godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Senin , Januari 25 2021
Home / Nasional / Ratusan Ribu PKL Siap Long March Ke KPK “Dukung Koruptor Dihukum Mati”
Ilustrasi hukuman mati terhadap koruptor

Ratusan Ribu PKL Siap Long March Ke KPK “Dukung Koruptor Dihukum Mati”

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Kaum kawulo alit atau masyarakat kecil mendukung penerapan hukuman mati bagi koruptor. Para Pedagang Kaki Lima (PKL) pun menyatakan siap turun ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperkuat dan mendukung lembaga anti rasuah itu melakukan hukuman mati kepada para koruptor.

Ketua Umum DPP Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Ali Mahsun menegaskan, kesusahan rakyat Indonesia, terutama yang dialami langsung oleh para pelaku ekonomi rakyat kecil, banyak disebabkan oleh para elit yang melakukan tindak pidana korupsi.

Rakyat yang hidupnya sengsara, lanjutnya, masih saja terus diperas dan diinjak-injak oleh para koruptor dengan menghisap semua anggaran demi keuntungan pribadi atau kelompoknya semata.

“Kami mendukung supaya koruptor dihukum mati. KPK tidak perlu gentar, para koruptor itulah penghisap yang membuat rakyat kecil sengsara,” tutur Ali Mahsun dalam keterangannya, Minggu (2/9).

Bagi Ali Mahsun, negara ini jangan membiarkan para elit korup tertawa senang dan merasa tidak bersalah. Tindakan tegas dan bahkan harus dihukum mati layak dilakukan.

Malah, menurut Ali Mahsun, jika ada elit korup yang mendadak sadar diri lalu menyatakan bersedia dihukum mati, rakyat kecil akan applaus dan mendatanginya agar segera melaksanakan niatnya untuk dihukum mati.

“Misal, jika Idrus Marham meminta dengan sadar agar dihukum mati, maka saya akan memimpin long march sebanyak 100 ribu rakyat kecil yang terdiri dari pelaku ekonomi rakyat kecil, pelajar, mahasiswa dan pemuda dari Monas menuju gedung KPK, sebagai wujud penghargaan kepada yang bersangkutan,” pungkas Ali. (bd)

Berikut 5 Negara Yang Menerapkan Hukuman Mati Bagi Koruptor

Ilustrasi hukuman mati terhadap koruptor

Korupsi adalah masalah utama yang dihadapi setiap negara. Tak heran, kalau suatu negara banyak pelaku korupsi, bahkan negara itu akan jatuh miskin dan bangkrut karena Korupsi. Karena itulah korupsi bisa dianggap sebagai parasit yang harus segera dibasmi.

Berbicara tentang hukum bagi para koruptor di Indonesia, masih terbilang cukup lemah. Sehingga masih banyak pejabat-pejabat yang berani melakukan tindakan keji ini.

Dilanisr dari berbagai sumber, berikut beberapa negara yang menerapkan hukuman mati bagi para koruptor .

1. Taiwan
Di Taiwan, eksekusi mati diberikan kepada pelaku korupsi, pembunuhan dan penyelundupan obat terlarang. Sebelum tahun 2000 tercatat tingkat hukuman mati yang dilakukan di Taiwan sangat tinggi. Namun, angkanya menurun setelah ada beberapa protes.

Dalam hukun Taiwan, pelaku koruptor yang akan dieksekusi mati hanya untuk orang yang mengambil uang untuk bencana alam atau dana untuk mengatasi krisis ekonomi.

2. Cina
Cina bisa dibilang sebagai negara yang paling banyak melakukan hukuman mati bagi para pejabat-pejabat yang korupsi. Bagi siapapun yang korupsi lebih dari Rp 193 juta, bisa terpidana hukuman mati.

Misalnya saja Menteri Perkeretaapian Cina, Liu Zhijun, yang divonis hukuman mati karena melakukan korupsi sebesar USD 13 juta dari kurun waktu 1986-2011. Selain itu masih banyak koruptor lainnya yang sudah dihukum mati.

3. Korea Utara
Kim Jong-Un, pemimpin negara sosialis-komunis ini ternyata memiliki cara yang mengerikan dalam hal mengeksekusi para koruptor. Hal itu terbukti setelah Kim mengeksekusi pamannya, Jang Song Thaek dengan cara yang keji.

Setelah divonis hukuman mati, Song dijebloskan ke dalam kandang anjing. Di dalam kandang itu, sudah ada 120 ekor anjing herder yang sengaja tidak diberi makan selama lima hari. Ketika anjing-anjing itu mengoyak tubuh sang paman, para pejabat lainnya dipaksa untuk terus menyaksikan drama pembunuhan sadis itu.

Song Thaek dieksekusi mati dengan tuduhan berlapis, seperti korupsi, bermain perempuan dan berniat menggulingkan kekuasaan lewat kepemimpinan di Partai Komunis Korea Utara.

Selain Song, masih banyak pejabat lainnya yang sudah dieksekusi dengan berbagai alasan, bukan hanya karena korupsi.

4. Vietnam
Vietnam juga termasuk sebagai salah satu negara yang menghukum mati para koruptor. Biasanya hukuman mati diberikan kepada pejabat negara yang terbukti melakukan tindakan korupsi.

Pada tahun 2013 lalu, seorang pejabat pemerintah Quang Khai divonis mati atas korupsi yang dilakukannya. Menurut hukum Vietnam, orang yang korupsi lebih dari Rp 283 juta akan terancan hukuman mati.

5. Singapura
Meskipun negara yang kecil, Singapura termasuk negara maju dengan masyarakatnya yang sejahtera. Selain itu, Singapura termasuk negara dengan tingkat korupsi paling rendah. Tak lain karena hukuman terhadap koruptor adalah kematian. (*)

Check Also

Sembunyikan Nurhadi, Ferdy Yuman Ditangkap KPK Di Malang

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Seorang pria bernama Ferdy Yuman (FY) ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Sabtu (9/1/2021) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!