Pemerintah

Dinas Perkim Jombang Bangun Jalan dan Jembatan di 3 Kecamatan Melalui Program PISEW

×

Dinas Perkim Jombang Bangun Jalan dan Jembatan di 3 Kecamatan Melalui Program PISEW

Sebarkan artikel ini
Jembatan penghubung Desa Kabuh – Desa Kedung jati, yang sudah selesai dibangun.

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Guna menunjang kegiatan sosial dan ekonomi pedesaan melalui penyediaan Infrastruktur berbasis masyarakat (IBM), Dinas Perumahan Dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Jombang, tahun ini melaksanakan pembangunan Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) tahun 2022 di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Ngoro, Kesamben, dan Kabuh.

Kepala Dinas Perkim Jombang, Heru Widjajanto mengatakan, bahwa tahun 2022 ini Kabupaten Jombang, kembali mendapatkan bantuan kegiatan IBM yang pendanaannya bersumber dari APBN yaitu Program PISEW untuk 3 Kecamatan yakni : Kecamatan Kabuh, Kecamatan Kesamben dan Kecamatan Ngoro.

“Pada Kecamatan Kabuh ditetapkan pada Desa Kedungjati dan Desa Kabuh, pada Kecamatan Kesamben ditetapkan pada Desa Jombatan dan Desa Jatiduwur, sedangkan pada Kecamatan Ngoro ditetapkan pada desa Ngoro dan desa Badang.  Hal ini sesuai dengan Surat KepMen PUPR nomor 347/KPTS/M/2022 tanggal 7 April 2022 tentang Penetapan Lokasi dan Besaran Bantuan Kegiatan Infrastruktur Berbasis Masyarakat Tahun Anggaran 2022.” Terang Heru. Selasa (29/11/2022).

Kondisi jembatan penghubung Desa Kabuh – Desa Kedung jati, yang rusak parah sebelum dibangun.

Menurut Heru, bantuan program PISEW ini berasal dari Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman (BPP) Wilayah Provinsi Jawa Timur.

“Setelah dilakukan identifikasi serta tahapan-tahapan sesuai petunjuk teknis Program PISEW,  didapatkan jenis infrastruktur yang akan dibangun pada masing-masing kecamatan penerima program. Untuk kecamatan Ngoro berupa pembangunan Jalan rabat beton dan tembok penahan tanah yang menghubungkan Desa Ngoro – Desa Badang.” Tutur Heru.

Selanjutnya, untuk kecamatan Kesamben untuk pembangunan Jalan rabat beton yang menghubungkan Desa Jombatan – Desa Jatiduwur. Sedangkan kecamatan Kabuh untuk pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Kabuh – Desa Kedungjati.  Papar Heru.

Ia juga menjelasakan, pelaksanaan pembangunan fisik program PISEW ini dilaksanakan secara swakelola dan dilaksanakan oleh Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) yang dibentuk khusus untuk pelaksanaan program PISEW yang disahkan melalui peraturan bersama Kepala Desa penerima bantuan.

Suasana saat pengerjaan jembatan penghubung Desa Kabuh – Desa Kedung jati kecamatan kabuh.

“Nominal bantuan sebesar Rp. 500 juta per-kecamatan, dengan ketentuan penggunaan dana sebagaimana dalam petunjuk pelaksanaan maupun petunjuk teknis pelaksanaan yang telah disusun oleh Kementerian PUPR.” Ujarnya.

Heru menambahkan, program PISEW ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan infrastruktur guna menunjang kegiatan sosial dan ekonomi suatu wilayah.

“Mudah-mudahan dengan program kegiatan PISEW yang diselenggarakan melalui konsep pemberdayaan dan partisipasi masyarakat ini bisa memberikan kontribusi dalam pengurangan angka pengangguran dan penyediaan lapangan kerja, serta dengan adanya pembangunan jalan dan jembatan ini penghasilan ekonomi para petani semakin meningkat,” pungkasnya.

Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Permukiman Dinas Perkim Jombang, Ahmad Rofiq As’ari mengatakan, hingga pada tanggal 7 November 2022, pelaksanaan program PISEW Kabupaten Jombang telah selesai dikerjakan 100% dan telah dilaksanakan pemeriksaan oleh tim dari BPP Wilayah Provinsi Jawa Timur sehingga hanya tinggal proses kelengkapan administrasi guna dapat segera dilakukan pencairan 100%.

“Semoga pembangunan ini dapat membawa kemajuan dalam segala bidang, dan membawa banyak manfaat bagi kecamatan penerima bantuan” Ungkap Rofiq. (Snt/Ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!