Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, sopir bus Sumber Selamat yakni Mohammad Siswanto diketahui ternyata tidak SIM BII Umum.
SIDOARJO, NusantaraPosOnline.Com-Bus Sumber Selamat bernopol W-7187-UY rute Surabaya-Solo-Yogyakarta menabrak sebuah mobil sedan, dan satu unit sepeda motor di Jalan Raya Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Minggu petang (4/1/2026).
Dalam peristiwa itu, tidak ada korban jiwa. Namun dua orang mengalami luka berat dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Yang parahnya lagi, berdasarkan hasil pemeriksaan awal aparat kepolisian, sopir bus Sumber Selamat yang diketahui bernama Mohammad Siswanto (42), warga Demak Timur, Kota Surabaya tersebut, ternyata tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Kapolsek Balongbendo, Kompol Sugeng Sulistiyono, menjelaskan kecelakaan bermula saat Bus Sumber Selamat bernomor polisi W-7187-UY yang dikemudikan Moh Siswanto (42) melaju dari arah timur menuju ke barat atau darai arah Surabaya menuju ke Mojokerto, bermaksud mendahului kendaraan lain yang ada di depannya dari sisi kanan.

“Ketika bus Sumber Selamat sudah masuk ke jalur berlawanan saat menyalip, pada saat yang sama muncul mobil sedan bernomor polisi W-1964-ZA dari arah berlawanan, sehingga terjadi tabrakan. Akibat benturan keras tersebut, sebuah sepeda motor Honda bernomor polisi L-3050-YL yang berada tepat di belakang sedan turut terlibat dalam kecelakaan beruntun ini.” Kata Kompol Sugeng, Minggu (4/1/2026).
Benturan pertama terjadi pada sedan, yang kemudian memicu tabrakan lanjutan pada sepeda motor di belakangnya. Ironisnya, berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, diketahui sopir bus Sumber Selamat bernama Mohammad Siswanto ternyata tidak memiliki SIM.
Karena posisi bus sudah masuk ke jalur berlawanan saat menyalip, ruang gerak sedan dan motor di belakangnya menjadi tertutup. Benturan pertama terjadi pada sedan, yang kemudian memicu tabrakan lanjutan pada sepeda motor di belakangnya,” tambahnya.
Ironisnya, berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, sopir bus Sumber Selamat yakni Mohammad Siswanto diketahui ternyata tidak SIM. “Setelah dilakukan periksa, ternyata yang bersangkutan tidak memiliki SIM BII Umum,” tegas Kompol Sugeng.
Kejadian tersebut mengakibatkan pengemudi dan penumpang mobil sedan menderita luka serius. Saat ini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum (RSU) Citra Medika, Tarik, Sidoarjo.
“Pengemudi sedan bernama Agus Supriono (40) , warga Tulungagung, mengalami patah tulang pinggul kanan. Sedangkan penumpang sedan Fauzan Luthfi Putra (16), seorang pelajar asal Malang, mengalami patah tulang pada bagian wajah.” Ujarnya.
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penyebab utama kecelakaan ini, diduga akibat sopir bus kurang berhati-hati saat mendahului atau menyalip.
“Penyebabnya utama kecelakaan, diduga karena sopir bus mengambil lajur terlalu ke kanan tanpa memperhatikan ruang gerak yang aman dari arah berlawanan.” Ungkap Kompol Sugeng.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut telah dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo untuk proses hukum lebih lanjut. Imbuhnya. ***
Pewarta : AGUS. W










