godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Rabu , November 25 2020
Home / Pemerintah / Ungkap Kecurangan BLT Modin Desa Sebani, Dianiaya Oleh Perangkat Desa
Modin desa Sebani, Moch Ajib, yang menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh Kaur Perencanaan Pemdes Sebani, Nanang.

Ungkap Kecurangan BLT Modin Desa Sebani, Dianiaya Oleh Perangkat Desa

SIDOARJO, NusantaraPosOnline.Com- Moch Ajib, seorang perangkat desa yang menjabat sebagai Modin Desa Sebani, kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo Jawa timur, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh Nanang, temanya sendiri sesama perangkat desa setempat.

Penganiayaan yang berujung laporan polisi tersebut, diduga akibat pelaku Nanang tidak terima keluarganya dicoret dari daftar penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Kapolsek Tarik, AKP Zulkipli Ahyat Musa, membenarkan kejadian tersebut, “Benar kejadian penganiayaan sudah dilaporkan ke Polsek dan kini kasusnya ditangani piket Reskrim,” Kata Zulkipli. Senin (1/6/2020).

Menurutnya, peristiwa penganiaan tersebut terjadi pada hari Kamis (21/5/2020)  sekitar pukul 08.30 WIB, dan oleh korban  Moch Ajib (39) warga Desa Sebani RT 18 RW 03, dilaporkan ke Polsek Tarik pada Selasa (26/5/2020).

“Langkah-langkah yang dilalukan penyidik yakni menerima laporan korban, kemudian membawa ke Puskesmas untuk dilakukan visum. Lalu melakukan pemeriksaan saksi-saksi. Dari hasil pengakuan korban, dipukul oleh rekanya sendiri sesama perangkat bernama Nanang,” Uajar Zulkipli.

Saat mendatangi rumah korban Moch Ajib mengaku masih terasa nyeri di bagian dada kanan dan bahu kiri, akibat pukulan yang dilakukan oleh pelaku Nanang yang memiliki jabatan Kasi Perencanaan di Desa Sebani.

“Saat kejadian, di kantor desa ramai banyak warga yang datang untuk menggambil dana BST dari Kemensos. Saya dipanggil pelaku sambil bilang kamu memfitnah saya, lalu saya dipukul berkali-kali di dalam kantor sekertaris desa,” Kata Kaur Kesra Desa Sebani Moch Ajib.

Ada dua saksi mata yang mengetahui Pak Moden (korban) dipukuli oleh pelaku. Dua saksi itu bernama Sudar dan Zainuri. Mereka sempat melerai pelaku ketika membabibuta memukul korban. Tak puas dilerai, pelaku lantas mengambil kursi hendak dipukulkan ke korban. Namun saat itu berhasil dicegah oleh rekan sesama perangkat.

Usut punya usut, masih menurut korban Moch Ajib, alasan apa pelaku Nanang emosi dan melakukan penganiayaan.

“Perkiraan saya Nanang emosi dan memukul karena, saya mengkomplain sebelum pembagian BLT DD. Sebab dalam temuan banyak saudara Nanang dimasukan kedalam daftar penerima BLT DD,” Kata Moch Ajib.

5 kerabat Nanang yang didaftarkan untuk mendapatkan BLT DD, yang berhasil diungkap Pak Moden adalah Ibu kandung, mertua, Istrinya, adik ipar dan ponakanya. 

“Akhirnya setelah diverifikasi oleh Pj Kades Sebani, Bu Titik, keluarga dari Nanang hanya dua orang yang mendapatkan BLT DD. Karena memang yang layak menerima bantuan tunai langsung hanya dua orang,” Imbuh Moch Ajib. (Ags)

Check Also

Dinas PUPR Jombang Gelar Sosialisasi Dan Pelatihan Tenaga Terampil Konstruksi

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Perkembangan jasa konstruksi di Indonesia berkembang cukup pesat. Tingkat kebutuhan akan tempat tinggal, sarana …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!