godaddy

pizzahut

bluehost

shopclues

bookmyshow

globalnin.com

Jumat , Februari 26 2021
Home / Investigasi / Lsm Arak Minta Semua Yang Terlibat Kasus Penebangan Pohon JL PB Sudirman Jombang Ditindak Tegas !
Bekas tongak pohon lindung di tepi jalanan nasional ruas JL PB sudirman Jombang, yang ditebang tanpa izin BBPJN VIII Jatim.

Lsm Arak Minta Semua Yang Terlibat Kasus Penebangan Pohon JL PB Sudirman Jombang Ditindak Tegas !

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Lsm Aliansi Rakyat anti korupsi (Lsm Arak) Jawa timur, meminta pihak aparat penegak hukum dan dinas terkait, menindak tegas semua pihak yang terlibat dalam kasus penebangan puluhan pohon lindung secara elegal yang terjadi di tepi jalan nasional ruas JL PB Sudirman Kabupaten Jombang ditindak tegas !!

Hal ini sangat penting dilakukan agar ada efek jera, jika tidak, para pelaku akan semena-mena dan bisa saja akan mengulangi perbuatan yang tak bertanggung jawabnya itu.

Yudi, karyawan PT Sinar Inti Pangan, yang diberi tugas mengurus izin penebangan pohon depan gudang PT Sinar Inti Pangan JL PB Sudirman Jombang.

“Kita minta secepatnya ! semua yang terlibat ditindak tegas !, termasuk orang-orang yang membekingi, harus diproses hukum. Hukum harus ditegakkan, kalau bisa akhir Januari 2021 kasus harus sudah beres. Dalam aturan sudah jelas penebangan pohon lindung ditepi jalan nasional tanpa izin ada ancaman sangsi pidana kurungan juga sangsi pidana denda, jadi itu harus diterapkan. Agar para pelaku usaha atau masyarakat yang membandel tidak semena-mena.” Kata Koordinator Lsm Arak, Safri Nawawi, Rabu (6/1/2021).

Safri, menegaskan, kalau batas akhir Januari 2021 belum ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum, dan pihak dinas terkait. “Kami akan buat laporan resmi kepada Polda Jatim, bila perlu ke mabes Polri. Karena kalau sampai akhir Januari 2021 ini tak ada tindakan dari penegak hukum dan dinas terkait didaerah, kami anggap mereka tutup mata. Oleh karena itu perlu kami laporkan ke Polda Jatim, atau bila perlu ke Mabes Polri. Agar kasus ini ada tindakan tegas.” Ucap Safri.

Surat izin pembongkaran taman dari DLH Jombang, yang dijadikan dasar PT Sinar Inti Pangan untuk menebang pohon lindung di JL PB Sudirman (Depan gudang PT Sinar Inti Pangan).

Ia mengaku, pihaknya sudah menanyakan ke Balai besar pelaksana jalan nasional VIII (BPPJN VIII) Jawa timur. Bahwa pemotongan puluhan pohon dikawasan media jalan nasional JL PB Sudirman Jombang, yang terjadi pada akhir November 2020, tidak mengantongi izin. Oleh karena itulah pelaku dan orang-orang yang membekingi harus ditindak tegas. “Saya pastikan penebangan puluhan pohon tersebut tidak ada izin, dari BBPJN VIII Jatim, selaku pihak yang mempunyai kewenangan mengeluarkan izin penebangan pohon dimedia jalan nasional di Jatim.” Ujar Safri.

Kasus penebangan puluhan pohon lindung tanpa izin ini terjadi sekitar akhir Nopember 2020, di tepi jalan nasional tepat di Jalan Panglima Sudirman Jombang, puluhan pohon pelindung yang berada di media jalan itu ada yang dibabat habis, ada juga hanya menyisakan lebih kurang 2 meter dari tanah.

Lebih tepatnya, misalnya di depan bangunan gudang milik PT Sinar Inti Pangan, depan bangunan alfamart, dan Indomart JL PB Sudirman Jombang.

Bekas tongak pohon lindung di tepi jalanan nasional ruas JL PB sudirman Jombang, yang ditebang tanpa izin BBPJN VIII Jatim.

Terkait hal tersebut, menurut Yudi, yang mengaku salah seorang karyawan PT Sinar Inti Pangan, ia menjelaskan, bahwa ia (Yudi) adalah orang yang dipercaya oleh PT Sinar Inti Pangan (PT SIP) mengurus izin penebangan pohon yang ada di bangunan PT SIP. “Ini izin penebangan pohonnya sudah ada.” Kata Yudi, kepada NusantaraPosOnline.Com, sembari menunjukan selembar surat  izin pembongkaran taman yang dikeluarkan Dinas lingkungan hidup (DLH) Jombang, yang ia maksud surat izin penebangan pohon.

Namun dari hasil kroscek NusantaraPosOnline.Com, ternyata surat yang ditujukan oleh PT SIP, bukan izin penebangan pohon dimedia jalan nasional, melainkan hanya izin pembongkaran taman.

“Setahu saya ini izinya (Izin pembongkaran taman dari DLH Jombang), saya tidak paham betul, karena untuk mengurus izin penebangan pohon ini, saya urus melalui orang bernama Nurholis, dan Hanang, orang provinsi. Jadi coba tanya ke Hanang dan Nurkholis.” Kata Yudi, sambil memberikan nomer ponsel Hanang dan Nurkholis.

Nampak tongak batang pohan lindung ditepi jalan Nasional JL PB Sudirman Jombang, yang dipotong tanpa izin.

Sementara itu, Nurkholis, saat dimintai konfermasi, ia mengatakan untuk masalah penebangan pohon tersebut, nanti saya klarifikasi. “Saya tahu kantor redaksi Nusantara Pos / NusantraPosOnline.Com, nanti saya klarifikasi kekantor Nusantara Pos.” Kata Nurkholis, melalui sambungan telpon.

Sedangkan menurut Hanang, saat dikonfermasi “Saya tidak tahu masalah ijin penebangan pohon tersebut, coba nanti tak tanyakan. Saya coba koordinasi sama Nurkholis.” Kata Hanang melalui sambungan telpon seluler.

Mana surat izin penebangan pohon dimedia jalan nasional JL PB Sudirman ? “Saya tidak tahu, coba besok saya tanyakan ke Nurkholis.” Jawab Hanang, sembari bergegas menutup sambungan tlp seluler.

Menurut, Wanto, salah seorang petugas penebangan pohon BBPJN VIII Jawa timur, yang bertugas pemotongan pohon di wilayah PPK 4.2 (Kertosono-Jombang-Mojokerto-Gempol),  saat dikonfermasi, ia mengatakan, setahu saya penebangan pohon lindung di JL PB sudirman Jombang, yang terjadi Nopember 2020 lalu tidak mengantongi izin.

Nampak tongak batang pohan lindung ditepi jalan Nasional JL PB Sudirman Jombang, yang dipotong secara elegal.

“Setiap ada izin penebangan pohon diwilayah PPK 4.2 (Kertosono-Jombang-Mojokerto-Gempol),  biasanya selalu saya yang diperintahkan oleh pimpinan untuk melakukan penebangan dan  pemaprasan pohon. Dan pada Nopember – Desember 2020 lalu, saya tidak pernah mendapat perintah untuk menebang puluhan pohon di JL PB Sudirman.” Kata Wanto, Rabu (6/1/2020).

Wanto, menjelaskan, untuk melakukan penebangan atau pemotongan pohon disepanjang jalan nasional diwilayah kerja PPK 4.2 harus mengantongi izin dari kepala BBPJN VIII Jatim. “Kalau penebangan pohon lindung ditepi jalan nasional, dilakukan tanpa izin, itu termasuk pelanggaran, dan ada sangsinya berupa pidana kurungan, juga pidana denda.” Terang Wanto. (Rin/Why)

Nampak tongak batang pohan lindung ditepi jalan Nasional JL PB Sudirman Jombang, yang dipotong secara elegal.

Check Also

Jadi Tempat Esek-Esek, Puluhan Warung Karaoke Dilahan Perhutani

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Puluhan bangunan warung remang-remang yang dibangun secara ilegal, disepanjang tepi jalan provinsi jalur Ploso …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!