JOMBANG,NusantaraPosOnline.Com-Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut korban jiwa di Kabupaten Jombang. Seorang pelajar bernama Muhammad Iskandar Dzulqornain (16), warga Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak mobil Daihatsu Granmax di Jalan Raya Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Jumat (12/9/2025) siang.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 13.35 WIB, sesaat setelah korban pulang sekolah. Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Honda Vario bernopol S 6765 ON dari arah utara ke selatan. Ketika menuruni jembatan di jalan raya tersebut, motor yang dikemudikannya mendadak bertabrakan dengan mobil Granmax bernopol L 1159 ABY yang datang dari arah berlawanan.
Mobil tersebut dikemudikan oleh Mubaidil Anwar (32), warga Pare, Kabupaten Kediri. Benturan keras membuat korban terpental ke jalan. Warga sekitar yang mendengar suara tabrakan segera memberi pertolongan, namun nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Korban masih memakai seragam sekolah. Setelah bertabrakan, dia langsung tergeletak di jalan tanpa bergerak,” ungkap seorang saksi, Diky Prasetya (34), warga setempat.
Akibat kecelakaan tersebut, sepeda motor korban mengalami kerusakan parah, sementara bagian depan mobil pikap Granmax juga ringsek. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Jombang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. “Benar, korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Saat ini kasus masih dalam penyelidikan dan kendaraan sudah diamankan sebagai barang bukti,” terangnya.
Kecelakaan ini menambah daftar peristiwa tragis yang melibatkan pelajar di Jombang. Polisi mengimbau masyarakat, khususnya pelajar yang berkendara sepeda motor, agar selalu mengutamakan keselamatan di jalan raya, memakai helm standar, serta memperhatikan kondisi medan jalan.
“Orang tua juga kami harapkan ikut mengawasi anak-anaknya, terutama yang masih usia pelajar, saat berkendara. Keselamatan harus menjadi prioritas,” tambah Ipda Siswanto.***
Pewarta : RISKA










