Daerah  

Menjemput Adipura Di Jakarta Pemkab Muara Enim, Hamburkan Anggaran Ratusan Juta

ADIPURA : Menteri Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya Bakar, menyerahkan penghargaan Adipura, kepada Bupati Muaraenim, Ir Muzakir sai sohar, pada acara malam anugerah lingkungan 2017 di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2017).

MUARA ENIM (NusantaraPosOnline.Com)-Di balik kesukesan Pemkab Muara enim, Sumatra selatan, mendapat Adipura yang ke 12 kalinya, pada Rabu (2/8/2017), ternyata ada cira buruk dibalik itu.

Pasalnya pada acara penjemputan piala itu ternyata pemkab menghambur-hamburkan uang ratusan juta.

Bupati Muara enim, Ir Muzakir Sai Sohar, membawa rombongan besar, sedikitnya 30 pejabat dan staf, ke Jakarta. Termasuk diantaranya Camat Muara enim, Sekcam, dan rombongan Lurah dalam Kec Muara Enim, Lurah. Pasar 1,2,3 Air Lintang, Muara enim, dan Tungkal.

Salah seorang PNS yang berdinas dilingkungan Bapeda, yang keberatan disebutkan namanya, mengatakan, sedikitnya sekitar 25 orang yang ikut beerangkat ke Jakarata, untuk menjemput piala Adipura. Tentunya angaran tersebut, akan mengunakan angaran perjalanan dinas, pada APBD.

“Jika ditotal mulai dari biaya transportasi tiket pesawat, penginapan, hingga uang harian bagi para pejabat dan pegawai itu, pemkab Muara enim mengeluarkan biaya kisaran Rp 300 juta. Biaya tersebut sangat pantastis, hanya demi menjemput piala Adipura, ini sangat memprihatinkan.” Ucap seorang PNS yang mewanti-wanti untuk tidak disebutkan namnya.

“Ini sangat parah, prekonomian rakyat sedang sulit, tapi Pemkab Muara enim, malah melakukan pemborosan angaran. Ini tidak logis masak untuk menjempu piala Adipura, sampai membawa pasukan yang sangat banyak. Seharusnya angaran, digunakan untuk kemakmuran rakyat. Bukan untuk kegiatan yang tidak tepat sasaran.” Tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan, Alfian, warga Muara enim, kami sangat menyayangkan, kebijakan Bupati Muzakir Sai Sohar, tersebut. “Masak hanya untuk menjempu piala Adipura, sampai membawa rombongan segitu banyak, ini bagai pesta perayan. Sebutnya.

“Meski angaran yang digunakan diambilkan dari pos anggaran SKPD masing-masing, tapi intinya tetap mengunakan angaran negara. Seharusnya Bupati MuzakirSai Sohar, harus berpikir, karena setiap langka Bupai, dan pejabat dilingkungan Pemkab Muara enim, dibiayai dari angaran negara, yang dikumpulkan dari masyarakat. Jadi angaran APBD harus digunakan untuk kemakmuran rakyat. Bukan untuk membiayai, kegiata-kegitan yang tidak tepat sasaran.” Kata Alfian.

Terkait hal tersebut, Bupati Muara enim, Ir Muzakir Sai Sohar, masih suli ditemui untuk dimintai konfermasi. (Akril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!