Disdikbud Jombang Gelar Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Kelas 6 SD

Suasana kegiatan Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru Guru Kelas 6 Sekolah Dasar (SD), yang dilaksanakan oleh Disdikbud Kabupaten Jombang.

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru Guru Kelas 6 Sekolah Dasar (SD).

Bimtek ini dilaksanakan di 4 lokasi, yakni SDN Balongbesuk Diwek, SDN Losari Ploso, SDN Dukuhklopo Peterongan dan SDN Menganto Mojowarno, yang dijadwalkan selama 6 hari mulai tanggal 24 Juni sampai 2 Juli 2024.

Kegiatan Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru Guru Kelas 6 SD, yang dilaksanakan oleh Disdikbud Jombang.

Dalam sambutannya di SDN Balongbesuk Diwek pada Senin (24/6/2024) pagi yang dilaksanakan secara daring (dalam jaringan), Kepala Disdikbud Kabupaten Jombang Senen yang diwakili Sekretaris Disdikbud Kabupaten Jombang Dian Yunitasari mengatakan bahwa

Bimtek ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan kompetensi, harap dilaksanakan dengan semangat dan senang dengan tujuan untuk  meng update dan upgrade kompetensi yang dibutuhkan pada saat ini.

“Bapak Ibu Pengawas telah mendapat bimtek, ini saatnya mengimbaskan ke Bapak Ibu semua,” ucapnya.

Dian juga mengingatkan pentingnya kearifan lokal, numerasi dan literasi juga bisa didapatkan dari kearifan lokal masing-masing potensi yang ada di kecamatannya. Tujuan akhirnya dapat membuat sebuah modul pembelajaran yang berdiferensiasi, serta dapat mewujudkan keamanan dan kenyamanan lingkungan belajar.

Kegiatan Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru Guru Kelas 6 SD, yang dilaksanakan oleh Disdikbud Jombang.

Sementara itu, Dedi Kasiono salah satu narasumber Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka menjelaskan bahwa Pembelajaran berdiferensiasi adalah tentang pembelajaran untuk mendukung semua murid di kelas kita. Mendidik anak harus dimulai dari pondasi, sehingga anak bisa berkembang lebih maksimal.

“Tujuan akhir bimtek ini nanti, peserta bisa membuar modul ajar, tentunya yang sesuai dengan materi-materi yang kita sampaikan,” Pungkas Dedi.***

Editor : RISKA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!