JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Polisi mengungkap motif penculikan dan pembunuhan yang dilakukan Alex Iskandar (49), terhadap anak trinya Alvaro Kiano Nugroho (6) bocah enam tahun yang hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis 6 Maret 2025 lalu.
JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Tersangka kasus penculikan dan pembunuhan Alvaro Kiano bocah enam tahun yang hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis 6 Maret 2025 lalu, berakhir bunuh diri.
Pelaku merupakan ayah tiri korban, Alex Iskandar alias AI (49), ditemukan tewas gantung diri saat proses pemeriksaan polisi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkapkan, kejadian tersebut terjadi pada Minggu (23/11/2025) pagi. Saat itu, AI minta izin berganti pakaian dengan alasan sudah buang air di celana.
“Jadi, pada pukul 06.00 WIB pagi hari, Minggu (23/11/2025), tersangka ini izin untuk ke toilet. Jadi seolah dia sudah buang air di celana,” kata dia, Senin (24/11/2025), dikutip Detik.
“Pertama, dia menggunakan celana pendek yang diberi oleh penyidik. Karena tidak boleh menggunakan celana panjang. Karena celana pendek itu kotor, dia minta untuk diganti dengan celana panjang,” lanjut dia.
Namun, tak berselang lama, saksi G yang merupakan rekan pelaku menemukan AI telah tewas di ruang konseling dengan posisi tergantung dengan menggunakan celana panjangnya.
“Pada saat di ruangan konseling, lebih kurang berkisar dari pukul 06.30 WIB sampai dengan 08.00 WIB atau jam 09.00 WIB pagi, ditemukan oleh rekannya tadi, yaitu inisial G, melalui saksi kunci dilihat dari pintu, itu ada bilah kaca di tengah, melihat tersangka sudah dalam posisi menghilangkan nyawanya dengan cara gantung diri,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang bocah yang sempat dilaporkan hilang selama delapan bulan di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, ditemukan tewas. Jasad korban bernama Alvaro Kiano (6) tersebut ditemukan sudah berupa kerangka di Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Minggu (23/11/2025).
Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam mengonfirmasi hal tersebut. Ia membenarkan bahwa korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kematian korban.
“Alvaro sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata dia, dikutip MetroTV News.
“Sementara itu dulu, saya belum bisa banyak pernyataan,” lanjut dia.
Sementara itu, pihaknya juga telah menangkap ayah tiri Alvaro yang diduga menculik korban pada Maret 2025 yang lalu. Ayah tiri korban juga telah ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga melakukan penculikan terhadap korban.
“Iya (ayah tiri Alvaro tersangka). Iya (ditahan),” ujarnya.
Sebelumnya, hasil pemeriksaan saksi seorang marbut, diketahui bahwa tersangka sempat mampir ke masjid dan bertanya tentang Alvaro. Dari ciri-cirinya, memang seperti ayah tiri korban, sehingga saksi tidak merasa curiga.
“Ada saksi, yaitu marbut masjidnya, yang mengetahui terduga pelaku yang bertanya kepada marbut tersebut mengenai Alvaro,” ujar Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Dwi Manggalayuda, Jumat (14/11/2025), dikutip CNN Indonesia.
“Kalau dari keterangan (marbut) mirip dengan bapaknya makanya si saksi ini enggak mencurigailah kalau itu memang terduga pelakunya,” lanjut dia. (*)
Pewarta : BUDI.W










