Pendidikan

Atlet Panjat Tebing Kabupaten Mojokerto Sabet Juara 3 Tingkat Jatim

×

Atlet Panjat Tebing Kabupaten Mojokerto Sabet Juara 3 Tingkat Jatim

Sebarkan artikel ini
Neva Marta atlet dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Mojokerto yang berhasil meraih juara 3 di ajang kejuaraan Piala Wali Kota Surabaya 2025.

Neva Marta yang bertanding di kategori Lead Youth A Putri. Sukses menjadi juara 3 setelah mengalahkan ratusan peserta lain dari berbagai daerah di Jawa Timur

SURABAYA, NusantaraPosOnline.Com-Atlet Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Mojokerto kembali menorehkan. Terbaru, salah seorang pemanjat andalan mereka berhasil membawa pulang medali perunggu di ajang kejuaraan Piala Wali Kota Surabaya 2025.

Prestasi itu diraih Neva Marta yang bertanding di kategori Lead Youth A Putri. Atlet 17 tahun tersebut sukses menjadi juara 3 setelah mengalahkan ratusan peserta lain dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Kompetisi panjang tebing Piala Wali Kota Surabaya 2025 ini berlangsung 3-5 Oktober lalu di Taman Bungkul, Surabaya.

“Hasil ini adalah buah ketekunan berlatih di tengah keterbatasan yang ada. Kami sangat bangga Neva bisa meraih prestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Mojokerto,’’ ungkap Ketua FPTI Kabupaten Mojokerto M. Syaiful Faris, kemarin (5/10).

Neva merupakan salah satu atlet andalannya. Dia adalah peraih medali perak Forda II Jatim 2024. Neva juga turun di ajang Porprov IX Jatim 2025 yang digelar di Malang Raya pada Juni-Juli lalu. Perolehan medali perunggu dalam ajang Piala Wali Kota Surabaya baru-baru ini menjadi bukti cabang olahraga (cabor) panjat tebing Kabupaten Mojokerto mampu bersaing dengan daerah lain.

Namun demikian, prestasi itu tak diraih dengan mudah. Neva harus berpindah-pindah tempat latihan demi mempersiapkan diri. Selama ini, para atlet binaan FPTI Kabupaten Mojokerto hanya bisa mengandalkan papan panjat (wall climbing) sederhana milik pelatihnya di Sooko atau menumpang di tempat latihan milik FPTI Kota Mojokerto di halaman GOR Tenis Indoor, Wates, Magersari.

’’Kami mengharapkan dukungan dari KONI maupun Pemkab Mojokerto agar para atlet bisa berlatih secara maksimal dengan menyediakan sarana yang memadai,’’ pinta Syaiful.

Menurutnya, Kabupaten Mojokerto bukannya tak memiliki sarana latihan. Di kantor Disbudporapar terdapat rangka papan panjat yang siap digunakan atlet latihan. Hanya saja diperlukan biaya besar untuk memasang papan dan memindahkannya ke tempat yang telah direncanakan, yakni Taman RTH Sooko. ’’Di RTH sudah ada fondasi untuk wall climbing, tinggal memindah dari Disbudporapar dan dipasangi papan.” Pungkasnya.***

Pewarta : BAMBANG. P

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!