godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Selasa , November 24 2020
Home / Nasional / Kejagung Sita Rp 97 Miliar Dan Kilang LPG Dalam Kasus Korupsi Penjulan Kondesat
Penampakan uang Rp 97 miliar yang disita Kejagung

Kejagung Sita Rp 97 Miliar Dan Kilang LPG Dalam Kasus Korupsi Penjulan Kondesat

JAKARTA, NusantaraPosOnline.Com-Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan eksekusi barang bukti dari terpidana terdakwa kasus dugaan korupsi penjualan kondesat oleh Direktur Utama PT Trans Pacific Petrochemical Indonesia (TPPI) Honggo Wendratno.

Ada dua barang bukti yang dieksekusi, yaitu kilang LPG PT TLI di Tuban Jawa Timur dan uang senilai Rp 97 miliar.

Eksekusi ini dilakukan selepas Honggo divonis 16 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (22/6/2020) lalu.

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Ali Mukartono mengatakan, dalam kasus ini, ada tiga terdakwa termasuk Honggo. Dua terdakwa lainnya adalah mantan Kepala BP Migas Raden Priyono dan mantan Deputi Finansial Ekonomi dan Pemasaran BP Migas Djoko Harsono.

“Keduanya divonis empat tahun penjara dan denda masing-masing Rp 200 juta subsider dua bulan kurungan. Majelis hakim juga menilai Raden Priyono dan Djoko Harsono terbukti bersalah melakukan korupsi dalam perkara yang sama. “Ada barang bukti berupa kilang minyak di daerah Tuban,” ujar Ali, dalam keterangan pers di Gedung Sasana Pradana Kejagung, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Selain itu, menurut dia, dalam tuntutan, JPU menemukan uang yang kemudian disita berjumlah Rp 97 miliar.

Sebelumnya, dalam sidang yang digelar secara in absentia, Ketua Majelis Hakim Rosmina menilai Honggo terbukti melakukan korupsi pada kasus penjualan kondensat oleh PT TPPI.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Honggo Wendratno terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan primer. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 16 tahun dan pidana denda sebesar Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan,” katanya Ketua Majelis Hakim Rosmina dalam putusan yang di Pengadilan Tipikor Jakarta.Senin (22/6/2020) lalu. (bd)

Check Also

Jalan BBPJN VIII Rp 41,779 M Yang Dimenangkan PT Asri Jaya Dikerjakan PT Timbul Jaya Telan Korban Nyawa

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Lsm Aliansi rakyat anti korupsi (Lsm Arak) Jawa timur, menyebutkan kecelakaan lalu lintas di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!