Ekobis

Pembangunan Pasar Perak Berlanjut Ketahap Dua, Saat Ini Progres Tercapai 14 Persen

×

Pembangunan Pasar Perak Berlanjut Ketahap Dua, Saat Ini Progres Tercapai 14 Persen

Sebarkan artikel ini
Nampak bangunan pasar Perak di Jl. Raya Perak Jombang, desa Perak Kecamatan Perak Jombang, yang sedang dalam pembangunan. Kamis (6/10/2022).

JOMBANG, NusantaraPosOnline.com-Meski kondisi bangunan fisik Pasar Perak, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang tahap pertama tahun 2021 sudah selesai 100 persen, namun keberadaan bangunan pasar berlantai II, yang berada di Jl. Raya Perak  Jombang, tahun 2022 ini masih terus berlanjut untuk pembangunan tahap kedua.

Untuk pengerjaan pembangunan tahap kedua II mulai dibangun sejak Juli 2022 lalu, dan ditarjetkan rampung sebelum akhir Desember 2022 mendatang. Saat ini progres pembangunan pasar tersebut sudah mencapai angka 14 persen.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Hari Oetomo melalui Kabid Sarana Perdagangan dan Barang Pokok Penting Yustinus Harris Eko Prasetijo mengatakan,  untuk pembangunan tahap pertama telah dilakukan tahun 2021 lalu dengan anggaran APBD sebesar Rp 6,029 miliar, dan pembangunan berjalan lancar sesuai rencana awal.

Kemudian tahun ini dilanjutkan pembangunan tahap kedua dengan anggaran APBD sebesar Rp 3,759 milyar.

“Untuk pengerjaan pembangunan tahap dua ini sudah dimulai 16 juli 2022 lalu, dan ditarjetkan pembangunan ini selesai sebelum akhir Desember 2022. Jadi proses pengerjaan saat ini sedang berjalan atau sedang dalam proses pengerjaan. Saat ini progres pembangunan pasar tersebut sudah mencapai angka 14 persen.” Kata Harris. Kamis (6/10/2022).

Harris menyebutkan,  ada banyak item pekerjaan proyek pembangunan tahap dua ini. Di antaranya,  bangun mushala, kantor pasar, pagar pasar, pemasangan plapon dilantai 1 dan lantai 2, pemasangan keramik di lantai atas, pemasangan Keramik meja daging, termasuk lahan parkiran pasar.

“Pasar Perak ini, dibangun dua lantai dengan berbagai zona dan kios. Jumlah kios nya ada 266, berbagai macam ukuran, untuk kios dibelakang ukuran 2 x 3 meter dan kios di depan lebih besar yakni 4 x 6 meter. Nantinya semua pedagang yang sudah terdata sebelumnya nantinya akan mendapatkan jatah kios.” Ungkapnya.

Menurut Harris, pembangunan pasar ini dilakukan untuk meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat sehingga menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis (tidak kumuh).

“Pasar Rakyat merupakan aspek penting dalam sistem perdagangan nasional. Oleh karena kami berharap dengan pembangunan pasar Perak ini, bisa mendorong pertumbuhan ekonomi warga Jombang, agar mereka tambah sejahtera lagi.”  Ujarnya.

Harris menambahkan, bahwa pembangunan pasar perak ini termasuk salah satu wujud perhatian pemkab Jombang, terhadap para pedagang. Tujuanya tidak lain untuk mensejahterakan warganya. Imbuhnya.

Harris juga, meminta agar pelaksana proyek dan konsultan pengawas bisa bekerja dengan baik, selesaikan pekerjaan tepat waktu dan tepat mutu. Agar kedepanya proyek ini tidak bermasalah.

“Semoga pembangunan, ini dapat membawa banyak manfaat bagi masyarakat Jombang, khususnya para pedagang,” Pungkas Harris.

Untuk diketahui, kegiatan pembangunan pasar Perak tahap dua tender / lelang dimenangkan CV Putra Jati Utama, dengan nilai kontrak Rp 3,759 miliar. Sedangkan konsultan pengawas adalah CV Banyu Bening. (Ris/Snt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!