godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Sabtu , September 25 2021
Home / Pemerintah / Bangun Jalan Pertanian, Pemdes Latsari Mojowarno Gunakan BKK Untuk Bangun TPT
Suasana kekompakan Kades Latsari, Muslikan (Tengah) bersama perangkat desa setempat, berpose bersama dikantor desa Latsari.

Bangun Jalan Pertanian, Pemdes Latsari Mojowarno Gunakan BKK Untuk Bangun TPT

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Pemerintahan Desa (Pemdes) Latsari, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa timur, membangun Tembok Penahan Tanah (TPT), dan melakukan pengurugan jalan pertanian, yang dibiayai dari dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang bersumber dari APBD Kabupaten Jombang tahun 2021.

Kepala Desa (Kades) Latsari, Muslikan, mengatakan tahun 2021 ini Pemdes Lastari membangun TPT menurut RAB sepanjang 248 meter ketinginan 1 meter, ditambah pengembangan sepanjang  28 meter. Jadi total keseluruhan sepanjang 276 meter.  “Selain membangun TPT Pemdes Latsari juga melakukan pengerjaan pengurugan (Mengurug jalan) jalan pertanian, dengan Volume 138 M x 3,10 M x 1 M.” Kata Muslikan, Selasa (14/9/2021).

Jalan pertanian di Dusun Kempreng setelah dibangun TPT dan dilakukan pengurugan. Dibiayai dari BKK tahun 2021.

TPT yang dibangun tersebut berlokasi di sepanjang tepi jalan pertanian, di Blok II Dusun Kempreng, desa Latsari. Setelah TPT selesai dibangun dilanjutkan dengan pengerjaan pengurugan jalan, dengan tanah urug.

“Pembangunan TPT ini untuk memperkuat atau memperkokoh badan jalan, agar tidak cepat amblas atau longsor karena kondisi jalan masih berupa tanah biasa. Sedangkan pengurugan untuk meninggikan permukaan jalan. Agar jalan pertanian ini layak dan nyaman untuk dilewati warga.”  Kata Muslikan, Selasa (14/9/2021).

Lebih lanjut Muslikan menjelaskan, pembangunan TPT dan pengurugan jalan pertanian itu, menghabiskan biaya sebesar Rp 100 juta, yang bersumber dari BKK dari APBD Jombang tahun 2021. Pelaksanaan pengerjaan ditangani Tim pengelola kegiatan (TPK). Dan pembangunan ini berdasarkan usulan dari warga, yang telah dibahas melalui Musyawarah desa (Musdes).

“Pengerjaan mulai dilaksanakan pada Agustus 2021 dan saat ini pekerjaan sudah selesai 100 persen, dan hasil pembangunan sudah dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya warga desa Latsari.” Ujarnya.

Jalan pertanian di Dusun Kempreng setelah dibangun TPT dan dilakukan pengurugan.

Muslikan menyebutkan, pembangunan TPT dan pengurugan jalan pertanian ini bertujuan untuk meningkatkan produktifitas pertanian yang ada di desa Latsari, dan untuk mendukung aktifitas warga sehari-hari, serta untuk mendukung aktifitas perekonomian warga.

“Dengan adanya pembangunan, jalan pertanian di Dusun Kempreng menjadi bagus. Petani mudah dalam mengangkut hasil pertanian, harga lahan pertanian juga meningkat. Dengan demikian kita berharap dapat mensejahterakan warga.” Tutur Kades Latsari.

Muslikin juga berharap kepada warganya agar bangunan infrastruktur desa yang sudah ada, sama-sama dijaga, supaya masa pengunaan infrastruktur atau bangunan bisa membawa manfaat yang lama, atau agar bangunan awet tidak cepat rusak.

Ditempat terpisah Ketua TPK Desa Latsari, Chusnul Tri, mengatakan pelaksanaan pembangunan secara swakelola. Dengan tenaga kerja 18 orang semuanya warga setempat.

Suasana saat pengerjaan TPT di sepanjang jalan pertanian di Dusun Kempreng.

“Pengerjaan TPJ dan pengurugan jalan pertanian, mulai kita kerjakan pada Agustus dan saat ini bangunan sudah rampung 100%. Alhamdulillah pelaksanaan pembangunan berjalan lancar, berkat kekompakan TPK, Pemdes, BPD, dan warga setempat. Saat ini bangunan sudah berfungsi dengan baik.” Ujar Chusnul.

Menurut Chusnul, jalan pertanian yang dibangun TPT dan diurug ini, adalah jalan pertanian jalan yang menghubungkan pemukiman warga kelahan pertanian. Jadi pembangunan tersebut cukup vital, karena jalan tersebut untuk menunjang aktifitas pertanian dan perekonomian, warga Desa Latsari karena warga desa Latsari ini banyak yang berprofesi sebagai petani. Jadi jalan tersebut sangat dibutuhkan.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten atau Pusat, dan dinas terkait bisa membantu pembangunan jalan tersebut agar kedepanya bisa dilanjutkan dengan pengaspalan (Diaspal). Karena pembangunan jalan tersebut sangat dibutuhkan warga, untuk kelancaran akses transportasi untuk mendukung upaya peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan para petani.” Pungkasnya. (Why)

Suasana saat pengerjaan TPT di sepanjang jalan pertanian di Dusun Kempreng.

Check Also

Petani Tembakau Di Jombang Dapat Bantuan Alsintan Dari DBHCHT

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Pemerintah Kabupaten Jombang Jawa timur, memberikan berbagai macam alat mesin pertanian (Alsintan) kepada petani …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!