Pembangunan ini bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah, dan untuk kesejahteraan masyarakat. Jalan yang bagus akan mempermudah distribusi hasil usaha warga.
JOMBANG,NusantaraPosOnline.com-Pemerintah Desa Kauman Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang, Jawa timu, melaksanakan kegiatan pembangunan jalan aspal hotmix yang menghubungkan Dusun Kauman dengan Dusun Sekaru. Proyek ini memiliki panjang 223 meter, dan lebar 3 meter, menelan anggaran sebesar Rp 112.217.000.
Pekerjaan pembangunan dimulai pada 17 April 2026 dan menjadi bagian dari Program Desa Mantra (Maju dan Sejahtera). Program ini merupakan upaya untuk mewujudkan visi Bupati Jombang, Warsubi, dalam meningkatkan efisiensi birokrasi desa sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.

Kepala Desa Kauman, Riyanto, menyampaikan bahwa pembangunan jalan aspal ini difokuskan untuk memperlancar akses transportasi antar dusun. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas warga diharapkan semakin lancar, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun kegiatan ekonomi.
“Pembangunan ini tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah, dan untuk kesejahteraan masyarakat. Jalan yang bagus akan mempermudah distribusi hasil usaha warga,” ujarnya.

Selain itu, pembangunan jalan ini juga diharapkan mampu mendukung pemberdayaan ekonomi lokal serta mempercepat pertumbuhan desa secara menyeluruh.
“Semoga pembangunan jalan ini, memberikan manfaat yang banyak dan dirasakan oleh warga karena sebelumnya jalan sudah mengalami rusak parah, lantaran termakan usia. Oleh karena itulah, tahun ini jalan tersebut kita bangun.” ungkapnya.
Pembangunan ini, mendapatkan respon positif dan antusiasme tinggi dari warga setempat. Proyek ini dianggap sebagai wujud nyata peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sementara itu, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Wiyanto, menjelaskan bahwa pengerjaan dilakukan dengan memperhatikan kualitas agar hasilnya maksimal dan tahan lama.
“Kami pastikan proses pengerjaan sesuai spesifikasi, mulai dari persiapan hingga pengaspalan HRS-WC, sehingga jalan ini bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujarnya. ***
Pewarta : WAHYU










