Peristiwa

Rem Ngeblong, Pemotor Tabrak Warung di Jalur Pacet Mojokerto Akibatnya Tiga Orang Terluka

×

Rem Ngeblong, Pemotor Tabrak Warung di Jalur Pacet Mojokerto Akibatnya Tiga Orang Terluka

Sebarkan artikel ini
FOTO: Sepeda motor Honda Vario menabrak pembatas jalan dan warung di wilayah Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, pada Jumat (25/09/2026).


MOJOKERTO, NusantaraPosOnline.Com-Kecelakaan tunggal akibat rem ngeblong, sebuah sepeda motor Honda Vario menabrak pembatas jalan dan warung terjadi di wilayah Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, pada Jumat (25/09/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi, peristiwa tersebut bermula saat sepeda motor Honda Vario bernomor polisi S 6355 PM yang dikendarai Subandi (47), warga Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, melaju di jalur turunan tajam Pacet tiba-tiba mengalami masalah pada sistem pengereman (rem blong), dan pengendara kehilangan kendali hingga kendaraan meluncur bebas dan menghantam pembatas jalan serta sebuah kios/warung di pinggir jalan.

Saat kejadian, Subandi diketahui membonceng seorang wanita bernama Artika Rahayu (33) dan anaknya berinisial AN (4) Warga Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto yang saat itu ikut menumpang bersamanya.

Akibat benturan keras, sepeda motor Honda Vario mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian depan yang tampak ringsek setelah menghantam benda di depannya.

Mahmud pemilik Kios/Warung, menceritakan dirinya mengetahui kejadian, setelah mendengar suara benturan cukup keras. Ia kemudian keluar dan melihat sepeda motor telah menghantam bangunan warung miliknya.

“Awalnya saya mendengar ada suara benturan keras, terus saya keluar ternyata ada sepeda motor vario menabrak warung saya, dan terdapat tiga orang yang berada di sekitar kendaraan, termasuk seorang anak kecil. Ketiganya mengalami luka-luka, sekarang sudah dilarikan kerumah sakit Suber Glagah dengan menggunakan ambulans relawan,” ujar Mahmud.

Ia menambahkan, sepeda motor korban, sudah dibawa oleh petugas ke Polsek Pacet. Perempuan yang dibonceng sepeda motor tersebut bukan istri dari pengendara.

“Menurut informasi, wanita yang dibonceng bukan istri pengendara motor. Ia hanya numpang atau nebeng kepada pengendara motor. Suaminya nggak tahu kalau istrinya bareng sama orang lain,” imbuhnya. ***

Pewarta: AGUS. W

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!