godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Sabtu , Oktober 16 2021
Home / Peristiwa / Tak Terima Temannya Dipukuli, Ratusan Ojol Di Jombang Sweping Bus Sugeng Rahayu
Ratusan pengemudi Ojol di Jombang saat melakukan sweping bus Sugeng Rahayu di sebelah barat lampu stopan Kelurahan Kaliwungu, Jombang. Minggu (10/10/2021).

Tak Terima Temannya Dipukuli, Ratusan Ojol Di Jombang Sweping Bus Sugeng Rahayu

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Ratusan pengemudi Ojol (Ojek online) di Jombang Jawa timur. Melakukan sweping terhadap mobil bus Sugeng Rahayu. Yang melintas di jalan raya Jombang- Kertosono, tepatnya di lampu stopan perempatan sebelah timur Stasiun Jombang. Minggu (10/10/2021).

Sweping ini dipicu oleh akibat perbuatan oknum sopir Bus Sugeng Rahayu Nopol W 9807 UZ yang melakukan penganiayaan terhadap pengemudi Ojol di Jombang. Dan yang menjadi korban penganiayaan tersebut yaitu pengemudi Ojol bernama Agus, warga Wersah, Kelurahan Kepanjen, Kabupaten Jombang.

Menurut Ponjol, seorang pengemudi Ojol asal Jombang, yang ikut dalam aksi sweping tersebut, mengatakan, sweping ini kami lakukan secara spontan untuk mencari oknum sopir Bus Sumber Rahayu, yang telah melakukan penganiayaan terhadap teman kami sesama pengemudi Ojol bernama Agus.

“Kami tidak terima teman kami dipukuli oleh sopir Bus Sugeng Rahayu. Oleh karena itulah kami hari ini bersama-sama melakukan sweping bus Sumber Rahayu, yaitu untuk mencari pelaku pemukulan terhadap korban Agus. Setelah kami lakukan sweping tadi, pelaku belum kami temukan.” Kata Ponjol. Minggu (10/10/2021).

Bus Sugeng Rahayu Nopol W 9807 UZ yang dikemudikan supir (Pelaku) penganiayaan pengemudi Ojol di Jombang Jawa timur. Pada Sabtu petang (9/10/2021) sekitar pukul 17.00 WIB. (foto : Agus pengemudi Ojol)

Ponjol mengaku, teman-temanya sesama Ojol sudah mengantongi jadwal keberangkatan bus Sugeng Rahayu Nopol W 9807 UZ setiap hari dari Surabaya. Namun saat sweping tadi, kami mendapat keterangan dari salah satu pengemudi bus Sugeng Rahayu bahwa bus Sugeng Rahayu Nopol W 9807 UZ mengalami kerusakan dan mogok di Kecamatan Mojoagung Jombang, dan penumpangnya sudah dioper ke bus lain.

“Dari keterangan itu, kami langsung melakukan pengecekan ke Kecamatan Mojoagung. Hasilnya ternyata Bus Sugeng Rahayu Nopol W 9807 UZ yang disebut mogok di Mojoagung ternyata tidak ada. Kami sesama Ojol yang tergabung dalam paguyupan pengemudi Ojol Jombang, terus akan mencari pelaku, sampai masalah ini tuntas.” Ujar Ponjol.

Ponjol menambahkan, sebenarnya masalah penganiayaan ini sudah pernah dilaporkan di Polsek Perak, karena TKP penganiayaan terjadi di Kecamatan Perak.

“Namun laporan ditolak oleh polisi, dengan alasan tidak ada saksinya. Karena tidak ada solusi akhirnya kami teman-teman sesama pengemudi Ojol akan menuntaskan kasus ini dengan cara kami sendiri.” Ujarnya.

Sementara itu menurut Agus, pengemudi Ojol yang menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oknum supir Bus Sumber Rahayu, mengatakan penganiayaan yang ia alami terjadi pada hari Sabtu (9/10/2021) sekitar pukul 17.00 WIB. Di jalan raya Jombang – Kertosono, tepatnya didepan SDN Sembung Kecamatan Perak.

“Kejadian berawal saat saya mengendarai sepeda motor (Ojol) mengantarkan penumpang dari Jombang kota, menuju ke Kecamatan Perak. Sebelum tiba dilokasi kejadian dibelakang saya ada bus Sumber Rahayu Nopol W 9807 UZ  melaju dari arah yang sama. Saat hendak menyalip sopir Bus membunyikan klakson yang keras dan panjang. Lalu saya balas dengan menekan klakson panjang juga. Kemudian sepeda motor saya dipepet oleh Bus, sampai sepeda motor saya turun dari aspal dan hendak masuk kali.” Kata Agus. Minggu (10/10/2021).

Karena mau kecebur kali, saya menghentikan sepeda motor, sambung Agus. Saat saya berhenti bus juga berhenti di depan saya.

“Setelah bus berhenti, kondektur bus turun dan terjadi perang mulut antara saya dan kondektur bus, dan sopir bus juga turun langsung menghampiri saya dan langsung memukuli saya. Tapi saya tidak melakukan perlawanan.” Ujar Agus.

Aksi pemukulan yang dilakukan sopir bus Sugeng Rahayu ini terhenti setelah dipisah oleh penumpang bus. “Sopir bus ini turun langsung memukuli saya, waktu itu ramai penumpang bus sempat turun semua dan memisah. Kalau tidak dipisah oleh penumpang bus, mungkin saya mati dipukuli, karena saya tidak melawan.” Kata dia.

Agus mengaku akibat penganiayaan tersebut saya mengalami sakit dibagian leher, bahkan buat nelan makan terasa sakit. Karena leher saya kena pukulan sangat keras.

“Kalau dipukuli kepala saya tidak terasa sakit, karena pakai helm. Nah saat saya dipukul leher bagian depan saya merasakan sangat sakit. Atas kejadian ini saya langsung melapor ke Polsek Perak, namun laporan ditolak, mereka beralasan tidak ada saksi. Dan teman-teman saya sesama pengemudi Ojol tidak terima atas perlakuan sopir bus, oleh karena itu hari ini mereka sama-sama mencari pelaku, dengan melakukan sweping bus Sumber Rahayu.” Ucap Agus.

Agus sangat menyayangkan, atas kejadian ini karena sopir bus ini main pukul seperti preman. “Kalau terjadi cekcok sesama pengguna jalan itu sudah biasa. Tapi yang sangat kami  sayangkan sopir bus ini main pukul.” Ujarnya. (Rin)

Check Also

Niat Salip Truk, Carry Pickup Ringsek, 1 Orang Pingsan Dilarikan Kerumah Sakit

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Mobil Carry Pickup warna putih kondisi ringsek bagian depan setelah menyerempet mobil truk Fuso. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!