JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Di tengah masa pandemi Covid-19 Pemerintah Desa (Pemdes) Manduro, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa timur, masih terus gencar melaksanakan pembangunan infrastruktur desa, yakni membangun jalan lingkungan berupa jalan rabad beton, dan membangun jembatan.
Hal ini dilakukan, sebagai komitmen Pemerintah desa Manduro, Jombang, untuk mendukung aktifitas perekonomian, pertanian, dan pendidikan warganya.
Kepala desa (Kades) Manduro, Jombang, Jamilun menuturkan, tahun 2021 pemerintah desa Manduro, memprioritaskan Dana Desa (DD) untuk pembangunan jalan rabat beton di dua dusun, yakni : Di dusun Guwo dengan Volume 528,00 x 3,00 x 0,20 meter dengan anggaran Rp Rp.200 juta. Dan Didusun Dusun Mato’an dengan Volume 215.00 x 2.50 = 537,50 M2 menelan anggaran Rp 160 juta.

“Selain untuk pembangunan jalan, Dana Desa 2021 juga kita gunakan untuk pembangunan Jembatan Dusun Dander Volume 1.00 M dengan anggaran Rp 50,670 juta.” Ujar Jamilun. Rabu (12/1/2022)
Menurut Jamilun, pembangunan jalan dan jembatan tersebut merupakan prioritas pemerintah desa dan masyarakat. Karena pembangunan ini hasil musyawarah dari tingkat Musdus sampai Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan).
“Saya berharap pembangunan ini dapat meningkatkan kesejahteraan warga. Karena dengan jalan yang memadai akan memudahkan warga beraktifitas dalam mencari nafkah sehari hari.” Kata Kades Manduro.
Pengerjaan jalan dilaksanakan secara swakelola oleh Tim pengelola kegiatan (TPK) desa Manduro, dan tenaga kerja diambilkan dari warga setempat. Hal ini untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Bantuan tersebut dalam bentuk upah kerja. Jadi proyek jalan selain meningkatkan infrastruktur desa, juga bisa menyerap tenaga kerja dari warga.

“Pelaksanaan pengerjaan dilapangan mulai dilaksanakan pada Juli 2021 dari Dana Desa Tahap pertama sampai Tahap ke-tiga dan pada akhir Desember pembangunan sudah selesai 100 persen. Alhamdulilah berkat dukungan masyarakat, pengerjaan dari awal hingga selesai berjalan lancar, sesuai perencanaan.” Terang Kades Manduro.
Kades Jamilun menjelaskan, pembangunan jalan rabad beton di 2 Dusun tersebut bertujuan untuk menunjang aktifitas perekonomian warga, atau untuk memudahkan warga dalam menjalankan aktifitas warga sehari hari. Baik aktifitas pertanian, pendidikan, maupun perdagangan.
Kades Manduro, berharap pembangunan ini bisa membawa banyak manfaat bagi warganya. Bisa mensejahterakan warga. Karena Menurut Jamilun, dengan jalan lingkungan yang baik dan layak warga akan mudah menjalankan aktifitas, sehari-hari.
“Pembangunan jalan tersebut mendapat sambutan positif, dari warga karena pembangunan ini memang sudah lama diidam-idamkan warga, berkat Dana Desa 2021 harapan warga dapat kami penuhi yaitu dengan membangun jalan tersebut.” Tutur Jamilun.

Kades Jamilun juga menambahkan, sebelum dibangun jalan rabad beton, kondisi jalan masih berupa jalan batu dan sudah rusak parah. Oleh karena itulah warga menginginkan pembangunan jalan. Sekarang setelah dilakukan pembangunan jalan rabad beton, kondisi jalan sekarang sudah bagus. Imbuhnya.
Ditempat terpisah ketua Tim pengelola kegiatan (TPK) desa Manduro, Narto, mengatakan pelaksanaan pengerjaan jalan rabat beton dan Jembatan dari Dana Desa ini, dilakukan dengan cara padat karya tunai, semua tenaga kerja kita ambilkan dari warga setempat, hal ini untuk pemberdayaan warga.
“Pengerjaan kita lakukan secara bertahap karena pencairan Dana Desa dari Pemkab Jombang, dilakukan secara bertahap, yakni tiga kali pencairan. Pengerjaan kita mulai Juni
Juli 2021 dan pada akhir Desember pembangunan sudah rampung 100 persen. Pengerjaan dari awal hingga selesai berjalan lancar, sesuai perencanaan. Itu semua berkat dukungan dari warga desa Manduro Sekarang jalan yang dibangun tersebut sudah difungsikan, dan warga sangat senang dengan pembangunan jalan rabat beton, tersebut.” ujar Narto. (Ris/Snt)










