Pemdes Watudakon Jombang Bangun Banyak Infratruktur Dari DD dan BKK

Jalan usaha tani, berlokasi diareal pertanian di Desa Watudakon, yang sudah selesai dibangun dengan Dana Desa 2024. Jumat (31/5/2024). (Foto : Dok koran Nusantara Pos / Rurin).

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Pemerintah Desa (Pemdes) Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa timur, banyak membangun infrastruktur. Pembangunan infrastruktur itu bertujuan untuk mendukung aktifitas ekonomi warganya, dan mengentaskan kemiskinan di wilayahnya.

Salah satunya, pada tahun 2024 ini Pemdes Watudakon, kabupaten Jombang, melaksakana 6 (enam) paket, kegiatan pembangunan infrastruktur / fisik. Yang dibiayai dari Dana Desa (DD) dan Bantuan keuangan khusus (BKK) yang bersumber dari APBD Jombang 2024.

Suasana kekompakan Kades Watudakon, Suharto S.Sos, ST (nomer 5 dari kiri) berpose bersama perangkat desa setempat. (Foto : Istimewah).

Kepala Desa (Kades) Watudakon, Suharto S.Sos, ST mengatakan, tahun 2024 ini Pemdes Watudakon, Kabupaten Jombang melaksanakan 6 paket program infrastruktur.

Ia memaparkan enam paket tersebut, diantaranya adalah berupa pembangunan gedung posyandu di dusun Rembugwangi dengan anggaran Rp 312 juta, saat ini bangunan sudah selesai 100 persen; Pembangunan / rehabilitasi gedung kantor desa, anggaran Rp 150 juta, sudah selesai 100 persen; dan Pembangunan drainase jenis pasangan batu di dusun Rembugwangi volume 217 meter, anggaran Rp 100 juta. Saat ini dalam pekerjaan, progres sudah mencapai 60 persen.

“Kegiatan pembangunan gedung posyandu, rehabilitasi gedung kantor desa, dan drainase ini, ketiganya dibiayai dari program BKK tahun 2024.” Tutur Suharto. Jumat (31/5/2024).

Penampakan bangunan Posyandu di Desa Watudakon, yang dibangun dari BKK 2024. Jumat (31/5/2024). (Foto : Dok koran Nusantara Pos / Rurin).

Selanjutnya yang tiga paket lainnya, diantaranya adalah berupa pembangunan Jalan usaha tani, jenis rabat beton bertulang panjang 297 meter, dan lebar 3 meter, berlokasi diareal persawahan di desa Watudakon; Kemudian, pembangunan jalan lingkungan jenis rabat beton bertulang, panjang 132 dan lebar 4 meter, lokasi dusun Jungkir; dan Pembangunan jalan lingkungan jenis rabat beton bertulang di dusun Watudakon panjang 132 meter lebar 4 merer.

“Pembangunan jalan usaha tani, dan 2 paket jalan lingkungan ini, ketiganya dibiayai dari Dana Desa (DD) tahun 2024. Dan ketiga jalan tersebut mengunakan kontruksi rabat beton bertulang, saat ini jalan tersebut semuanya sudah selesai 100 persen.” kata Kades Suharto.

Ia menjelaskan, pengerjaan 6 paket proyek tersebut dilaksanakan oleh Tim pengelola kegiatan (TPK) desa Watudakon. Mulai dikerjakan pada April 2024 sampai sekarang, sudah selesai 5 paket.

Penampakan kantor desa Watudakon, yang baru selesai dibangun. Yang dibiayai dari BKK 2024. Jumat (31/5/2024). (Foto : Dok koran Nusantara Pos / Rurin).

Yang belum selesai 1 paket, yakni pembanguna drainase, sekarang dalam pengerjaan, ditarjetkan 10 hari lagi rampung 100 persen. Sambung Kades Suharto.

“Enam paket kegiatan ini, merupakan salah satu upaya nyata yang dilakukan Pemdes Watudakon, untuk meningkatkan memperbaiki kualitas infrastruktur desa. Untuk mendukung aktifitas warga sehari-hari, mulai dari aktifitas pertanian, pendidikan, dagang, dan lain-lainya. Melalui pembangunan ini saya berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi warga kearah yang positif.” Ungkapnya.

Kades Watudakon juga menceritakan, tentang pentingnya 6 paket proyek ini. Pembangunan kantor desa dan gedung posyandu yang baik dan layak diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Jalan rabat beton di Desa Watudakon, yang sudah selesai dibangun dengan Dana Desa 2024. Jumat (31/5/2024). (Foto : Dok koran Nusantara Pos / Rurin).

“Sedangkan pembangunan jalan, yang baik akan meningkatkan aksesibilitas ke layanan penting seperti sekolah, pusat kesehatan, dan pasar. Jadi pembangunan ini merupakan modal kami untuk mendorong pertumbuhan ekonomi warga agar lebih baik lagi.” Ujarnya.

Inti dari pembangunan ini, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena akan mempermudah akses masyarakat dalam berbagai kegiatan. Tandasnya.

Sementara itu, ketua TPK Desa Watudakon Karman mengatakan, pihaknya tahun ini melaksanakan 6 paket bangunan fisik, diantaranya pembangunan / rehab kantor desa dua lantai, Gedung posyandu, Drainase, Jalan pertanian, dan jalan lingkungan (sebanyak 2 paket paket).

Jalan rabat beton di Desa Watudakon, yang sudah selesai dibangun dengan Dana Desa 2024. Jumat (31/5/2024). (Foto : Dok koran Nusantara Pos / Rurin).

“Dari 6 paket tersebut, saat ini sudah 5 paket selesai  100 persen. Yang satu paket pekerjaan drainase, sekarang sedang dalam pengerjaan, ditarjetkan 10 hari lagi selesai 100 persen.” Kata Karman.

Ia menambahkan, pengerjaan proyek ini dengan cara swakelola. Untuk tenaga kerjanya diambilkan dari warga setempat.

“Pekerja yang terlibat diambil dari dusun yang mendapat program ini, dengan prioritas diberikan kepada warga yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Hal ini untuk memberikan kesempatan bagi warga setempat yang sangat membutuhkan pekerjaan.” Ujarnya.

Proyek pembangunan Drainase di Desa Watudakon, yang sedang dalam pengerjaan. Dibangun dengan BKK 2024. Jumat (31/5/2024). (Foto : Dok koran Nusantara Pos / Rurin).

Dalam pengerjaan proyek, kami juga mengutamakan kualitas dan mutu hasil pekerjaan. Agar menghasilkan bangunan yang berkualitas baik, masa penggunaan bangunan bisa bertahan lama.

Menurut Karman, dari awal pengerjaan, sampai saat ini, pengerjaan berjalan lancar, berkat dukungan Pemdes, BPD, dan masyarakat setempat. pungkasnya.***

Pewarta : RURIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!