Pemerintah

Melalui PAPBD, Pemkab Jombang Beri Bantuan Perbaikan RTLH di 7 Kecamatan

×

Melalui PAPBD, Pemkab Jombang Beri Bantuan Perbaikan RTLH di 7 Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Penyerahan buku tabungan Bank Jatim oleh Dinas Perkim Jombang kepada penerima bantuan program perbaikan RTLH yang bersumber dari PAPBD Jombang 2022.

JOMBANG, NusantaraPosOnline.Com-Pemerintah Kabupaten Jombang Jawa timur, melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) berikan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada 31 rumah warga yang tersebar di tujuh kecamatan lingkup Kabupaten Jombang. Yang didanai dari PAPBD Jombang 2022.

Kepala Dinas Perkim Jombang Heru Widjajanto menuturkan, Ada 31 penerima RTLH yang tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Jombang , pada tahun ini, pihaknya telah mengajukan di anggaran PAPBD 2022, untuk pelaksanaan kegiatan RTLH.

“Sebanyak 31 unit rumah tidak layak huni dengan anggaran Rp 590.000.000 yang telah disiapkan pemerintah, merupakan rumah milik warga tidak mampu yang memenuhi syarat penerima bantuan.” kata Heru, Jum’at (2/12/2022)

Lebih lanjut ia menjelaskan 31 rumah, itu tersebar di beberapa 7 Kecamatan yang ada di Jombang. Lokasinya ada di Kecamatan Plandaan, Ngoro, Ngusikan, Perak, Gudo, Jombang dan Bandarkedungmulyo dan Untuk Besaran anggaran tersebut sesuai dengan tingkat penanganan/kerusakan masing-masing rumah yang direhab, anggaran tersebut sudah termasuk belanja material dan upah pekerja

“Heru menjelaskan untuk besaran anggaran RTLH yang masing-masing diterima warga ini Besarannya bervariasi, mulai dari 10 juta rupiah hingga 20 juta rupiah,  Untuk Kecamatan Plandaan itu ada 7 unit, Ngoro 1 unit, Ngusikan ada 10 unit, Perak ada 4 unit, Gudo ada 4 unit, Jombang ada 2 unit, dan Bandar ada 3 unit,” paparnya.

Proses penyerahan buku tabungan Bank Jatim untuk para penerima bantuan sudah dilakukan pada tanggal 14 dan 15 November kemarin. Buku tabungan ini diserahkan secara langsung ke masing-masing penerima bantuan.

“Setelah serah terima tabungan dana akan ditransfer oleh Bank Jatim ke masing-masing penerima bantuan untuk segera dibelanjakan material dan di bayarkan kepada pekerja,” terang Heru.

Berdasarkan evaluasi, saat ini pekerjaan masih berlangsung. Namun, mendekati akhir bulan sudah mencapai 65 persen.  Ia berharap, pertengahan Desember pekerjaan sudah selesai 100 persen. Pungkasnya. (Ris/Snt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!