Jokowi Tandatangani Surat Pemberhentian Wamenkumham Eddy Hiariej

Foto ilustrasi Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej (Eddy Hiariej) di gedung KPK Jakarta, Senin (20/3/2023) lalu. Usai menjalani pemeriksaan KPK, terkait kasus dugaan penerimaan gratifikasi Rp 7 miliar melalui dua asisten pribadinya. (FOTO : Istimewah).

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengungkap bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi, telah menandatangani Surat pemberhentian Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej (Eddy Hiariej).

Surat Keputusan Presiden pemberhentian bernomor Nomor 57/M tanggal 7 Desember 2023 ditandatangani Kamis siang 7 Desember 2023.

“Tadi siang, Bapak Presiden telah menerima surat pengunduran diri Wamenkumham Bapak Eddy O.S. Hiariej. Bapak Presiden langsung menandatangani Keppres pemberhentian Bapak Eddy O.S. Hiariej sebagai Wamenkumham tertanggal 7 Desember 2023,” Kata Ari Dwipayana melalui pesan singkat di Jakarta, Kamis 7 Desember 2023.

Dia mengatakan Wamenkumham Eddy Hiariej menyampaikan surat pengunduran diri pada hari Senin 4 Desember 2023 lalu.

“Tetapi, karena Bapak Presiden sedang berada di luar kota sampai kemarin (Rabu, 6/12) petang, maka surat pengunduran diri baru diterima oleh Bapak Presiden siang tadi, setelah acara Rakornas Investasi dan UMKM Expo,” ujar Ari.

Sebagaimana diketahui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan Eddy Hiariej sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi.

KPK mengklaim telah mengantongi alat bukti yang cukup dalam penetapan tersangka terhadap Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej.

“KPK terkait bagaimana mekanisme ketika menetapkan seseorang sebagai tersangka tentu karena kami telah memiliki kecukupan alat bukti,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu. ***

Pewarta : BUDI W

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!