Pemdes Gumulan Sukses Bangun Jalan Usaha Tani Melalui Program Jombang Berkadang

Jalan rabad beton yang berlokasi di kawasan pertanian di Desa Gumulan, yang sudah selesai dibangun. Dibiayai dari bantuan program Jombang Berkadang 2022. Rabu (9/11/2022).

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Pemerintah Desa Gumulan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa timur, tahun ini sukses membangun Jalan Usaha Tani (JUT) yang dibiayai dari anggaran program Jombang Berkarakter dan Berdaya Saing (Jombang Berkadang) yang bersumber dari APBD Jombang 2022.

Kepala Dusun Gumulan II, Rokhman Affandi yang sekaligus merupakan TPK (Tim pengelola kegiatan) dusun, mengatakan tahun 2022 ini Pemdes Gumulan melaksanakan kegiatan pembangunan Jalan usaha tani (JUT) berupa jalan Rabat Beton.

“JUT yang dibangun tersebut berlokasi di Dusun Gumulan II desa Gumulan, berupa jalan rabat beton sepanjang 170 meter, lebar 3 meter dan, Ketebalan 12 Cm. Pembangunan jalan tersebut, menelan dana sebesar Rp 111.900.000. Yang bersumber dari bantuan program Jombang Berkadang 2022.” Ujarnya. Rabu (9/11/2022).

Menurut Affandi, sebelum dibangun jalan rabad beton ini, sebelumnya jalan hanya berupa tanah biasa. Berkat bantuan Jombang Berkadang  2022, Pemdes Gumulan bisa membangun jalan rabad beton sebagai jalan usaha tani.

Suasana saat pengerjaan jalan rabad beton didesa Gumulan.

“Pembangunan bertujuan, untuk meningkatkan kualitas dan fungsi jalan, dan untuk meningkatkan produktifitas lahan pertanian warga. Agar jalan nyaman untuk dilewati, dan agar warga mudah dalam mengangkut hasil pertanian.” Kata Affandi.

Tak hanya itu, pembangunan JUT ini juga bertujuan untuk mendukung aktifitas perekonomian warga, mendukung aktifitas sehari-hari warga. Dengan pembangunan JUT ini, diharapkan membawa kemakmuran bagi warga, dan bisa membawa kemajuan desa Gumulan disegala bidang. Ujarnya.

Affandi juga menjelaskan, bahwa pengerjaan fisik JUT tersebut dimulai pada awal Oktober 2022 dan saat ini bangunan sudah selesai 100 persen. Jalan sudah dapat dirasakan manfaatnya oleh warga selaku penerima manfaat pembangunan.

“Pengerjaan proyek JUT ini, dilaksanakan secara swakelola, tenaga kerja diambilkan dari warga setempat, hal ini sebagai wujud pemberdayaan masyarakat dalam membangun desa.” Ujarnya.

Kami mengoptimalkan tenaga lokal atau warga setempat, yang menjadi pekerjaannya. Jadi selain dapat dirasakan pembangunan infrastruktur jalan untuk aktifitas warga, juga dapat menciptakan pekerjaan yang sementara, yang tentunya dapat menambah penghasilan masyarakat. Pungkas Affandi.

Suasana saat pengerjaan jalan rabad beton didesa Gumulan.

Ditempat terpisah, Ketua RT setempat Dusun Gumulan II, Abd Ngadi mengatakan pembangunan jalan rabad beton tidak lepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat Desa Gumulan.

“Untuk mengerjakan proyek jalan ini kami mengutamakan kualitas hasil pekerjaan, agar jalan yang kita bangun bermutu bagus, dan masa penggunaan bangunan juga bisa bertahan lama.” Ujar Abd Ngadi.

Ngadi, mengaku pembangunan ini disambut positif oleh warga setempat. “Warga merasa senang atas pembangunan jalan tersebut. Karena, sebelumnya jalan tidak nyaman untuk dilewati namun berkat bantuan program Jombang Berkadang tahun 2022 ini jalan tersebut bisa dibangun.” Ujarnya.

Ngadi menyebutkan, warga sudah lama mengidam-idamkan pembangunan jalan ini, Allhamdulillah, berkat bantuan program Jombang Berkadang tahun ini, jalan yang diinginkan warga bisa kita bangun.

“Pelaksanaan pembangunan sejak awal pengerjaan, sampai jalan selesai dibangun berjalan lancar berkat kerjasama dan kekompakan TPK, Pemerintah desa, BPD, dan masyarakat desa Gumulan. Kami berharap pembangunan jalan usaha tani ini, bisa membawa kemajuan desa Gumulan disegala bidang.” Ucap Ngadi. (Snt/Ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!