Pemdes Blaru Kediri Bangun Jalan, Drainase, Dan TPT Dari Dana Desa

Suasana kekompakan Kades Blaru, Endro Prasmono SE, bersama perangkat desa setempat, berpose bersama di kantor desa Blaru.

KEDIRI, NusantaraPosOnline.Com-Pemerintah Desa (Pemdes) Blaru, kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, terus berupaya meningkatkan infrastruktur Desa. Tahun ini Pemdes tersebut memfokuskan Dana Desa, untuk pembangunan infrastuktur Jalan, Tembok penahan tanah (TPT), dan drainase.

Hal ini dilakukan untuk mendukung aktifitas perekonomian warganya, dan mensejahterakan warganya.

Tahun ini Pemerintah Desa Blaru, sukses melaksanakan tujuh paket pembangunan fisik, yang dibiayai dari Dana Desa tahap I, tahap II, dan Tahap III tahun anggaran 2023 sebesar Rp 567.909.000.

Kepala Desa (Kades) Blaru, Endro Prasmono SE mengatakan, dari 7 paket pembangunan fisik ini, berupa pekerjaan pembangunan jalan lingkungan, pembangunan TPT, dan pembangunan drainase jalan.

Proyek Rehab / Pembangunan jalan aspal poros desa Dusun Batan, Desa Blaru, yang sudah selesai dikerjakan.

“Dari 7 paket pekerjaan fisik tersebut, sebanyak 5 paket diantaranya adalah pekerjaan pembangunan jalan lingkungan, meliputi  Pembangunan / rehab jalan aspal di Dusun Bancangan-Dusun Karangdowo; dan Rehab jalan aspal di Dusun Batan-Dusun Balongcino.” Kata Endro Prasmono. Selasa (5/11/2023).

Selanjutnya, pembangunan jalan Rabat Beton yang berlokasi di tiga dusun, yakni di Dusun Batan I; di Dusun Batan II; Dusun Slangking redjo. Jadi total ada 5 paket pembangunan jalan lingkungan, yang kita bangun tahun ini.

“Sedangkan 2 paket, yakni Pembangunan drainase di dusun Klampokrejo; dan Paket pembangunan TPT jalan usaha tani Dusun Balongcino (Pekerjaan berupa pembersihan, pengurugan, dan pembangunan TPT).” Terang Endro.

”Seluruh paket pembangunan jalan, di lapangan sudah selesai semuanya, termasuk pembangunan drainase, dan TPT. Saat ini hasil pembangunan tersebut sudah dapat dirasakan oleh warga selaku penerima manfaat.” Ujar Kades Blaru.

Jalan Rabat Beton di Desa Blaru yang sudah selesai dikerjakan, dibiayai dari Dana Desa 2023.

Dikatakannya, pembangunan jalan, Tembok penahan tanah (TPT), dan drainase tersebut berdasarkan usulan masyarakat melalui Musyawarah desa (Musdes). Jadi warga merasa senang atas pembangunan ini.

“Warga senang dengan adanya pembangunan jalan, TPT, dan drainase tersebut. Karena warga sudah lama mengidam-idamkan pembangunan ini. Berkat Dana Desa tahun ini, penantian warga dapat kami realisasikan.” Tutur Kades Blaru.

Endro juga menjelaskan, pembangunan jalan lingkungan ini bertujuan untuk mendukung aktifitas warga, aktifitas ekonomi, pertanian, pendidikan, dan lain-lain.

“Dengan jalan yang baik, saya berharap aktifitas warga semakin lancar, bisa menambah kesejahteraan warga.” Ungkapnya.

Pembangunan TPT dan drainase, sambung Endro, bertujuan untuk menguatkan badan jalan, dan untuk mengatasi genangan air pada jalan.

Proyek drainase di desa Blaru, yang sudah selesai dikerjakan, dibiayai dari Dana Desa 2023.

“Dengan adanya bangunan TPT dan drainase, diharapkan jalan lingkungan tidak mudah rusak. Karena TPT dan drainase jalan berfungsi untuk menguatkan badan jalan, dan mengendalikan lintasan air hujan di permukaan jalan dan dari daerah di sekitarnya agar tidak merusak konstruksi jalan.” Ujarnya.

Ia juga berharap, pembangunan ini dapat membawa kemajuan desa Blaru dari segala bidang. Dan semoga pembangunan ini membawa banyak manfaat bagi warganya. Pungkas Endro.

Sementara itu ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Dana Desa, Desa Blaru, Moh Saifullah mengatakan bahwa pihaknya selaku pelaksana proyek pembangunan jalan, TPT dan drainase di desa Blaru, yang dibiayai dari DD tahun 2023, telah melaksanakan pekerjaan dengan semaksimal mungkin.

“Dalam bekerja kami mengutamakan kualitas hasil pekerjaan, agar bangunan bisa kuat, masa pengunaan bangunan bisa lama. Dan Alhamdulillah pembangunan berjalan lancar, berkat kekompakan TPK, Pemdes, BPD, dan masyarakat setempat.” Kata Saifullah.

Proyek pembersihan, pengurugan, dan pembangunan TPT di desa Blaru, yang sudah selesai dikerjakan, dibiayai dari Dana Desa 2023.

Ia juga menjelaskan, dalam pengerjaan proyek ini, dilaksanakan secara bertahap menyesuaikan pencairan DD.

“Bantuan DD ini cairnya, tiga tahap, jadi dalam mengerjakan proyek, kita menyesuaikan dengan jadwal pencairan DD. Untuk pengerjaan proyek dilaksanakan secara swakelola, tenaga kerja diambilkan dari warga setempat. Hal ini sebagai bentuk pemberdayaan warga.” Ujarnya.***

Pewarta : DINDA PERTIWI

Editor : NUR AINI AULIA

Berikut ini rincian 7 paket proyek fisik Dana Desa, yang sokses dilaksanakan Pemerintah Desa Blaru Tahun 2023 ini :

Dana Desa Tahap I

  1. Rehab jalan aspal poros desa Dusun Batan – Dusun Balongcino dengan volume 450x 3m (1.350 m2) menelan biaya Rp 83.460.000.
  2. Rehab jalan aspal poros desa Dusun Bancangan — Dusun Karangdowo, volume (385x3m = 1.155 M2) anggaran Rp 69.635.000.
  3. Pembersihan dan Pengurukan jalan volume 450 M x 6 M, serta pembangunan TPT jalan di Dusun Balongcino volume 50 M x 0,50 x 0,80 , anggaran Rp 103.886.000.

Dana Desa Tahap II

  1. Pembangunan jalan Rabat Beton di Dusun Batan 1, volume 181 x 3 x 0,15 M anggaran Rp 108.042.000
  2. Pembangunan Jalan Rabat Beton di Dusun Batan II, volume 108 x 3 x 0,15 M anggaran Rp 63.700.000.
  3. Pembangunan Jalan Rabat Beton di Dusun Slangkingrejo, volume 170 x 2,5 x 0,15 M, anggaran Rp 87.350.000.

Dana Desa Tahap III

  1. Pembangunan Drainase pasangan batu di Dusun Klampokrejo, Volume 75 M x (0,40 -0,50 M) x 0,70 , anggaran Rp 51.836.000.

Sember : Pemerintah Desa Blaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!