godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Selasa , Oktober 26 2021
Home / Pemerintah / Dinas Perkim Jombang, Salurkan Ongkos Kerja Tahap 1 Program Bedah Rumah Bansos DID Kepada 60 RTLH
Suasana, penyaluaran ongkos kerja tahap 1 bantuan bedah rumah, yang dibiayai program DID 2021, di pendopo desa Manunggal Kecamatan Ngusikan. Rabu pagi (19/05/2021)

Dinas Perkim Jombang, Salurkan Ongkos Kerja Tahap 1 Program Bedah Rumah Bansos DID Kepada 60 RTLH

Kepala Dinas Perkim, Ir. Heru Widjajanto, M.Si

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Dinas Perumahan dan Permukiman (Dinas Perkim) Kabupaten Jombang, menyalurkan ongkos kerja tahap 1, kepada 60 warga penerima bantuan bedah rumah / rehabilitasi Rumah tidak layak huni (RTLH). Bantuan tersebut dibiayai dari program Bantuan Sosial DID (Dana Insentif Daerah) tahun 2021.

Penyaluran ongkos kerja tahap 1 dilaksanakan. Rabu (19/5/2021). Dilakukan bersamaan dipusatkan didua tempat, yaitu bertempat dipendopo kantor desa Manunggal Kecamatan Ngusikan, dan di pendopo desa Kebontemu, Kecamatan Peterongan.

Kabid Perumahan, Setiawan Afandi, mengatakan total keseluruhan tahun 2021 ini, di Kabupaten Jombang ada 60 RTLH  yang mendapatkan bantuan bedah rumah program Bansos DID. Dari total 60 RTLH tersebut, tersebar di 8 desa, di empat Kecamatan. Dengan perincian Kecamatan Ngusikan 28 RTLH, Kecamatan Peterongan 20, Kecamatan Bandarkedungmulyo 1, dan Kecamatan Jombang 11. Jadi total keseluruhan 60.

Suasana penyaluran ongkas kerja tahap 1, bantuan bedah rumah program Bansos DID RTLH tahun 2021. Di desa Kebontemu. Rabu pagi (19/5/2021)

“Besarnya nilai bantuan bervariasi mulai dari Rp 20 juta, Rp 15 Juta, hingga Rp 10 juta. Besarnya nilai bantuan ditentukan berdasarkan kriteria kerusakannya RTLH penerima bantuan. RTLH kerusakan parah mendapat bantuan Rp 20 juta, Kerusakan sedang Rp 15 juta, dan Ringan Rp 10 Juta. Bansos program DID yang bersumber dari APBN TA 2021, dilakukan dengan metode Padat Karya Tunai (PKT).” Kata Setiawan, kepada NusantaraPosOnline.Com, Rabu (19/5/2021).  

Setiawan merincikan, Penggunaan bantuan tersebut, untuk RTLH rusak berat Rp 20 juta, digunakan untuk belanja bahan bangunan Rp 17,5 Juta, ongkos kerja Rp 2,5 juta; RTLH rusak sedang Rp 15 juta, untuk bahan bangunan Rp 13,5 juta, ongkos tukang Rp 1,5 juta; dan RTLH rusak ringan Rp 10 juta, untuk belanja bahan bangunan Rp 9 juta, ongkos tukang Rp 1 juta.

“Jadi yang kita cairkan hari ini adalah ongkos tukang tahap pertama 50 persen. Syarat pencairan ongkos tukang tahap 1 setelah pelaksanaan bedah rumah mencapai 70 persen. Nah progres pelaksanaan bedah rumah program DID di Kabupaten Jombang, sudah mencapai 70 persen, maka hari ini kita cairkan ongkos tukang tahap pertama. Sedangkan sisanya 30 persen setelah progres bangunan rumah selesai 100 persen, diperkiraan bulan Juli” Ujar Setiawan.

Ia menyebutkan, penyaluran ongkos kerja atau ongkos tukang tahap 1 ini merupakan salah satu tahapan pelaksanaan, kegiatan peningkatan kualitas atau rehab / pembangunan RTLH yang biasa disebut kegiatan bedah rumah, yang dibiayai program DID tahun 2021.

Suasana penyaluran ongkas kerja tahap 1, bantuan bedah rumah program Bansos DID RTLH tahun 2021. Di desa Manunggal. Rabu pagi (19/5/2021)

“Alhamdulilah pelaksanaan penyaluran biaya ongkos tukang tahap pertama, hari ini berjalan, lancar. Tanpa ada kendala. Kami berharap, dana tersebut digunakan sesuai peruntukanya.” Ujarnya.

Setiawan menambahkan, metode penyaluran Bansos DID RTLH bantuan rumah swadaya ini, dilakukan melalui kerja sama dengan Bank Jatim Cabang Jombang. Jadi penerima bantuan menerima buku tabungan yang telah terisi saldo sesuai nilai bantuan yang diterima. Imbuhnya.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Jombang, Heru Widjajanto, Mengatakan, program Bansos DID RTLH tahun 2021, untuk mendorong peningkatan kualitas RTLH Di kabupaten Jombang, agar menjadi rumah layak huni dan sehat. Tahun ini program Bansos DID RTLH dari APBN 2021 yang di gelontorkan Kekabupaten Jombang sebesar Rp 1 milyar.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan/ rehab 60 unit RTLH yang tersebar di 8 desa dikabupaten Jombang. “Bantuan bedah rumah in adalah wujud nyata kehadiran pemerintah untuk meningkatkan kualitas rumah masyarakat berpenghasilan rendah untuk meningkatkan rumahnya secara swadaya menjadi lebih layak huni.” Tutur Heru, Rabu (19/5/2021).

Heru, berharap dengan bantuan Program Bansos DID RTLH tahun 2021, bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jombang. Pungkasnya. (Rin)

Check Also

Percepat Terwujudnya Herd Immunity, TNI-Polri-Pemda Mojokerto Kejar Target Vaksinasi

MOJOKERTO, NusantaraPosOnline.Com-Guna untuk percepatan terwujudnya herd immunity di masyarakat, TNI-Polri bersama Pemda di wilayah Mojokerto …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!