Satpol PP Jombang Ajak Masyarakat Gempur Rokok Ilegal Melalui Pagelaran Seni Ludruk

Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab saat memberikan sambutan, di acara sosialisasi gempur rokok ilegal. Rabu (7/5/2023) malam.

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Jombang bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Kediri kembali menggelar Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal.

Sosialisasi kali ini, dilaksanakan dalam bentuk Pagelaran Seni Budaya Campur Sari (Guyon Maton Cak Precil CS) pada Rabu (7/5/2023) malam. Di  lapangan Voli Dsn. Klitih, Desa Pojok Klitih Kecamatan Plandaan.

Dalam sosialisasi tersebut masyarakat mendapatkan materi tentang gempur rokok ilegal, dan wawasan apa itu rokok ilegal, rokok tanpa cukai yang tidak ada pajaknya yang disampaikan oleh Rudi perwakilan dari Bea Cukai Kediri.

Suasana sosialisasi gempur rokok ilegal, di Desa Pojok Klitih. Rabu malam (7/5/2023). Foto : Dok Nusantara Pos

Kegiatan ini sekaligus juga menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 116 di Pojok Klitih.

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab dalam sambutanya menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini.

“Kegiatan ini sangat bagus, untuk mengedukasi masyarakat dalam upaya Gempur Rokok Ilegal di Kabupaten Jombang, utamanya di wilayah Utara Brantas.” Kata Bupati Jombang.

Menurut Bupati, kegiatan ini untuk mendukung penegakan hukum dalam rangka pemberantasan peredaran Rokok Ilegal di Kabupaten Jombang. Karena dengan pemahaman yang benar terhadap peraturan per Undang-Undangan di bidang cukai. Maka masyarakat akan dapat mengidentifikasi legalitas atas barang-barang kena cukai yang beredar di masyarakat.

Suasana sosialisasi gempur rokok ilegal, di Desa Pojok Klitih. Rabu malam (7/5/2023). Foto : Dok Nusantara Pos

“Saya berharap, sosialisasi ini bisa menekan peredaran rokok ilegal di pasaran karena sangat merugikan negara. Dan bahkan menghilang dari peredaran sehingga barang-barang yang dikonsumsi masyarakat terjamin legalitas dan keamanannya.” Katanya.

Untuk menyemarakkan kegiatan ini, panitia juga menyiapkan hadiah untuk masyarakat yang hadir dilokasi. Pada kesempatan tersebut Bupati Mundjidah Wahab juga berkesempatan mengundi hadiah utama berupa Lemari Es bagi masyarakat yang hadir dilokasi. Dan yang beruntung mendapatkan hadiah utama adalah Sumarni warga Pojok Klitih.

“Alhamdulillah, matur nuwun (Terimakasih-red) saya belum punya kulkas.” Ungkap Sumarni, yang mengaku gembira saat diminta naik kepangung oleh Bupati Jombang, untuk menerima hadiah Utama dari panitia.

Suasana sosialisasi gempur rokok ilegal, di Desa Pojok Klitih. Rabu malam (7/5/2023). Foto : Dok Nusantara Pos

Kepala Satpol PP Kabupaten Jombang Thomson Pranggono A.P, menyampaikan, bahwa pihaknya sengaja mengemas kegiatan sosialisasi Gempur rokok ilegal melalui pagelaran kesenian ludruk. Agar masyarakat tidak bosan, dan bersemangat mengikuti kegiatan sosialisasi Gempur rokok ilegal. Dan materi sosialisasi lebih mudah dipahami masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga bisa menghibur.” Ujarnya.

Thomson menambahkan bahwa sosialiasi ini, dilakukan bersama Bea Cukai Kediri untuk mengidukasi masyarakat, bahwa rokok ilegal merupakan rokok yang tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan di bidang cukai.

Suasana sosialisasi gempur rokok ilegal, di Desa Pojok Klitih. Rabu malam (7/5/2023). Foto : Dok Nusantara Pos

“Cirinya seperti rokok dengan pita cukai palsu dan/atau pita cukai bekas, rokok dengan pita cukai yang tidak sesuai peruntukan, serta rokok yang tanpa dilekati pita cukai (rokok polos).” Ujarnya.

Gempur Rokok ilegal, akan terus digemakan dengan harapan dapat menurunkan tingkat peredaran rokok ilegal, sehingga mampu mengoptimalkan penerimaan daerah khususnya dan negara pada umumnya di sektor cukai. Serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui DBHC.  Pungkas Kastpol PP Jombang.

Pantauan dilapangan, acara ini disiarkan secara live streaming di YouTube Channel JOMBANGKAB TV. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar dengan mendapatkan sambutan antusias warga. Dan kegiatan ini dihadiri Bupati Jombang juga hadir Forkopimda Jombang; Asisten, Staf Ahli, para Kepala OPD lingkup Pemkab Jombang, para Camat di wilayah Utara Brantas, tokoh agama, tokoh masyarakat; narasumber dari pelayanan bea dan cukai; Kepala Desa Pojok Klitih; warga Kecamatan Plandaan dan sekitarnya. ***

Suasana sosialisasi gempur rokok ilegal, di Desa Pojok Klitih. Rabu malam (7/5/2023). Foto : Dok Nusantara Pos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!