Terima Bantuan ‘KOTAKU’ Dua Desa di Jombang Bangun Saluran Drainase

Bangunan saluran drainase di Desa Mojoduwur Kecamatan Mojowarno, yang dibiayai dari program KOTAKU tahun 2022.

Jombang,NusantaraPosOnline.ComSebanyak dua Desa di Kabupaten Jombang, Jawa timur mendapatkan bantuan Infrastruktur berbasis masyarakat (IBM) program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) tahun 2022, dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai prasarana permukiman wilayah Jawa timur.

Dua desa tersebut yakni Desa Mojoduwur Kecamatan Mojowarno, dan desa Peterongan kecamatan Peterongan Jombang.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang Heru Widjajanto menuturkan Program KOTAKU IBM ini bertujuan untuk mengurangi luasan kumuh di Kabupaten Jombang sehingga menyasar pada lokasi kumuh sesuai dengan SK lokasi kumuh Kabupaten Jombang tahun 2022.

“Dari 37 desa yang ditetapkan sebagai lokasi kumuh Kabupaten Jombang, sebanyak 2 desa yaitu Desa Mojoduwur Kecamatan Mojowarno dan Desa Peterongan Kecamatan Peterongan yang mendapatkan bantuan kegiatan Infrastruktur Berbasis Masyarakat melalui program KOTAKU IBM. Hal ini sesuai dengan Surat KepMen PUPR nomor 347/KPTS/M/2022 tanggal 7 April 2022 tentang Penetapan Lokasi dan Besaran Bantuan.” Tutur Heru. Senin (28/11/2022)

Bangunan saluran drainase di Desa Mojoduwur Kecamatan Mojowarno, yang dibiayai dari program KOTAKU tahun 2022.

Menurut Heru, setiap desa mendapatkan alokasi dana Rp 750 juta yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Jenis infrastruktur yang dibangun pada masing-masing desa penerima program adalah peningkatan saluran drainase, menggunakan beton pracetak (u ditch).

“Untuk pelaksanaan program KOTAKU IBM ini, adalah secara swakelola dan dilaksanakan oleh Lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM) desa penerima bantuan. Dengan ketentuan penggunaan dana sebagaimana dalam petunjuk pelaksanaan maupun petunjuk teknis pelaksanaan yang telah disusun oleh Kementerian PUPR.” Ujarnya.

Ia menyebutkan, pelaksanaan pengerjaan bangunan saluran drainase di dua desa tersebut sudah dimulai pada akhir Agustus 2022 lalu, dan kini sudah selesai 96 persen dan ditarjetkan pada awal Desember ini sudah selesai 100 persen.

“Kami berharap, semoga pembangunan ini dapat membawa banyak manfaat bagi warga. Kami berpesan kepada warga penerima bantuan, agar dapat bersama-sama menjaganya, agar bangunan tersebut bisa bertahan lama.” Pungkas Heru.

Sementara itu, Kepala Bidang pengembangan kawasan permukiman Dinas Perkim Jombang Ahmad Rofiq As’ari menjelaskan bahwa program KOTAKU-IBM yang pendanaannya bersumber dari APBN 2022.

“Untuk detail pekerjaan dilapangan, hingga saat ini telah mencapai 96 persen. Semua bangunan saluran sudah selesai semuanya. Namun tinggal pemasangan tutup saluran,  hanya tinggal menunggu proses pengiriman tutup saluran dari supplier yang sempat sedikit mengalami keterlambatan.” Kata Rofiq.

Ia menambahkan, diperkirakan 2 atau tiga hari lagi tutup saluran, akan segera dipasang. Setelah pekerjaan selesai 100%, akan segera dilaksanakan pemeriksaan lapangan oleh tim dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Jawa Timur. Imbuh Rofiq. (Ris/Snt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!