JOMBANG, Nusantara PosOnline.Com-Hj Ema Umiyyatul Chusnah, ST, MMPd, yang akrab disapa Ning Ema anggota komisi IV DPR RI dari PPP, kembali menyalurkan bantuan berbagai jenis Alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada 25 Kelompok tani / Gabungan kelompok tani (Poktan / Gapoktan) di Kabupaten Jombang. Selasa (26/7/2022).
Untuk kali ini wanita kelahiran Jombang ini menyalurkan 32 unit Alsintan berbagai jenis, yaitu berupa Traktor roda 4, Traktor roda 3, Traktor roda 2, Pompa air, Cultivator, dan Handsprayer.
Penyerahan bantuan dilaksanakan dihalaman kantor Dinas pertanian Kabupaten Jombang Jalan Soekarno – Hatta No 170, Mojongapit, Kecamatan / Kabupaten Jombang.
Kegiatan ini dihadiri Anggota komisi IV DPR RI Ema Umiyyatul Chusnah atau Ning Ema, Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Jombang Moch Rony, Kabid Sarana prasarana Disperta Jombang Didik Budi Prasetyo, dan perwakilan Poktan / Gapoktan penerima bantuan Alsintan tahun 2022.

“Hari ini dalam rangka masa Reses, di Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, saya menyalurkan bantuan Alsintan berbagai jenis, kepada 25 Poktan / Gapoktan di Kabupaten Jombang. Bantuan ini merupakan program Jaring aspirasi masyarakat (Jasmas) tahun 2022, yang bersumber dari Kementrian pertanian (Kementan RI).” Kata Ning Ema, usai menyerahkan bantuan Alsintan, di Jombang. Selasa (26/7/2022).
Menurut Legislator dari Dapil VIII ini, bantuan ini diberikan bertujuan untuk memudahkan pekerjaan para petani dalam meningkatkan produktivitas disektor pertanian. Dan untuk meringankan beban produksi petani.
“Karena jika mengolah / mengarap lahan pertanian dengan Alsintan yang modern pekerjaan menjadi cepat dan efisien, dan hasilnya juga lebih baik. Hal ini bisa mengurangi beban biaya produksi petani. Sehingga hasil pertanian bisa meningkat” Ungkap Ning Ema, yang juga merupakan ketua DPC PPP Kabupaten Jombang.
Ning Ema, berharap para petani dapat menggunakan Alsintan ini secara baik dan maksimal. Serta merawat Alsintan bantuan ini dengan baik.

“Semoga bantuan Alsintan ini, dapat membawa banyak manfaat untuk kesejahteraan.” Ujarnya Ning Ema.
Dalam kesempatan tersebut Ning Ema, juga menjelaskan bahwa dirinya juga terus mendorong petani milenial agar menjadi petani milenial yang tangguh dan berjiwa wirausaha handal.
Disampaikanya, bahwa ada beberapa program yang diberikan dan space anggaran dari pemerintah pusat, untuk para kaum petani milenial untuk terjun kedunia pertanian.
“Memang harus mulai dari sekarang, kita dorong para petani milenial untuk tidak hanya sebatas bercocok tanam, seperti padi, jagung dan lain-lain. Tapi harus kita dorong untuk mengolah paska panen.” Ujarnya.
Menurut Ning Ema, mengolah paska panen, ini sangat penting, misalnya kopi. Petani milenial di Jombang atau barista-barista yang melakukan usaha-usaha interprenuer kopi sudah lumayan banyak, kopi ini kan hasil pertanian.

“Petani milenial terus kita dorong untuk merubah menset bahwa dipertanian ini petani juga bisa berkembang, dan bisa usaha dari hasil pengolahan paska panen, ini yang sedang kami kembangkan di Jombang.” Ungkapnya.
“Saat ini di Jombang sudah banyak sekali petani milenial yang kita berikan bantuan mesin pengolah kopi hingga menjadi kopi bubuk, dan saat ini sudah mulai berjalan lancar.” Ujarnya.
Selanjutnya, bentuk pendampingan pengawalan, kita serahkan langsung kepada kelompok tani, kami minta pendampingan dengan tenaga PPL dari segi pertanian, untuk usahanya dan pemasaran kita berikan pelatihannya, dan perluas akses modal. Pungkasnya.
Ketua Poktan Desa Sambong dukuh, Kecamatan Jombang, Zainul arifin menyampaikan, terima kasih kepada Ning Ema yang telah memperhatikan dan memperjuangkan kebutuhan petani yang ada di Jombang khususnya di Sambong dukuh.
“Penggunaan Alsintan sangat penting dan bermanfaat dalam membantu petani dalam mengolah lahan dan hasil pertanian, pengerjaan cepat dan hasilnya pun lebih baik. Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa menjadikan petani di Jombang Khususnya di Desa sambong dukuh lebih baik lagi dan tambah sejaterah.” Kata Zainul. (Ris/Snt)










