Hukrim  

Kejari Tahan Direktur CV Kahel Tersangka Baru Kasus Proyek DKPP Lamongan

Direktur CV Kahel Tani Putra berinisial AS, warga Desa Dinoyo, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamonga. Saat hendak dijebloskan ke Rutan Cabang Kelas 1 Surabaya. FOTO : Dok Kejari Lamongan.

LAMONGAN, NusantaraPosOnline.Com-Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan, Jawa timur, melakukan penahanan terhadap Direktur CV Kahel Tani Putra berinisial AS, warga Desa Dinoyo, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi proyek pengurukan lahan di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Lamongan, tahun 2017 yang merugiakan negara Rp 564 juta.

Sebelumya dalam kasus ini telah menyerat dua tersangka, yaitu R, mantan Kadis DKPP dan MZ, kontraktor.

“Ini hasil pengembangan yang dilakukan JPU. Dan tersangka AS sudah kami tahan, ” kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Lamongan, Condro Maharanto kepada Tribunjatim Network, Kamis (19/1/2023).

Condro menjelaskan keterlibatan AS sebagai tersangka ketiga setelah R dan MZ.  “AS tersebut adalah sengaja meminjam bendera perusahaan (CV. Kahel) untuk ikut lelang tanpa melakukan tanda tangan dokumen penawaran maupun kontrak.

Selain itu, katanya, dalam pelaksanaan proyek ditemukan sejumlah masalah antara lain ketidak sesuaian spesifikasi, komposisi, volume maupun metode pengerjaan yang dilakukan AS.

“AS  tidak mengendalikan pelaksanaan pekerjaan dan melakukan perbuatan menguntungkan orang lain,” tandasnya

Akibat perbuatan AS, mengakibatkan kerugian negara  ditaksir mencapai Rp 564 juta.
“Tersangka telah ditahan di Rutan Cabang Kelas 1 Surabaya pada Kejati Jatim selama 20 hari kedepan,” katanya.

Korupsi proyek pengurukan ini terjadi pada 2017, dan penyidik telah menetapkan  3 tersangka tindak pidana korupsi diantaranya,  R, MZ  dan kemudian menyusul AS.

Ketiga tersangka diduga telah melakukan tindak pidana korupsi proyek pengurukan lahan milik Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) di Panglima Sudirman, Kelurahan Sidokumpul Lamongan.

Penetapan AS sebagai tersangka sudah masuk tahap 2 dan penahanannya di Rutan Cabang Kelas I Surabaya. (Ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!