godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Mei 16 2021
Home / Peristiwa / Warga Desa Mayangan Jombang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Dipicu Depresi
Pria depresi Warga Desa Mayangan, akhiri hidup bunuh diri. Selasa (15/12/2020)

Warga Desa Mayangan Jombang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Dipicu Depresi

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Seorang pria bernama Hendri Cahyono (30) di Jombang Jawa timur, ditemukan tewas gantung diri. Di rumahnya di Dusun Tugurejo, Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Selasa (15/12/2020) pukul 10.00 WIB pagi.

Peristiwa itu membuat geger warga desa setempat. Diduga korban mengalami depresi sehingga melakukan aksi gantung diri.

Kapolsek Jogoroto,  AKP Bambang Setiyobudi menerangkan, peristiwa gantung diri terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, TKP di dalam rumah korban. Korban memiliki riwayat sakit jiwa akibat masalah keluarga.

Awal mula yang menemukan korban ditemukan tewas gantung diri, adalah tiga orang kakak korban bernama Uun Ansaroh, Abdul Rokim, dan Arifudin. “Saat itu kakak korban bernama Uun Ansaroh berniat memberi makan dan obat namun rumah kondisi terkunci dari dalam. Kemudian Uun Ansaroh ini minta tolong suaminya Arifudin dan kakak Abdul Rokhim untuk membuka pintu samping.” Terang Bambang.

Ketika pintu samping dibuka mereka terkejut melihat korban sudah tewas mengantung dalam ruang tengah rumah korban, dengan seutas tali tampar berwarna biru. Setelah itu saksi melaporkan kejadian ini kepada aparat desa setempat untuk melaporkan kejadian ini ke Polsek Jogoroto.

“Setelah mendapat laporan dari perangkat desa setempat, petugas kami lasung mendatangi TKP. Selanjutnya melakukan olah TKP. Petugas kami datang bersama Unit identifikasi Polres Jombang dan Poskesmas setempat untuk mengevakuwasi koraban.” Ujarnya.

Dalam peristiwa tersebut kepolisian mengamankan barang bukti berupa pakaian korban yang dikenakan saat gantung diri dan seutas tali tampar berwarna biru berukuran 5 meter.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Berdasarkan keterangan keluarga dan perangkat desa menyebutkan sebelumnya korban memang memiliki riwayat gangguan jiwa. Dan pihak keluarga tidak akan menuntut secara hukum, dan menerima peristiwa ini murni sebagai musibah, pihak keluarga akan mengurus pemakaman korban” Kata Bambang. (Why)

Check Also

Minibus Pemudik Bepenumpang 12 Orang Tabrak Truk Di Tol Madiun, 4 Orang Luka-Luka

MADIUN, NusantaraPosOnline.Com-Sebuah minibus pemudik berpenumpang 12 orang, menabrak truk dari belakang diruas Tol Madiun-Surabaya, tepatnya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!