godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Minggu , Januari 17 2021
Home / Pemerintah / Bantuan BSPS 2019, Wargaa Desa Asem Gede Berhasil Rehab 51 Rumah Tak Layak Huni
Proses pengerjaan bedah rumah atau proyek BSPS 2019 di desa Asem gede. Foto : Sinta

Bantuan BSPS 2019, Wargaa Desa Asem Gede Berhasil Rehab 51 Rumah Tak Layak Huni

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Sebanyak 50 unit rumah yang tak layak huni, milik warga kurang mampu di Desa Asem Gede, Kecamatan Ngusikan, kabupaten Jombang, Jawa timur, mendapatkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2019, atau yang dikenal dengan istilah bedah rumah.

Perbaikan 55 rumah warga desa Asem Gede yang kurang mampu,  merupakan program Kementerian PUPR, dan pelaksanaan bedah rumah dilapangan dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok penerima bantuan di desa Asem Gede.

Kepala Desa Asem Gede, Lastinah

Kepala Desa Asem Gede, Lastinah,  mengatakan, program bedah rumah ini atau BSPS  bersumber dari program Kementerian PUPR yang pelaksanaannya secara swakelola oleh kelompok penerima bantuan. Atau dilaksanakan sendiri oleh warga penerima bantuan.

“Bantuan ini berawal dari usulan pemerintah desa Asem gede, dan tahun 2019 ini ada 51 unit rumah warga Desa Asem Gede, mendapat jatah mendapatkan bantuan bedah rumah dari program BSPS. Hal ini merupakan bukti nyata bahwa Pemerintah hadir dalam penyediaan hunian yang layak bagi warga yang kurang mampu.” ujar Lastinah, Minggu (8/12/2019).

Menurut dia, saya sangat berharap bantuan BSPS ini dapat meningkatkan kualitas hidup warga desa Asem Gede agar memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman.

Rumah warga Desa Asemgede, yang sudah dilakukan rehab dengan dana BSPS 2019. foto : Sinta

“Jumlah bantuan bedah rumah yang diterima warga sebesar Rp 17,5 juta per-rumah, dengan perincian bahan bangunan Rp 15 juta dan upah kerja Rp 2,5 juta. Uang bantuan tersebut diterima warga dalam bentuk buku tabungan bank BTN Cabang Jombang, yang didalamya berisi saldo Rp 17,5 juta, rekening tersebut masing-masing atas nama penerima bantuan.” Terang Kades Lastinah.

Pelaksanaanya bedah rumah dilaksanakan sendiri atau swakelola oleh warga penerima bantuan. “Pemerintah desa Asem gede hanya melakukan pengawasan atau mengawasi proses bedah rumah ini.” Katanya.

Menurut Lastinah, warga penerima bantuan dengan dibantu kelompok penerima bantuan BSPS Desa Asem gede, memiliki tanggung jawab melaksanakan kegiatan pembangunan bedah rumah dengan sebaik-baiknya. “Karena bedah rumah ini harus terlaksana dengan sebaik-baiknya agar warga bebar-benar merasakan manfaat dari program BSPS ini.” Kata dia.

Menurut salah seorang ketua kelompok penerima bantuan BSPS desa Asem Gede, Rudi, ia mengatakan warga penerima bantuan sangat senang adanya bantuan bedah rumah dari pemerintah.

“Mereka sangat bersemangat, melaksanakan perbaikan bedah rumah bantuan dari Kementrian PUPR. Dan saat ini pelaksanaan bedah rumah di desa Asem gede, berjalan lancar. Tak lupa kami selaku penerima bantuan mengucapkan terima kasih kepada pihak Kementrian PUPR, Pemkab Jombang, Pemerintah desa Asem gede, dan pihak-pihak terkait lainya, yang telah mengalokasikan bantuan BSPS kepada kami.” Kata Rudi.

Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami atau warga penerima bantuan BSPS di desa Asem Gede. Imbuh Rudi. (Riska)

Check Also

Untuk Melancarkan Aktifitas Warga, Pemdes Tejo Bangun Jembatan Dengan Dana Desa

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Pemerintah desa (Pemdes) Tejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa timur. Sukses membangun jembatan yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!