Pemerintah

DLH Jombang Sukses Sulap Alun-Alun Jadi Taman Ramah Anak, Ini Buktinya

×

DLH Jombang Sukses Sulap Alun-Alun Jadi Taman Ramah Anak, Ini Buktinya

Sebarkan artikel ini
Penampakan wajah alun-alun Jombang setelah dibangun. Rabu (29/12/2021)

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang, Jawa timur, menyulap alun-alun Jombang menjadi taman dengan berbagai fasilitas yang ramah anak.

Alun-alun yang merupakan Landmark kabupaten Jombang ini terletak Jalan Diponegoro nomer 1- 3 Kaliwungu, Kabupaten Jombang, itu diproyeksikan menjadi destinasi wisata ramah anak unggulan di Kabupaten Jombang.

Kepala DLH Jombang, Miftahul Ulum, menuturkan pihaknya sangat bersyukur pelaksanaan proyek revitalisasi Alun-alun di Jombang selama empat bulan telah berlangsung dengan lancar. Dan saat ini pembangunan sudah selesai 100 persen.

“Proyek revitalisasi Alun-alun di Jombang menelan dana Rp 7,6 miliar dari APBD Jombang tahun anggaran 2021. Pengerjaan dimulai pada 10 September 2021 yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Jombang. Dan selesai dikerjakan menjelang petengahan Desember 2021. Dan Alhamdulilah pekerjaan berjalan lancar. tinggal menunggu waktu yang tepat untuk diresmikan.” Kata Ulum. Rabu (29/12/2021).

Penampakan wajah alun-alun Jombang setelah dibangun. Rabu (29/12/2021). foto : NP / Sinta

Dia menjelaskan proyek revitalisasi ini untuk mempercantik dan memperindah Alun-alun, serta untuk meningkatkan fungsi dan kualitas Alun-alun Jombang agar benar-benar menjadi Ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA), dan Alun-Alun Jombang juga dilengkapi berbagai fasilitas lengkap.

“Pada sisi selatan Alun-alun dilengkapi tempat parkir (parkir lot) yang luas, yang juga berfungsi sebagai gerbang masuk utama pengunjung alun-alun. Juga terdapat Spot, yang bisa digunakan untuk berfoto dan bersantai.” Terang Ulum.

Masuk ke dalam, pengunjung akan disuguhi beragam wahana permainan anak, diantaranya yakni  : Mulai sitting room, Child playground, jogging track, dll. Hal ini untuk memanjakan pengunjung, atau warga Jombang.

Ulum menegaskan, untuk Child playground terbagi menjadi tiga areal, yakni : Areal sisi Selatan, Sisi Tengah, dan Utara.

“Di areal selatan, berbentuk integrated playground dengan mainan khususkan untuk anak berusia 5-12 tahun. Dan pada areal sisi Tengah, permukaan areal playground dilapisi rumput sintetis. Wahana ini khusus untuk anak-anak usia 2-5 tahun. Areal tengah ini, juga bisa difungsikan sebagai lokasi belajar outdoor khusus anak-anak.” Tegasnya.

Penampakan wajah alun-alun Jombang setelah dibangun. Rabu (29/12/2021). Foto : NP/Sinta

Sedangkan areal sisi utara, juga dilengkapi aneka mainan untuk anak berusia di bawah enam tahun. “Nantinya yang diperbolehkan masuk dalam areal sisi selatan, tengah, dan sisi utara playground ini hanyalah anak-anak. Orang tua tidak diperbolehkan masuk.” Tegas Ulum.

Untuk para orang tua, kita siapkan sitting area di sebelah timur dan barat playground. Itu areal untuk orang tua memantau anak-anaknya.

“Dan perlu saya sampaikan, meski tak didampingi orang tua, kami pastikan seluruh permainan di dalam playground aman digunakan anak-anak. Karena wahana permainan yang ada di playground sudah dirancang khusus untuk anak-anak. Bahkan ada asuransinya juga bagi anak yang bermain di sana. Ini pertama di Jombang.” Tuturnya.

Jadi orang tua bisa tetap nyaman berinteraksi dengan anak meskipun dari jarak jauh. Orang tua bisa mengawasi anaknya di sitting area yang ada di sebelah timur dan barat playground, yang sudah kita sediakan.

“Semoga fasilitas ini dapat dimanfaatkan serta dijaga sebaik-baiknya agar tetap terawat dan tentunya mampu mendatangkan banyak pengunjung yang akan menggerakkan roda perekonomian warga sekitar. Semoga proyek revitalisasi Alun-alun Jombang ini, bisa menjadi kado tahun baru 2022 untuk waga Jombang.” kata mantan kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang ini.

Penampakan wajah alun-alun Jombang setelah dibangun. Rabu (29/12/2021). Foto : NP/Sinta

Warga Kecamatan Mojoagung Warno (45) mengatakan sejak saya kecil sampai ia punya anak 2, wajah alun-alun Jombang, tidak ada perubahan. Namun baru tahun ini wajah alun-alun Jombang ada perubahan.

“Sekarang ini wajah alun-alun Jombang berubah sangat jauh dibandingkan dahulu. Saya sengaja hari ini jalan-jalan mengajak anak istri saya untuk jalan-jalan atau bersantai dialun-alun Jombang. Awalnya saya liat perubahan alun-alun ini lewat pemberitaan media, medsos. Jadi saya penasaran. Makanya hari ini saya datang ke alun-alun, ternyata memang betul-alun alun Jombang sudah bagus dan indah, ini bisa jadi kebanggaan warga Jombang.”  Kata Warno.

Ia menambahkan, alun-alun Jombang ini layak dijadikan destinasi wisata keluarga yang murah dan nyaman.  Jika destinasi wisata ramah publik ramah anak ini dikembangkan, tak mustahil wisatawan dari luar kota Jombang pun tergoda menyinggahinya.

Apalagi bagi warga Jombang, yang membutuhkan wahana rekreasi keluarga yang murah, aman, dan nyaman.

Penampakan wajah alun-alun Jombang setelah dibangun. Rabu (29/12/2021). Foto : NP/Sinta

“Namun sayang, terkadang kita pandai membangunnya, namun tak pandai merawat dan melayani pengunjung. Selain komitmen pemerintah, partisipasi warga akan kotanya sangatlah dinantikan. Jadi Pemerintah dan masyarakat harus sama-sama menjaganya.” Ucap Warno. (Ris/Snt)

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!