JOMBANG, NusantaraPosonline.Com-Sebanyak 602 sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) dibagikan oleh Badan pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Jombang, kepada Warga desa Pengampon, Kecamatan Kabuh, Kamis (15/10/2020).
Sertifikat ini merupakan hasil program PTSL tahun 2020. Secara simbolis, sertifikat tersebut diserahkan oleh Kepala BPN Jombang Tutik Agustiningsih SH, MHum, Bupati Jombang, Hj Munjidah wahab, Muspika Kecamatan, dan Kepala desa Pengampon Walujo, di Pendopo kantor desa Pengampon.
Bupati Jombang. Munjidah Wahab, dalam sambutanya ia mengatakan, dengan adanya sertifikat, status kepemilikan tanah secara hukum lebih kuat.
“Kalau sudah memiliki sertifikat tanah, tidak perlu dikhawatirkan lagi timbul permasalahan sengketa tanah di kemudian hari, karena sertifikat adalah bukti sah kepemilikan tanah” katanya.

Munjidah berpesan agar masyarakat menjaga dengan baik sertifikat tanahnya tersebut.
“Sertifikat termasuk barang berharga karena bisa digunakan untuk jaminan pinjam modal usaha.” Tambah Bupati Jombang.
Bupati Jombang Munjidah Wahab, juga menjelaskan bahwa program sertifikat PTSL adalah program pemerintah Jokowi. Yang digratiskan kepada masyarakat, jadi program ini sangat membantu masyarakat.
“Oleh karena itu saya selaku Bupati Jombang, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi, dan pihak terkait lainya, karena Kabupaten Jombang, telah diberi bantuan program sertifikat PTSL ini. Masyarakat sangat terbantukan oleh program ini dan Bupati juga menghimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dan juga selalu memakai masker ” Kata Bupati Jombang.
Sementara menurut Kepala BPN Jombang, Tutik agustiningsih SH M.Hum, sebanyak 1.062 bidang tanah yang terbit sertifikat tersebut letak lokasi tanahnya semua berada didesa Pengampon.
Penyerahan sertifikat tanah kali ini adalah penyerahan tahap pertama sertifikat PTSL tahun 2020 “Ada 602 sertifikat tanah yang diserahkan pada warga desa Pengampon, tahap pertama kali ini. Penyerahan selanjutnya akan dilakukan Minggu depan”, terangnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan program sertifikat PTSL tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mensukseskan program sertifikat PTSL ini, sehingga bisa berjalan lancar.” Katanya.
Kepala Desa Pengampon, Walujo, ia mengucapkan terima kasih kepada BPN, Pemkab Jombang, dan pihak terkait lainya, yang telah mengalokasikan bantuan program sertifikat PTSL desa Pengampon
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak BPN dan pemkab Jombang, yang telah memberikan bantuan program sertifikat PTSL Bantuan ini sangat membantu warga kami.” Kata Walujo.
Walujo juga menjelaskan, total keseluruhan pengajuan sertifikat program PTSL di desa Pengampon sebanyak 1.062 bidang tanah. Dan yang sudah jadi sebanyak 602 bidang tanah, kita bagi hari ini Kamis (15/10/2020) Tahap pertama sebanyak 602. Sisanya menyusul akan di bagikan Minggu depan.
“Saya berpesan kepada masyarakat yang sudah mendapatkan sertifikat tanah, agar dijaga dengan baik. Jangan sembarang diserahkan ke orang, khawatir jadi masalah di kemudian hari, atau disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab”, Tuturnya.
Menurut Dono (60) warga Dusun Soco, Desa Pengampon “Alhamdulilah berkat Program PTSL dari Jokowi ini keluarga kami bisa mendapat Sertifikat tanah dan kami hanya dikenakan biaya Rp 150 Ribu, Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Desa Pengampon, BPN dan Pihak terkait.
Berkat program PTSL ini warga desa sangat terbantu dan saya yakin semua warga pemohon sertifikat ini sangat gembira, usai menerima sertifkat gratis program PTSL.
Turut hadir dalam acara tersebut, Asisten 1, staf ahli, Kabag Humas Pemkab Jombang, Forkopimcam,(Ris/Snt)










