babydoll serta sarung.

Kondisi jenazah yang telah membusuk membuat petugas harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan identitas dan penyebab kematiannya.

Petugas Unit Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Jombang bersama anggota Polsek Peterongan telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab kematian pria tersebut. Dugaan korban meninggal akibat sakit maupun kemungkinan penyebab lainnya masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.

Anang juga menegaskan bahwa pihak pemerintah desa belum dapat menyimpulkan penyebab kematian sebelum adanya hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian.

Jenazah selanjutnya akan menjalani pemeriksaan sesuai prosedur untuk memastikan identitas sekaligus membantu mengungkap penyebab kematian.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Masyarakat diharapkan menunggu keterangan resmi dari aparat berwenang terkait hasil identifikasi dan penyebab pasti kematian korban. ***

Pewarta: RISKA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!