Pembangunan ini merupakan salah satu bentuk nyata dari pelaksanaan pembangunan yang aspiratif, yang tujuannya memang secara langsung untuk menjawab aspirasi dan kebutuhan dasar warga.
JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) terus melanjutkan program peningkatan infrastruktur dasar permukiman untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Salah satu realisasi program tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembangunan dua titik jalan lingkungan berupa jalan aspal hotmix, yang dibiayai dari APBD Jombang tahun anggaran 2025.
Dua titik jalan yang dibangun tersebut, yakni : Titik petama, jalan lingkungan Perumahan Mojongapit Indah, Desa Mojongapit, Kecamatan / Kabupaten Jombang, sepanjang 288 meter, dan lebarnya bervariasi ada yang 4 meter, ada juga yang 3 meter. Hal ini menyesuaikan kondisi jalan.
Dan yang kedua, pembangunan ruas Jalan Wiroharjo, Kelurahan Jombatan, dengan panjang 213 meter dan lebar 3 meter.

Proyek ini dikerjakan oleh CV. Lindajaya Konstruksi dengan nilai kontrak sebesar Rp 381.567.338 yang bersumber dari APBD Kabupaten Jombang tahun 2025. Berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK) Nomor: 000.3/PPK-1/FSK.04/PMGR.44/415.19/2025, tanggal 13 November 2025. Dengan masa pelaksanaan 45 hari kalender. Sedangkan konsultan pengawas CV. Dhuta Consultant.
Kabid Pengembangan Kawasan Permukiman Dinas Perkim Kabupaten Jombang Ahmad Rofiq Asari, mengatakan untuk progres pekerjaan di lapangan, saat ini sudah selesai 100 persen. Hasil pembangunan jalan itu, sudah dapat dirasakan oleh masyarakat sebagai penerima manfaat pembangunan.
“Pembangunan jalan lingkungan ini merupakan salah satu bentuk nyata dari pelaksanaan pembangunan yang aspiratif, yang tujuannya memang secara langsung untuk menjawab aspirasi dan kebutuhan dasar warga setempat.” Kata Rofiq. Rabu (3/12/2025).

Ia menambahkan, pembangunan jalan lingkungan bertujuan untuk mendukung distribusi lalu lintas barang maupun manusia di lingkungan permukiman Kota.
Harapannya, dengan selesainya pembangunan jalan lingkungan, maka secara otomatis telah mengubah wajah permukiman tersebut. Terlebih kondisi jalan yang baik dapat mendukung aksesibilitas pada kawasan tersebut. ***
Pewarta : WAHYU










