godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Jumat , Januari 22 2021
Home / Daerah / Angkutan Batubara Menggila, Warga Demo Kantor Bupati Muara Enim

Angkutan Batubara Menggila, Warga Demo Kantor Bupati Muara Enim

MUARAENIM, NusantaraPosOnline.Com- “Tolak, Tolak,,,,Tolak dan hentikan truk pengangkut batu bara melintas di negara dan jalan nasional.”  Yel-yel tersebut disuarakan ratusan masa yang menamkan Aliansi Persatuan Masyarakat Warga Belimbing,  saat mengelar aksi demonstrasi di Kantor Bupati Muaraenim, Kamis (30/11/2017).

Demo tersebut dipicu oleh kesal warga yang resah dengan ulah truk pengangkutan batubara yang semakin menggila melintas dijalaan-jalan umum dan Jl Nasional, di Kabupaten Muaraenim.

Para pendemo tersebut datang mengendarai bus, minibus, dan speda motor, tiba dikantor Bupati Muaraenim sekitar pukul 11.30.  Demo tersebut mendapata penjagaan ketat dari puluhan personel kepolisian Polres Muaraenim dan anggota Satuan Pol PP Muaraenim.

Massa berkumpul di halaman kantor Bupati Muaraenim melakukan orasi yang intinya menolak keberadaan angkutan batubara dan mempertanyakan tindakan nyata dari pemerintah untuk penertibkan, atau menghentikan truk batu bara melintas di jala-jalan umum, dan jalan Nasional.

“Kedatangan, kami ke Kantor Bupati, Muara enim, untuk mentut Bupati, dan pihak terkait lainya, untuk segera mengehentikan truk pengangkut batu bara melintas di jalan umum, karena sangat merugikan masyarakat Kabupaten Muara enim, dan sudah banyak memakan korban nyawa. Oleh karena itu kami menutut Bupati Muara enim, dan pihak berwewenang lainya agar memberhentikan atau melarang truk batu bara melintas di jalan-jalan umum. Kalau bupati Bupati Muara enim, Ir Muzakir Sai Sohartidak bisa lebih baik, mundur dari jabatan” Kata salah seorang peserta aksi, dalam orasinya.

Koordinator Aksi Lapangan, Kusnadi, mereka datang untuk menagih janji dan solusi pemerintah dengan keluhan masyarakat atas beroperasinya angkutan batubara di jalan umum yang telah berlangsung bertahun-tahun tanpa ada penyelesaian yang nyata dari pemerintah. Sebab keberadaan angkutan batubara sudah sangat meresahkan, namun hingga kini belum ada tindakan tegas dari pihak pemegang kepentingan.

“Kami sudah muak dengan janji-janji pemerintah yang kini belum berani meningak tegas angkutan batubara. Kami harapkan supaya segera mungkin di stop angkutan batubara memakai jalan negara karena berdampak buruk bagi masyarakat,” kata Kusnadi.

Kusandi, juga meminta agar armada yang melebihi muatan juga ditindak seperti yang diatur dalam surat perintah Bupati Muaraenim No : 555.11/1179/Perhub/2014. Saat ini, kata dia, angkutan batubara terus mengila melintasi jalan negara, hingga jalan kabupaten yang ada di desa-desa, sehingga membuat jalan hancur dan dampaknya masyarakat terganggu didalam perekonomian.

“Banyak negatifnya dibanding positifnya. Jalan rusak, macet, lakalantas, mengganggu kesehatan dan lain-lain. Pemerintah harus jalankan UU 33 Ayat 3, stop perusahaan yang menguras sumber daya alam,” Tegas Kusnadi. (Jun)

Check Also

Jembatan Bambu Rp 200 Juta Di Ponorogo, Mendadak Viral

PONOROGO, NusantaraPosOnline.Com-Proyek pembangunan jembatan Tukung Desa Bulak, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa timur, ramai menjadi sorotan dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!