Peristiwa

Penjaga Tirta Wisata Jombang Ditemukan Tewas di Pos Penjagaan

×

Penjaga Tirta Wisata Jombang Ditemukan Tewas di Pos Penjagaan

Sebarkan artikel ini
Penjaga Tirta Wisata Jombang Ditemukan Tewas di Pos Penjagaan. Sabtu (21/6/2025).

Sejak Jumat malam (20/6/25), korban tidak terlihat keluar dari ruang jaga. Rekan-rekannya sempat mengira ia masih tidur pada Sabtu pagi, namun saat diperiksa, tubuhnya sudah dalam keadaan kaku dan tidak merespons.

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Warga disekitar kawasan wisata Tirta Wisata (TW) Desa Keplaksari Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria bernama Abdul Mukid (56), Sabtu (21/6/2025) siang.

Korban, diketahui merupakan warga Dusun Kedungmacan, Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Jombang ini, yang bekerja sebagai penjaga Tirta Wisata, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam pos jaga sebelah timur kawasan tersebut, sekitar pukul 10.00 WIB.

Penemuan jasad Abdul Mukid ini, sontak mengejutkan warga sekitar kawasan Tirta Wisata yang sudah berpuluh tahun mangkrak tersebut.

Salah satu rekan korban, Pardi, mengungkapkan bahwa Mukid terakhir kali terlihat dalam kondisi lemah pada malam sebelumnya.

“Wajahnya pucat dan dia terlihat tidak bertenaga. Kami sempat menyarankan agar dia pergi berobat, namun ia hanya minum obat warung dan beristirahat,” ujarnya.

Sejak Jumat malam, korban tidak pernah terlihat keluar dari ruang jaga. Rekan-rekannya sempat mengira ia masih tidur pada Sabtu pagi, namun saat diperiksa, tubuhnya sudah dalam keadaan kaku dan tidak merespons.

Kapolsek Peterongan, Iptu Solihin Budi Santosa, membenarkan adanya laporan penemuan mayat tersebut. Ia mengatakan bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Jombang dan petugas medis dari Puskesmas Peterongan untuk melakukan olah TKP.

“Korban adalah petugas malam di kawasan Tirta Wisata. Ia ditemukan tak bernyawa di pos jaga, dan dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya,” terang Iptu Solihin.

Lebih lanjut, Kapolsek menyebutkan bahwa dugaan awal penyebab kematian adalah komplikasi penyakit yang diderita korban.

“Informasi dari keluarga menyebutkan bahwa beliau memiliki riwayat diabetes, kolesterol tinggi, dan indikasi gagal ginjal. Bahkan terlihat ada pembengkakan di bagian kaki,” jelasnya.

Seluruh prosedur visum luar telah dilakukan di lokasi kejadian. Karena tidak ditemukan unsur tindak pidana, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Keluarga korban menyatakan menerima kejadian ini dengan lapang dada dan menolak dilakukan autopsi lebih lanjut.

“Kami ikhlas. Beliau memang sudah lama memiliki riwayat penyakit,” ujar salah satu anggota keluarga.

Kepergian Abdul Mukid meninggalkan kesedihan mendalam, tak hanya bagi rekan-rekan kerjanya, tetapi juga bagi masyarakat sekitar yang mengenalnya sebagai pribadi yang bertanggung jawab dan setia dalam tugas, meski dalam kondisi fisik yang menurun.

Pihak pengelola Tirta Wisata turut menyampaikan belasungkawa dan penghormatan terakhir bagi almarhum, yang selama ini dikenal sebagai sosok yang tak pernah absen menjalankan tugas, bahkan saat kesehatannya mulai menurun.***

Pewarta : WAHYU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!