JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Sertifikasi atau Uji Kompetensi adalah sebuah pembuktian terhadap profesi seseorang dengan tolak ukur pasti yang diatur dalam standarisasi kualifikasi kerja Nasional Indonesia melalui lembaga sertifikasi profesi (LSP) yang bekerjasama dengan BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) hal senada dikatakan Dedik Sugianto Asessor LSP Pers Indonesia yang terlinsensi BNSP dan Perwakilan LSP Pers Indonesia untuk Jawa Timur disela sela persiapan asesmen terhadap 6 asesi.
6 asesi tersebut Antara lain Muhammad Masrur Pemimpin Redaksi Memo Expos, Safri Nawawi pemimpin redaksi koran Nusantara Pos dan nusantaraposonline.com, Hendro Suprasetyo pemimpin redaksi Wacana News. Adapun 3 wartawan dengan skema muda reporter antara lain Jabin media Infopol, Rudi Budi Hamsah media Jendela Desa dan Ilyas Restu Haqiqi dari AZ media.

Safri Nawawi Pimred Nusantara Pos mengaku bangga berkesempatan mengikuti uji kompetensi skema utama yang diadakan oleh LSP Pers Indonesia yang terlisensi BNSP. Dan dirinya mengatakan, Meskipun sudah 15 tahun mengelola media Nusantara Pos , namun belum pernah mengikuti uji kompetensi,
“Sekaranglah saatnya saya menguji diri dan mengukur diri saya sebagai seorang pimpinan redaksi, melalui LSP Pers Indonesia dengan standar yang sudah diakui pemerintah yakni SKKNI.” Ujarnya. Selasa (6/9/2022).
Masih kata Safri Nawawi, “Tentunya saya akan menjaga marwah sebagai seorang pemimpin redaksi apabila nanti saya sudah mengantongi sertifikat berlogo garuda emas yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat melalui BNSP, karena hal ini merupakan tanggungjawab moral sebagai seorang pemimpin redaksi yang telah tersertifikasi skema utama.” Imbuhnya.
Dikesempatan yang sama, Dedik Sugianto mengatakan sertifikasi kompetensi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas wartawan.
Ia juga menambahkan satu-satunya lembaga untuk saat ini yang berhak mengadakan dan mengeluarkan sertifikat kompetensi wartawan adalah BNSP melalui LSP Pers Indonesia.
“Terlihat dari sertifikatnya, kita nanti yang dinyatakan berkompeten setidaknya berlogo garuda. Itu menyatakan kalau negara hadir di dalam dunia jurnalistik,” kata Dedik Sugianto. (Rin)










