Pemerintah

Belasan PPPK Paruh Waktu di Jombang Mundur, Pilih Rintis Usaha hingga Fokus Urus Keluarga

×

Belasan PPPK Paruh Waktu di Jombang Mundur, Pilih Rintis Usaha hingga Fokus Urus Keluarga

Sebarkan artikel ini
FOTO: Pemkab Jombang saat menggelar penandatanganan perpanjangan perjanjian kerja bagi 4.010 PPPK paruh waktu di Lapangan Pemkab Jombang, Kamis (1/10/2026) lalu. 19 orang lainnya dipastikan tidak melanjutkan kontrak, dengan rincian 16 orang memilih mengundurkan diri, dan 3 orang lainya tidak dapat melanjutkan kontrak karena telah meninggal dunia.

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Sebanyak 16 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur, memilih untuk tidak melanjutkan kontrak atau mengundurkan diri.

Menurut data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jombang, dari total 4.029 pegawai PPPK paruh waktu di Kabupaten Jombang, sebanyak 4.010 pegawai tercatat resmi memperpanjang kontrak kerja mereka periode 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027.

Sementara itu, 19 orang lainnya dipastikan tidak melanjutkan kontrak, dengan rincian 16 orang memilih mengundurkan diri, dan 3 orang lainya tidak dapat melanjutkan kontrak karena telah meninggal dunia.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jombang, Anwar, mengtakan bahwa keputusan 16 tersebut sepenuhnya merupakan pilihan pribadi masing-masing pegawai.

Pihak BKPSDM mengungkapkan bahwa alasan yang disampaikan oleh belasan pegawai yang mengundurkan diri tersebut sangat beragam.

“Sebagian besar di antaranya memilih untuk fokus merintis atau mengembangkan usaha pribadi yang dinilai memiliki prospek lebih menjanjikan. Selain itu, ada pula pegawai yang memilih mundur karena ingin fokus mengurus keluarga, serta adanya faktor pindah domisili ke luar wilayah Kabupaten Jombang.” katanya Selasa (6/10/2026).

Anwar menyatakan bahwa Pemkab Jombang menghormati keputusan tersebut dan memastikan operasional pelayanan publik tetap berjalan normal tanpa gangguan meskipun ada pengurangan jumlah pegawai paruh waktu. ***

Pewarta: RURIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!