JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Pemerintah Desa Sumberingin, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang menggelar syukuran hari jadi ke 98 desa Sumberingin, dengan mengelar acara pengajian dan doa bersama di halaman pendopo kantor desa Sumberingin. Senin (19/10/2020)
Peringatan hari jadi kali ini dengan tema “Dengan semangat hari jadi desa Sumberingin ke 98 mari tingkatkan etos kerja dan soliditas menuju desa Sumberingin cerdas, Agamis, dan Berbudaya”

Acara ini dipusatkan di pendopo kantor desa setempat, adapun kegiatan yang dilaksanakan dalam acara tesebut, yakni, acara Kotmil Qur’an yang dimulai sejak pagi hari hingga siang hari, kemudian dilanjutkan dengan acara pembagian Bantuan Sosial (Bansos) berupa uang sebesar Rp 150 ribu, untuk 128 orang, selanjutnya dilanjutkan lagi dengan kegiatan pengajian dan doa bersama, yang menghadirkan penceramah agama yaitu KH Ansori.
Kegiatan tersebut di hadiri oleh Forkopimcam Kabu, sejumlah perangkat desa Sumberingin, BPD, pemuka agama, tokoh masyarakat setempat, dan warga setempat.
Kepala desa Sumberingin, Imam Rifa’i, dalam sambutanya mengatakan, bahwa syukuran ini dalam rangka memperingati Hari Jadi ke 98 desa Sumberingi tahun 2020.

“Ini sebagai rasa syukur kita terhadapa Allah SWT yang sudah memberikan limpahan nik’mat kepada desa dan masyarakat yang alhamdulillah sampai saat ini di usia 98 tahun desa Sumberingin masih eksis melayani masyarakat dan terus membangun sarana dan prsarana di desa tanpa meninggalkan kearipan lokal yang ada. Dengan harapan kedepan desa Sumberingin menjadi desa tauladan dan bermartabat.” Tutur Imam Rifa’i.
Imam, menegaskan, inti dari acara ini adalah ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, segaligus mengelar pengajian, dan berdoa meminta kepada Allah SWT, agar Desa Sumberingin dan warganya, diberkahi oleh Allah SWT, dijauhkan dari balak dan bencana, dimudahkan rizki, diberi kesehatan, terhindar dari penyakit Corona atau Covid-19.” Kata Imam Rifa’i.
Imam Rifa’I menambahkan, dalam acara ini selain mengelar pengajian dan doa bersama, juga ada pembagian sedikit Bansos, berupa uang untuk 128 warga kurang mampu, masing-masing mendapatkan Rp 150 ribu. Uang bansos tesebut bersumber dari suadaya masyarakat, dan UPK.” Kata Imam Rifa’i. (Ris/Snt)










