Pemdes Sumbergondang Jombang Bangun Jalan Lingkungan, TPJ dan Duiker

Penampakan jalan cor beton bertulang di desa Sumbergondang, yang dibangun dari DD dan BKK tahun 2024. Selasa (4/6/2024). (Foto : Dok koran Nusantara Pos / Rurin).

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Pembangunan infrastruktur desa terus dilakukan oleh Pemerintah Desa Sumbergondang Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang, Jawa timur. Misalnya baru-baru ini, pemerintah desa tersebut sukses melaksanakan pembangunan jalan lingkungan, Tembok penahan jalan (TPJ) dan Duiker. Bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi warganya.

Kepala Desa (Kades) Sumbergondang, Kabupaten Jombang, Sunarto mengatakan, tahun ini pihaknya melaksanakan 6 (enam) paket kegiatan infrastruktur desa. Diantaranya berupa pembangunan jalan lingkungan 3 (tiga) paket, pembangunan Tembok penahan jalan (TPJ) 1 paket, dan pembangunan Duiker 2 (dua) paket.

“Sumber pendanaan 6 paket kegiatan tersebut, dibiayai dari Dana Desa (DD) dari APBN 2024, dan program Bantuan keuangan khusus (BKK) yang bersumber dari APBD Jombang 2024.” Kata Kades Sunarto. Selasa (4/6/2024).

Ia merincikan, kegiatan yang dibiaya dari Bantuan keuangan khusus (BKK), yakni pembangunan jalan lingkungan jenis rabat beton bertulang di Dusun Bedander dengan panjang 63 meter, lebar 4 meter, menelan biaya Rp 100 juta; Dan pembangunan jalan rabat beton bertulang di dusun Bedander, panjang 95,70 meter dan lebar 4 meter, menelan biaya Rp 150 juta.

Kades Sumbergondang Sunarto (baju putih), berpose bersama perangkat desa setempat.. (Foto : Istimewah).

“Sedangkan kegiatan yang dibiayai dari Dana Desa 2024, sebanyak 4 paket. Yakni berupa pembangunan duiker di Dusun Bedander panjang 11 meter dan lebar 1 meter anggaran Rp 50 juta; Pembangunan duiker di dusun Gondang panjang 7 meter lebar 80 Cm, anggaran Rp 50 juta; Pembangunan jalan lingkungan jenis rabat beton bertulang di Dusun Bedander, panjang 128, 5 meter dan lebar 4 meter, biaya Rp 200 juta; dan Pembangunan TPJ (TPJ dua sisi) dari pasangan batu di Dusun Sawahan, panjang 212 meter anggaran Rp 121.080 Juta.” Terang Sunarto.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa progres kegiatan tersebut saat ini, sebanyak lima paket sudah terbangun 100 persen selesai. Dan 1 paket yang belum selesai, yakni pembangunan TPJ sedang dalam tahap pengerjaan.

“Untuk pekerjaan jalan lingkungan dan Duiker semuannya sudah selesai 100 persen. Sudah dapat digunakan oleh masyarakat, sebagai penerima manfaat pembangunan.” Ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, pengerjaan bangunan dilaksanakan secara swakelola oleh Tim pengelola kegiatan (TPK) desa Sumbergondang. Tenaga kerjanya diambilkan dari warga setempat. Dengan tujuan agar menyerap tenaga kerja dari warga yang membutuhkan pekerjaan.

“Pembangunan ini, mendapat apresiasi dan sambutan positif dari warga. Karena warga merasa senang, atas pembangunan jalan lingkungan, TPJ dan Duiker ini. Pembangunan ini berdasarkan usulan dari warga, yang disampaikan melalui Musyawarah Desa (Musdes) antara Pemerintah desa, BPD, unsur masyarakat.” Tutur Kades Sunarto.

Kades Sumbergondang Sunarto, menunjukan bangunan jalan rabat beton dan bangunan duiker, yang dibangun dengan DD dan BKK 2024. Selasa (4/6/2024). (Foto : Dok koran Nusantara Pos / Rurin).

Menurut Sunarto, warga sangat senang atas pembangunan ini, karena warga sudah lama mengusulkan kepada Pemdes.

“Berkat DD dan BKK tahun ini, harapan dan usulan warga bisa kami wujudkan. Saya berharap, pembangunan ini dapat membawa banyak manfaat bagi warga.” Ungkapnya.

Dikatakanya, kegiatan pembangunan jalan lingkungan, TPJ, dan duiker ini, bertujuan untuk mendukung aktifitas warga sehari-hari, baik aktifitas ekonomi, pertanian, pendidikan, perdagangan, dan lain-lain.

“Dengan adanya pembangunan ini, aktifitas warga akan menjadi lancar. Melalui pembangunan ini diharapkan akan mendukung dan mendorong pertumbuhan ekonomi warga kearah yang positif.” Tuturnya.

Kades Sunarto menambahkan, bahwa tiga paket proyek jalan lingkungan yang dibangun tersebut. Berada dalam satu lokasi yang sama, yakni di Dusun Bedander.

“Pembangunan jalan lingkungan sengaja dibuat menjadi 3 paket, karena pengerjaan dilakukan secara bertahap, dan sumber pendanaannya ada dua, yaitu dari DD dan BKK. Oleh karena itulah, proyek jalan lingkungan dijadikan tiga paket. Imbuh Sunarto.

Ketua TPK Desa Sumbergondang Jani mengatakan, pengerjaan pembangunan dimulai pada April 2024. Dari 6 paket proyek tersebut, 5 paket pekerjaan saat ini sudah selesai 100 persen. Yang belum selesai 1 paket pekerjaan, yakni pekerjaan TPJ.

Kades Sumbergondang Sunarto, menunjukan bangunan duiker, yang dibangun dengan DD 2024. Selasa (4/6/2024). (Foto : Dok koran Nusantara Pos / Rurin).

“Pekerjaan TPJ saat ini sedang dalam pengerjaan. Untuk progress pekerjaan sudah selesai mencapai 50 persen. Pengerjaanya terus kita kebut agar selesai tepat waktu. Ditarjetkan sebelum akhir Juni 2024, bangunan TPJ sudah selesai 100 persen.” Terang Jani. Selasa (4/6/2024).

Untuk tenaga kerja, semuanya diambilkan dari warga setempat, sebagai wujud pemberdayaan terhadap warga.

“Dari awal pengerjaan, Alhamdulillah sampai hari ini berjalan lancar. Berkat dukungan dari Pemdes, BPD, dan masyarakat setempat.” Pungkas Jani ketua TPK Desa Sumbergondang.

Sementara itu, Herman warga setempat mengatakan, bahwa warga sangat berterima kasih kepada Pemdes Sumbergondang, yang telah membangun jalan lingkungan di Dusun Bedander tersebut. Karena jalan yang dibangun sangat dibutuhkan oleh warga.

“Pembangunan jalan ini, akan meningkatkan aksesibilitas ke layanan penting seperti sekolah, pusat kesehatan, pasar, pertanian, perdagangan, dan lain-lain. Jadi pembangunan jalan lingkungan tersebut pasti akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi warga.” Ujarnya.

Tak hanya itu, dengan jalan yang bagus akan membuat warga nyaman, melintas jalan tersebut. Ungkap Herman.***

Pewarta : RURIN

Simak Vidio : Pemdes Sumbergondang Jombang Bangun Jalan, TPJ dan Dueker

Pemerintah Desa Sumbergondang Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang, baru-baru ini, sukses melaksanakan pembangunan jalan lingkungan, Tembok penahan jalan (TPJ) dan Duiker. Yang dibiayai dari Dana Desa (DD) dari APBN 2024, dan program Bantuan keuangan khusus (BKK) yang bersumber dari APBD Jombang 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!