Dinas Perkim Jombang Salurkan DAK Untuk Perbaikan 19 RTLH di Desa Kudubanjar

Rumah warga desa Kudubanjar, penerima bantuan perbaikan RTLH program DAK Bidang Perumahan dan Permukiman tahun 2022

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Jombang tahun ini menyalurkan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Perumahan dan Permukiman sebesar Rp 665 juta, kedesa Kudubanjar Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang.

Bantuan tersebut untuk menuntaskan perbaikan 19 Rumah Tak Layak Huni (RTLH) milik warga didesa setempat.

“Tahun ini total sebanyak 19 RTLH milik warga kurang mampu di Desa Kudubanjar Kecamatan Kudu, yang mendapatkan bantuan perbaikan atau rehab. Bantuan ini berasal dari program DAK Bidang Perumahan dan Permukiman dari Kementrian PUPR dan dananya bersumber dari APBN TA 2022. ”  Kata Kepala Dinas Perkim Jombang, Ir Heru Widjajanto, MSi, melalui Kabid Pengembangan Kawasan Permukiman, Ahmad Rofiq As’ari ST. Senin (28/11/2022).

Rumah warga desa Kudubanjar, penerima bantuan perbaikan RTLH program DAK Bidang Perumahan dan Permukiman tahun 2022

Menurut dia, bantuan yang diberikan kepada setiap penerima bantua program perbaikan RTLH  DAK  itu sebesar Rp 35 juta. Dengan perincian Rp 32,5 juta untuk pembelian bahan bangunan, dan R 2,5 juta untuk upah kerja, atau ongkos tukang. terang Rofiq.

“Bantuan tersebut dicairkan setelah dilakukan verifikasi oleh tim terhadap kondisi rumah dan status yang diusulkan pada tahun sebelumnya. Bantuan stimulan tersebut dicairkan setelah dilakukan verifikasi oleh tim terhadap kondisi rumah dan status yang diusulkan pada tahun sebelumnya.” Terang Rofiq.

Ia juga menjelaskan, kriteria penerima bantuan perbaikan RTLH DAK ini di antaranya merupakan warga negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan identitas KTP, sudah berkeluarga, mempunyai hak atas tanah dan berpenghasilan rendah.

“Kemudian rumah belum layak, karena struktur bangunan belum standar keamanan. Kemudian dari segi kecukupan ruang kurang dari sembilan meter per satu orang. Juga dari sisi kesehatan kurang karena tidak ada fasilitas MCK,” Paparnya.

Rumah warga desa Kudubanjar, penerima bantuan perbaikan RTLH program DAK Bidang Perumahan dan Permukiman tahun 2022.

Menurut Rofiq, proses pelaksanaan fisik dilaksanakan secara swadaya oleh penerima bantuan. Untuk saat ini pelaksanaan pembangunan fisik sudah mencapai 100 persen, artinya pekerjaan perbaikan 19 RTLH didesa Kudubanjar, sudah rampung semua.

“Saat ini sedang kita lakukan monitoring terhadap hasil pembangunan tersebut, dan selanjutnya akan kita lanjutkan dengan pencairan upah kerja tahap akhir.” Ujar Rofiq.

Rofiq juga menambahkan, dalam pelaksanaan program perbaikan RTLH DAK ini pihaknya bersama-sama dengan pendamping program terus melakukan pengawasan agar peruntukannya sesuai ketentuan.

“Di samping mengawasi pihak Dinas Perkim Jombang juga melakukan pendampingan pemanfaatan keuangan agar jangan sampai ada masalah. Jadi kita dampingi sampai selesai,” Pungkasnya. (Snt/Ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!