Dukung Petani, Pemdes Jombatan Bangun JUT

Kepala Desa (Kades) Jombatan Moh Hufron. (Foto : Dok koran Nusantara Pos/ Rurin).

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Pemerintah Desa (Pemdes) Jombatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, membangun jalan usaha tani (JUT) jenis rabat beton, yang dibiayai dari program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang bersumber dari APBD Jombang 2024.

Kepala Desa (Kades) Jombatan Moh Hufron menjelaskan, Jalan usaha tani yang dibangun tersebut sepanjang 273 meter, dan lebar 2,5 meter. Menelan biaya Rp 150 juta, yang bersumber dari BKK Jombang 2024.

“Akses jalan usaha tani yang dibangun, berlokasi kawasan lahan pertanian sawah Blok 15 di Dusun Jombatan 3, Desa Jombatan, Kabupaten Jombang.  Pengerjaanya dimulai pada Mei 2024. Sekarang progres pembangunan JUT sudah terbangun 100 persen, dan jalan sudah difungsikan oleh warga.” Kata Kades Jombatan Hufron. Kamis (20/6/2024).

Menurut Hufron, pekerjaan dilakukan secara swakelola oleh Tim pengelola kegiatan (TPK) desa Jombatan, untuk tenaga kerja diambilkan dari warga setempat.

Proyek jalan usaha tani jenis rabat beton di Desa Jombatan. Yang dibangun dari BKK Jombang 2024. Kamis (20/6/2024). (Foto : Dok koran Nusantara Pos/ Rurin).

“Mutu pekerjaan dapat dipertanggung jawabkan langsung kepada pemerintah, dan kami tidak mendatangkan pekerja dari luar desa. Semua tenaga kerja diambilkan dari warga.” Terangnya.

Ia juga menjelaskan, pembangunan JUT ini merupakan bagian dari komitmen Pemdes Jombatan, untuk mendukung dan memperlancar aktifitas pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat sekitar.

“Pembangunan JUT ini telah memperlancar masyarakat mengangkut sarana produksi menuju lahan pertanian dan mengangkut hasil pertanian dari lahan menuju gudang penyimpanan, tempat pengolahan atau pasar.” Ujarnya.

Menurut Hufron, sebelum jalan dibangun, kondisi jalan sangat terjal, masih berupa tanah dan becek. Sekarang, sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda tiga. Bahkan kendaraan roda empat. “Saya berharap pembangunan ini juga menjadi penggerak ekonomi warga.” Ungkap Hufron.

Ia juga menceritakan, betapa pentingnya pembangunan JUT ini bagi warganya. Karena JUT sangat dibutuhkan warga. Namun karena keterbatasan anggaran, Pemdes Jombatan terpaksa membangun JUT ini secara bertahap.

Penampakan jalan usaha tani jenis rabat beton di Desa Jombatan. Yang dibangun dari BKK Jombang 2024. Kamis (20/6/2024). (Foto : Dok koran Nusantara Pos/ Rurin).

“Pembangunan JUT ini kami lakukan secara bertahap. Tahun 2024 ini kami anggarkan melalui BKK sebesar Rp 150 juta. Rencananya tahun 2025 nanti pembangunan JUT ini akan kami lanjutkan lagi sepanjang 750 meter, agar JUT di dusun Jombatan 3 ini tersambung ke Dusun Sapon. ” Ucap Hufron.

Ia berharap, Pemkab Jombang, atau pihak terkait lainya bisa, memberikan solusi atau bantuan pendanaan untuk menyelesaikan pembangunan JUT tersebut.

Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa, dalam bidang pertanian tentunya harus ada faktor penunjang yang memadai salah satunya pembangunan akses JUT yang dapat menyentuh langsung ke lahan pertanian. Oleh karena itulah, tahun 2025 Pemdes Jombatan berencana melanjutkan pembangun JUT ini.

“Saya berharap upaya pembangunan JUT ini, mendapat dukungan dari Pemkab Jombang, atau pihak terkait lainya melalui gelontoran dana bantuan untuk menyelesaikan proyek JUT ini.” Pungkasnya.

Sementara itu, ketua TPK desa Jombatan Suparno mengatakan, pengerjaan proyek JUT ini dilaksanakan pada Mei 2024 lalu, dan saat ini telah selesai 100%. Dari awal pengerjaan hingga selesai berjalan lancar, hal ini berkat kekompakan, TPK, Pemdes, BPD, dan tokoh masyarakat setempat.

Bangunan jalan usaha tani jenis rabat beton di Desa Jombatan. Yang dibangun dari BKK Jombang 2024. Kamis (20/6/2024). (Foto : Dok koran Nusantara Pos/ Rurin).

“Dalam pengerjaan proyek, kami juga mengutamakan kualitas dan mutu hasil pekerjaan. Agar menghasilkan bangunan yang berkualitas baik, masa penggunaan bangunan bisa bertahan lama.” Kata Suparno.

Menurut Suparno, pembangunan JUT ini disambut positif oleh masyarakat, pasalnya jalan menuju ke areal sawah masyarakat, dulunya adalah jalan tanah, apabila hujan akan berlumpur dan licin. Sehingga sangat mengganggu aktivitas warga untuk menuju dan pulang dari lahan pertanian.

“Tadinya kalau hujan sedikit saja, jalan ini licin dan becek. Jangankan sepeda motor, kadang jalan kaki saja kita sudah tak nyaman melewatinya. Selama ini petani mengalami kesulitan mengangkut hasil panen dari sawah ke rumah. Dengan keberadaan JUT ini persoalan tersebut teratasi. Pembangunan JUT ini juga diharapkan mampu memudahkan petani membawa traktor dan pupuk.” Ungkapnya.

Kini jalan sudah bagus masyarakat tidak lagi merasa takut hujan, masyarakat sudah nyaman, karena kini jalan mereka sudah menggunakan kontruksi rabat beton, yang bisa dilewati kendaraan roda dua, roda tiga, dan roda empat. Imbuh Suparno.***

Pewarta : RURIN

Simak Vidio : Pemdes Jombatan Bangun Jalan Usaha Tani Dari BKK 2024

Pemerintah Desa (Pemdes) Jombatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, membangun jalan usaha tani (JUT) jenis rabat beton, yang dibiayai dari program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang bersumber dari APBD Jombang 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!