godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Desember 8 2019
Home / Pemerintah / Pemkab Jombang Bangun Jembatan Sungai Ngotok Di Desa Bongkot
Pengerjaan, Setting perancah perkuatan Gierder

Pemkab Jombang Bangun Jembatan Sungai Ngotok Di Desa Bongkot

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Dinas Pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) Kabupaten Jombang, Jawa timur, tahun ini membangun jembatan baru yang melintasi sungai Ngotok Ring kanal, di Desa Bongkot, Kecamatan Peterongan, Jombang.

Jembatan tersebut dengan lebar 6 meter, menghubungkan antara Kecamatan Peterongan, dengan Kecamatan Kesamben, dibiayai dari APBD Jombang tahun 2019 sebesar Rp 6,374 milyar.

”Jembatan sungai Ngotok, di desa Bongkot yang di bangun 2019 ini sangat vital karena menjadi penghubung antara kecamatan Peterongan dengan Kecamatan Kesamben, dan kebeberapa kecamatan lain mendatang,” kata Miftahul Ulum, Pelaksana tugas (Plt) Dinas PUPR Kabupaten Jombang.

Pengerjaan pengecoran Dinding Tembok penahan jembatan Jembatan II

Ulum mengatakan, sebelumnya dilokasi tersebut sudah ada jembatan lama lebarnya hanya 3 meter, jadi sangat sempit, sehingga sering terjadi kemacetan, dan dikeluhkan masyarakat “Untuk berpapasan mobil dengan sepeda motor saja tidak bisa. Jadi kalau ada mobil yang akan lewat harus bergantian menyeberang melintasi jembatan. Oleh karena itulah tahun 2019 ini kita bangun jembatan baru yang ukuranya  dua kali lipat dari jembatan lama. Jembatan lama lebarnya 3 meter, sedangkan jembatan baru lebar 6 meter, yang memiliki kekuatan menahan beban mencapai 30 ton yang artinya truk tronton dapat juga melewati jembatan tersebut.” Ujarnya.

Saat ini menurut dia, pengerjaan jembatan sedang dalam pengerjaan. Progress jembatan Bongkot II sudah dilaksanakan pengecoran plat jembatan, sehingga tinggal menyelesaikan beberapa item pekerjaan persandangan jembatan. Dan kami tarjetkan pada 23 November 2019, jembatan II di Desa Bongkot, ini sudah selesai.

“Meski dibangun jembatan baru, tapi jembatan lama tidak akan dibongkar, tetap akan difungsikan untuk kendaraan roda 2. Kami berharap pembangunan infastruktur senilai Rp 6,374 milyar ini, bisa meningkatkan produktifitas ekonomi masyarakat, dan memudahkan akses masyarakat.” Tambah Ulum.

Menurut Tukiman, salah seorang warga desa Bongkot, ia mengaku sangat senang dengan pembangunan jembatan tersebut. “Jembatan yang lama sangat sempit. Hanya bisa dilewati satu mobil, jadi jika ada mobil yang hendak melewati jembatan terpaksa antri dan sering terjadi kemacetan. Hal ini sangat dikeluhkan warga. Dengan adanya pembangunan ini, warga pasti sangat senang.” Kata dia.

Tukiman menjelaskan, pembangunan jembatan baru, ini tak hanya menghubungkan kecamatan Peterongan – Kesamben, tapi juga bisa menghubungkan ke beberapa kecamatan lain. Pembangunan jembatan Bongkot II ini sangat strategis, dan sangat membantu aktifitas masyarakat. Imbuhnya. (Ris/Snt)

Check Also

Wali Kota Mojokerto, Resmikan Klinik Kecantikan RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo

MOJOKERTO, NusantaraPosOnline.Com-Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dengan didampingi Direktur RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo dr …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *