Pemerintah

Kades Rejosopinggir Jombang Lantik Kaur Perencanaan dan Kaur TU Umum

×

Kades Rejosopinggir Jombang Lantik Kaur Perencanaan dan Kaur TU Umum

Sebarkan artikel ini
FOTO : Kades Rejosopinggir Yoyok Suprianto saat melantik Kaur TU Umum, dan Kaur Perencanaan. Yang berlangsung di pendopo balai desa setempat, pada Selasa (23/12/2025) malam.

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Kepala Desa Rejosopinggir, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Yoyok Suprianto resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 2 (dua) orang perangkat desa untuk jabatan Kepala Urusan Perencanaan (Kaur Perencanaan), dan Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum (Kaur TU Umum). Di pendopo balai desa setempat, pada Selasa (23/12/2025) malam.

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kepala Desa Rejosopinggir Nomor 62 dan 63 Tahun 2025, tanggal 21 Desember 2025 tentang pengangkatan perangkat desa. Adapun dua perangkat desa yang dilantik yakni :  Afnan Ashsiddiq Virgantara Setyawan sebagai Kaur Perencanaan, dan Mochamad Ali Mustofa sebagai Kaur TU Umum.

Acara pelantikan ini, dihadiri oleh Camat Tembelang Ahmad Fahruddin Fauzi, SE., M.M., Forkopimcam, Segenap perangkat desa, BPD, Ketua dan pengurus PKK, para ketua RT/RW, tokoh agama, serta tokoh masyarakat desa setempat.

FOTO : Acara pelantikan perangkat desa Rejosopinggir. Selasa (23/12/2025) malam.

Dua perangkat desa yang dilantik ini, merupakan peserta tes seleksi perangkat desa Tembelang yang memperoleh nilai tertinggi, pada tes Computer Assisted Test (CAT) yang dilaksanakan di kampus Universitas Surabaya (UNESA) pada 8 Desember 2025, dan tes wawancara dilaksanakan secara terbuka oleh kepala desa.

Kepala Desa Rejosopinggir, Yoyok Suprianto dalam sambutanya, mengatakan bahwa perangkat desa yang baru dilantik mengemban tanggung jawab besar, terutama dalam perencanaan pembangunan dan peningkatan pelayanan masyarakat.

FOTO : Suasana kegiatan pelantikan perangkat desa Rejosopinggir. Selasa (23/12/2025) malam.

“Pelantikan ini membawa tanggung jawab besar karena perencanaan sangat berkaitan langsung dengan pembangunan desa dan kaur tata usaha dan umum berhubungan dengan pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa menjadi perangkat desa tidak lepas dari dinamika di lapangan, termasuk menerima teguran dan kritik yang harus dipahami sebagai proses pembelajaran.

“Namanya perangkat desa itu sudah biasa dimarahi. Yang penting mampu menyesuaikan diri dan meningkatkan kapasitas dalam melayani masyarakat,” tegas Yoyok.

FOTO : Acara pelantikan perangkat desa Rejosopinggir. Selasa (23/12/2025) malam.

Yoyok juga menekankan bahwa kritik dari masyarakat, selama bersifat membangun, harus diterima dengan lapang dada. Ia meminta seluruh perangkat desa siap menghadapi berbagai bentuk masukan demi perbaikan pelayanan.

“Dikritik seperti apa pun harus siap. Selama itu kritik yang membangun, kita harus menerimanya dan berusaha memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Jika ada yang belum paham tugasnya, silakan bertanya. Semua bekerja bersama untuk melayani masyarakat,” ungkapnya.

FOTO : Acara pelantikan perangkat desa Rejosopinggir. Selasa (23/12/2025) malam.

Camat Tembelang Ahmad Fahruddin Fauzi, menyampaikan ucapan selamat kepada perangkat desa yang baru dilantik dan meminta agar segera beradaptasi dengan tugas dan lingkungan kerja. Berharap perangkat desa yang baru dapat membawa semangat baru dalam roda pemerintahan desa.

“Selamat kepada perangkat desa yang baru. Segera menyesuaikan diri dan manfaatkan waktu kerja dengan baik. Setelah dilantik, kini sudah resmi menjadi bagian dari pemdes Rejosopinggir dan besok sudah mulai aktif,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa pada penghujung tahun terdapat sejumlah kegiatan yang memerlukan kesiapan perangkat, termasuk pengamanan dan ketertiban selama Natal dan Tahun Baru. Pemerintah desa diminta menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar kegiatan berjalan tertib.

FOTO : Acara pelantikan perangkat desa Rejosopinggir. Selasa (23/12/2025) malam.

Camat Tembelang juga menegaskan pentingnya bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi serta tidak takut melakukan kesalahan selama mau belajar dan berkoordinasi. “Jangan takut salah, bekerjalah sesuai Tupoksi. Kalau ada kesulitan dalam menjalankan tugas sebagai perangkat desa, jangan malu bertanya kepada perangkat desa yang lebih berpengalaman atau senior, dan bekerja sama dengan perangkat lain,” pungkasnya. ***

Pewarta : WAHYU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!