Pj Bupati Jombang : Nuzulul Qur’an Momentum Sangat Istimewa Dalam Sejarah Islam

Pj Bupati Jombang Sugiat, saat memberikan sambutan, pada acara Pengajian Umum dalam rangka memperingati Nuzulul Qur'an 1445 Hijriyah di masjid Agung Baitul Mukminin Kabupaten Jombang pada Kamis (28/3/2024) malam.

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Pj Bupati Jombang Sugiat menyampaikan bahwa Nuzulul Qur’an merupakan salah satu momentum yang sangat istimewa dalam sejarah umat Islam, di mana Allah SWT menurunkan firman-Nya kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk dan cahaya bagi umat manusia.

Hal tersebut disampaikan oleh Pj Bupati Jombang saat memberikan sambutan, pada acara Pengajian Umum dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an 1445 Hijriyah di masjid Agung Baitul Mukminin Kabupaten Jombang pada Kamis (28/3/2024) malam.

Pengajian Umum yang mengusung tema “Dengan Peringatan Nuzulul Qur’an Kita Petik Hikmahnya Untuk Kekuatan Iman Dan Taqwa” ini menghadirkan penceramah KH. Ma’ruf Khozin (Ketua Fatwa MUI Jawa Timur).

“Dengan memperingati Nuzulul Qur’an, kita diingatkan akan pentingnya menghayati serta mengamalkan ajaran suci Al-Qur’an sebagai pedoman dan sumber inspirasi dalam kehidupan sehari-hari.” Kata Pj Bupati Jombang.

Pada momentum tersebut Pj Bupati Sugiat mengajak para jamaah yang hadir untuk senantiasa meningkatkan  kualitas ibadah, keimanan, dan ketaqwaan kepada Allah SWT, dengan  memperbanyak amal kebaikan dalam berinteraksi dengan sesama.

Seiring jelang datangnya momentum Idul Fitri, Pj Bupati Jombang, juga mengingatkan warga yang hendak mudik untuk senantiasa memperhatikan himbauan pemerintah terkait mudik tahun 2024. Menurutnya kesejahteraan dan keselamatan keluarga adalah prioritas utama.

“Mari kita patuhi aturan dan himbauan yang dikeluarkan terkait perjalanan mudik guna mencegah terjadinya kecelakaan. Selalu perhatikan keamanan dan kenyamanan. Periksa kelayakan kendaraan pribadi, serta patuhi aturan lalu lintas.” Ujar Pj Bupati.

Pun demikian dengan keamanan rumah saat ditinggal mudik. Pj Bupati Sugiat mengingatkan warga untuk memastikan rumah yang ditinggalkan benar benar

dalam keadaan aman, terutama mengecek alat-alat yang menggunakan listrik, gas elpiji, serta memberitahu tetangga dan melapor kepada RT sebelum meninggalkan rumah.

“Selanjutnya, apabila terdapat perbedaan dalam penetapan 1 Syawal 1445H nanti, Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Jombang untuk tetap menyikapinya dengan bijak, dengan tetap menjaga kerukunan serta menghormati perbedaan pendapat dalam semangat saling menghargai dan toleransi antar sesama”, himbaunya.

“Mari kita senantiasa menguatkan semangat persatuan dan kesatuan, baik di antara masyarakat maupun pemerintah, untuk terus bersama-sama membangun kehidupan yang harmonis dan damai. Hal ini sangat penting guna memperkuat fondasi kebangsaan dan kerukunan antar umat beragama, yang menjadi kekayaan dan keistimewaan Kabupaten Jombang. Dengan begitu, kita dapat mengatasi berbagai tantangan yang akan datang”, pungkasnya.

Tampak hadir dalam Pengajian Umum tersebut, diantaranya Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Yayuk Sugiat, Forkopimda beserta istri, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, Ketua DWP Kabupaten Jombang dan pejabat lingkup Pemkab Jombang, Ketua Baznas Kabupaten Jombang, Ketua Ormas Islam, Takmir Masjid Agung Baitul, dan masyarakat umum.***

Pewarta : RURIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!